Sudah Pada Tahu kan Aturan Baru Basket (FIBA) Ini?

Standar

Gw gak tahu apakah Agustinus D. Sigar (Garuda Bandung) sudah lebih dulu tahu tentang aturan ini atau memang dia senang sekali menembak 3 points dari jarak yang cukup jauh dari batas garis 3 points yang ada. Namun yang jelas, para pemain IBL sudah harus meniru kebiasaan Aguy ini, karena mulai tanggal 1 Oktober 2010 nanti FIBA akan menarik garis batas baru untuk tembakan 3 points. Lebih dekat ke ring? Nope. Makin jaauuuhhhhh..

Besar kemungkinan aturan-aturan baru (sebenarnya FIBA mengeluarkan aturan ini sejak tahun 2008 lalu) ini juga akan diberlakukan di liga IBL 2010-2011 nanti. Berikut beberapa aturan baru FIBA yang cukup penting yang mungkin akan dipakai juga di IBL nanti:

1. Garis ujung batas 3 points yang semula berjarak 6,25 meter dari baseline akan semakin jauh 50 cm atau menjadi 6,75 meter.

2. Setelah time out pada 2 menit terakhir atau saat overtime, bola akan mulai dimainkan lagi dari luar lapangan, sejajar dengan ujung garis 3 points di sisi frontcourt (pertahanan lawan).

3. Jika bola keluar lapangan (out of bound) karena sentuhan terakhir dari tim bertahan (defensive team) pada daerah pertahanannya (backcourt) maka tim penyerang (offensive team) akan mendapat 24 detik shot clock baru. Jika terjadi masih di area frontcourt-nya tim bertahan dan shot clock masih di atas 14 detik, maka shot clock tidak berubah sesuai angka terakhir yang ditunjukan. Namun jika sudah di bawah 14 detik, maka shot clock dikembalikan pada waktu 14 detik.

4. Akan ada tambahan garis setengah lingkaran di bawah ring (mirip seperti yang ada di NBA sekarang). Garis tersebut adalah batas di mana seorang penyerang (offensive player) tak akan pernah didakwa melakukan offensive foul jika berada di dalam garis batas tersebut.

Ada pula beberapa aturan yang sebenarnya sudah berlaku sejak Oktober 2008 namun masih kerap dilanggar (mungkin karena kurang sosialisasi) oleh pemain maupun wasit. Ini dia:

1. Memakai kaos (t-shirt) di balik jersey sudah tidak lagi diizinkan.

2. Seorang pemain yang terjatuh kemudian menggelosor (apa nih ya bahasa yang tepatnya..hehee) di lantai sambil memegang bola tidak dianggap melakukan traveling.

3. Seorang pemain belum dianggap berada di frontcourt sebelum dua kakinya menginjak frontcourt, dan bola menyentuh frontcourt. Ini ada kaitannya dengan backcourt violation (backball kalau kata orang kitee).

4. Technical foul! Untuk pemain yang mengayunkan siku berlebihan dengan sengaja, walaupun tidak mengenai siapapun!

Nah, semakin menantang nih main basket. Terutama terkait garis 3 points yang semakin jauh. Semakin aman terkait dengan ayunan siku yang nggak perlu. Dan tentunya semakin menarik dengan adanya aturan baru shot clock, backcourt violation, dan jumpalitan mengejar berebut bola hingga gelosor menyapu lantai yang tak lagi dianggap traveling :)

About these ads

24 pemikiran pada “Sudah Pada Tahu kan Aturan Baru Basket (FIBA) Ini?

  1. asti

    Kenapa sih kok 3 point makin jauh ?

    jangan2 ini upaya NBA ‘menekan’ FIBA, biar para pemain NBA merasa enjoy kalo bermain di kejuaraan2 FIBA.

    Selama ini kan salah satu hambatan buat USA team kalo maen di kejuaraan FIBA adalah di 3 point line.

    Makanya di olimpiade 2008 kemarin aja, sampai2 perlu ambil pelatih dari NCAA.

  2. hendry

    Tambahan satu pertanyaan nih, apakah seorang yang melakukan shoot atau lay-up tapi tidak mengenai ring ataupun board, kemudian berlari dan mengambil kembali bolanya itu sendiri tanpa pernah disentuh sebelumnya oleh pemain lain, apakah itu dianggap “double”?
    thanks sebelumnya

  3. mainbasket

    @hendry, kalau gak salah sih gak apapa. Bolanya masih boleh didribble, dipassing atau ditembakan lagi. Karena itu dianggap sebagai “attempt to shoot”. Barangkali ada yang mau kasih masukan, silahkan :)

  4. untuk point 2 : isitilahnya dengan tidak sengaja jatuh dan mengguling..kalo rule yang lama traveling..tapi rule yang baru dianggap berusaha mengamankan bola..
    untuk point 4 : setiap pemain harus beranggapan bahwa disamping kiri/kanan/belakang ada defender..jadi ayunan sikut tidak diperbolehkan..trik ini masih banyak dijumpai di indonesia..bahkan banyak pelatih yang mengajarkan trik ini… kira-kira demikian ?

  5. aturan ini sudah disosialisasikan kepada kami oleh pelatih kepala kami pada tahun 2009 sebelum LIBAMA..kami kira akan dipake pada saat LIBAMA Daerah, ternyata belum semuanya dipergunakan..kebetulan pelatih kepala kami juga orang semarang yang berdomisili di Bandung (Lembang) mungkin bos kenal, pelatih kami Coach Danny Kosasih..

  6. tambahan lagi pak : untuk point 2. apabila setelah jatuh kemudian pemain berusaha berdiri dan bola dipegang bersamaan dengan proses berdiri maka akan dianggap traveling. jadi solusinya adalah pada saat pemain berusaha berdiri, maka pemain harus tetap mendribel bola.
    kedepannya FIBA akan menyusun permainan bola basket lebih ke entertainment layaknya game NBA..contohnya dengan menerapkan aturan garis 3 second offense. hal ini supaya strategi zone offense bisa dikurangi dan dan bisa memberikan kebebasan kepada pemain untuk melakukan dunk. isunya FIBA akan merubah bentuk keyhole mirip dengan keyhole di NBA atau NCAA.

  7. JAY

    UNTUK POINT INI ADA YANG BELUM SAYA JELAS:
    Jika bola keluar lapangan (out of bound) karena sentuhan terakhir dari tim bertahan (defensive team) pada daerah pertahanannya(backcourt)
    Pertanyaannya : PERTAHANANYANYA disini TIM PENYERANG ATAU PERTAHANANNYA TIM BERTAHAN.

    Jika terjadi masih di area frontcourt-nya tim bertahan
    (APA SAMA MAKNYANYA DENGAN BACKCOURT TIM PENYERANGNYA)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s