Sambutan Dennis Rodman di Anugerah NBA Hall of Fame 2011 *Terharu

Tissue please :(

Video ini juga ada di mainbasket.com :)

Iklan

Latihan Sederhana Menajamkan Tembakan dari Nate Robinson (DBL Camp 2011, 24-28 Juli 2011)

Para pemain NBA atau NBL Australia yang datang ke Indonesia ketika mendapat pertanyaan “bagaimana cara menajamkan tembakan?” hanya menjawab, “latihan yang sering!”

Sebuah jawaban yang terlalu luas meskipun terkadang dilanjutkan dengan “setidaknya latihan menembaklah 100 kali masuk sehari, minimal!”

Pada hari kedua DBL Camp, Nate sempat memberikan kiat menajamkan tembakan yang biasa ia lakukan saat berlatih di NBA. Selain menjelaskan kiatnya, Nate Robinson juga langsung memraktekannya, “menembaklah dari setiap titik di lapangan basket dan masukan bola sebanyak tiga kali berturut-turut! Jangan pindah lokasi menembak sebelum tiga kali masuk berturut-turut! Jadikan ini sebagai kebiasaan berlatih untuk menajamkan tembakan!”

Wawancara Eksklusif dengan Kobe Bryant (Kobe Manila Tour, 2/4)

Pada saat akan berangkat ke Manila untuk bertemu dan mewawancara Kobe Bryant, gw berpikir akan mendapatkan waktu istimewa untuk melakukan obrolan berhadap-hadapan dengan Kobe. “Hahahaaa, I thought the same way like you bro. Look all around, these journalists, they also had the same thought like us,” canda seorang teman yang datang dari Malaysia :D

Lagian siapa gw juga yaa mau ngobrol berdua dengan Kobe Bryant, hahahaaa :))

Hasil wawancara di bawah ini adalah kumpulan tanya jawab antara wartawan yang hadir di Manila dan jawaban yang diberikan oleh Kobe Bryant. Selamat mengikuti :D *buka kamus!

Which of your games do you consider the most important? (yang hurufnya tebal adalah pertanyaan yaa..)

I think it would be Game 7 against the Boston Celtics. It was the most challenging.

What advice can you give to help enhance the game in Asia?

Continue to learn, continue to teach. Practice, practice, practice.

Given the NBA lockout, how do you keep your rhythm? (ini pertanyaan kecolongan, harusnya gak boleh bertanya tentang NBA lockout)

Keep on practicing. Don’t stop. I make sure that when it does end, I’m ready.

What do you think contributed to the lockout? (kecolongan lagi)

I haven’t spent enough time to actually choose a favorite.

Ending the season on a bad note, what are your plans for next season?

Payback. I’m gonna make them feel my pain.

What are your thoughts on the retirement of Yao Ming?

I haven’t had the chance to reach out yet, but his contribution to the NBA has been amazing. He opened a lot of doors for other players. When he was healthy, he was phenomenal.

Tell us about the foundation you built with your wife.

The foundation fights homelessness, which is such a big problem that has been swept under the rug but definitely something that we can solve. We are growing the foundation and hopefully, it becomes something global.

What do you want to instill in kids?

There is no secret formula. The more you do it, the better you get at it.

Are you interested in once again joining the 2012 Olympics?

I’m more than happy to join.

How do you achieve greatness?

Greatness is very subjective. People have different goals, and whenever someone achieves their goals, that’s greatness.

What made you change your number from 8 to 24?

8 represents the first chapter of my life and 24 is where I am now. It also represents the 24 hours in a day. It reminds me that I should take each day as it comes.

Why aren’t you on Twitter?

I don’t feel like it. If I want to contact someone, I can call or text him. I don’t need everyone else to know what it is I want to say to that person.

What are your thoughts about your dad becoming a coach for the Los Angeles Sparks?

I’m really excited for him. He’s a natural at being a coach and I’m not just saying that because he’s my dad. I’ve been extremely lucky that I have him as a role model.

If you can pick 2 other player to form a Big 3, which players (who are not from your team) will you pick?

That question is very hard to answer. I have to consider a lot of things like chemistry, skills, etc.

What do you want to achieve outside the court?

Help other people. It’s our responsibility to do that.

Who do you think will win in a fight between Manny Pacquiao and Lloyd Mayweather?

Manny is a good friend. His tenacity and competitiveness will win him the title. I’m with Manny.

What is the most important thing you learned from Phil Jackson?

Patience. He was the kind of person who allowed people to grow at their own pace.

What are your thoughts about Shaq’s retirement and his possible stint as a broadcaster?

He’s had a great career. This career change is very interesting. We’ll see. (agak malas-malasan Kobe menjawab pertanyaan ini)

*Bonus: Suasana wawancara :D

Sesaat sebelum Kobe datang, semua wartawan tampak mengetahui dari mana Kobe akan muncul. Kecuali satu orang :D

Aha! Dari sana rupanya :D

Sekarang paham kan, kenapa wawancara hadap-hadapan antara gw dan Kobe Bryant gak mungkin terlaksana? :D

**yang ingin membaca tulisan pertama dari rangkaian cerita kunjungan Kobe Bryant di Manila, silahkan klik di sini.

Apakah Olah Raga Kedua Terpopuler di Filipina? (Kobe Manila Tour, 1/4)

Mulai hari ini, gw akan bercerita tentang pengalaman gw berkunjung ke Manila untuk menyaksikan Kobe Bryant sang “Venomenon”. Sebuah pengalaman yang gw rasa sangat-sangat tak terbayarkan oleh apapun. Seperti gw bilang sebelumnya, bukan hanya karena Kobe Bryant-nya, tetapi juga karena kegilaan rakyat Filipina terhadap bola basket!

Sejujurnya, gw sudah gak bisa lagi merangkaikan cerita tentang kunjungan Kobe ke Manila ini dalam satuan cerita dalam runut waktu berurut. Gw bercerita berdasarkan pengalaman-pengalaman unik yang gw alami saja yak!

Filipina yang gila basket

Jika, jika Filipina adalah salah satu provinsi di Indonesia di mana setiap provinsi memiliki baju adat daerahnya masing-masing, maka jenis baju adat Filipina adalah jersey basket. Atau setidaknya memiliki asesoris yang berbau basket; entah sepatu basket, celana pendek basket, atau sekadar head band basket penyeka keringat kepala.

Demikian pula sepanjang waktu perjalanan gw mengelilingi Manila, setiap kali melihat orang-orang yang kebetulan berada di tepi jalan, gw bisa menemukan sebagian besar mengenakan salah satu pernak-pernik basket. Jika gw melihat seseorang mengenakan celana pendek, celana pendeknya hampir pasti adalah celana pendek basket. Di mal, ketika gw berhadapan dengan seorang Satpam, ia mengenakan sepatu basket. Dan dalam teriknya matahari Manila, baju kutang adalah pilihan terbaik untuk dikenakan. dan kutang terbaik adalah jersey basket! Orang-orang Manila terlihat mengenakan berbagai macam jersey basket. Mulai dari NBA, PBA, tim universitas, sekolah, hingga jersey-jersey mirip NBA tetapi dengan nama-nama asing (mungkin) berbahasa Tagalog. Gw berasumsi, ini pasti jersey tim-tim lokal wilayah entah profesional atau pun tidak.

Basket adalah olah raga utama di Filipina. Gw tahu itu, dan mereka bangga akan hal tersebut. Gw penasaran, lalu apakah olah raga terpopuler kedua di Filipina? Gw menanyakan pertanyaan tersebut ke beberapa orang di Manila, dan jawaban terbanyak adalah, “tidak tahu!”

Salah seorang yang gw tanya mencoba berpikir sejenak, lalu dengan serius mengatakan, “golf!” Gw tertawa terbahak-bahak. Saking serius dan melekatnya basket di Filipina, orang-orangnya sampai gak peduli dengan olah raga lain! Gw jadi teringat ajang piala sepak bola AFF beberapa waktu lalu, ketika Filipina bertemu Indonesia di semi final. Filipina dinyatakan tak layak menjadi tuan rumah salah satu laga semi final karena tidak memiliki lapangan sepak bola yang layak untuk laga standar internasional.

Sebaliknya, memasuki Araneta Coliseum, arena basket terbesar di Filipina, seorang teman yang beberapa kali menyaksikan laga NBA mengatakan “meskipun sudah agak tua, Araneta Coliseum mirip arena-arena di NBA!” (lihat foto di atas, sesaat sebelum Kobe Bryant muncul di tengah lapangan)

*besok insyaAllah gw akan cerita rangkaian kegiatan Kobe Bryant di Manila :D

“Basketball Breakthrough” oleh Andreas Bordes, Motivasi Dahsyat dari Seorang Pemain DBL!

Luar biasa membaca buku (pdf) kiriman Andreas Bordes Febrianudi ini. Seorang yang secara fisik awalnya sangat layak untuk diremehkan dalam dunia basket tetapi mampu membalikan fakta untuk kemudian menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia!

Keistimewaan Andreas adalah kemampuan memetik pelajaran dari peristiwa yang relatif singkat yang ia lalui dalam dunia basket (DBL) yang ia lewati. Dan tentu saja kemampuan untuk menyebarkan pengalamannya untuk memotivasi teman-temannya yang lain. Andreas dengan lugas mengungkapkan nilai-nilai dari pengalaman singkatnya dengan baik bahkan sangat inspiratif dengan memberikan tips-tips aplikatif serta cerita-cerita inspiratif.

Buku tipis setipis 24 halaman yang luar biasa. Gw hampir nggak percaya kepada seorang muda Andreas yang sudah sangat berani menentukan visi hidupnya ke depan! Anjir, gw iri :D

Anak basket, wajib baca!

BORDES BASKETBALL BREAKTHROUGH

Unduh lalu baca! :D