Dua Pemain Asing Satria Muda BritAma Tiba di Jakarta

dua SM baru

Asean Basketball League 2009, akan segera berlangsung di Jakarta. Pertandingan pertama akan digelar di BritAma Arena Sportsmall Kelapa Gading pada tanggal 10 Oktober 2009 pk 16.00, di mana SM BritAma Indonesia akan menghadapi Philippine Patriots.

Dalam persiapannya menghadapi pertandingan perdana ABL tersebut, dua orang pemain asing yang memperkuat SM BritAma Indonesia akan tiba di Indonesia pada hari Rabu 30 September 2009 jam 13.00 wib. Dua pemain tersebut adalah Alex Hartman dan Theopillus Little.

Kedua pemain yang berasal dari USA mulai berlatih pada hari Kamis, 1 Oktober 2009.

(Berita ini dikirimkan oleh my bro, Richard Nsane. Follow him in his twitter @nsane11)

Iklan

HoTwitter: Keunggulan dan Kekurangan IBL

Beberapa menit yang lalu, gw baru menutup sesi obrolan antara gw dan teman-teman di twitter gw mengenai keunggulan dan kekurangan IBL. Banyak sekali yang memberikan pendapat. Baik keunggulan maupun kekurangan.

030bfd8ad0ea7b24ec6ca2b8de10ac94e2e91719_m

Di bawah ini pendapat teman-teman semua (mungkin ada yang terlewat, gw minta maaf..hehee)

Keunggulan IBL

“IBL itu seharusnya jadi alternatif tontonan yg bermutu”
“Atlit IBL jarang yg masuk ke Infotainment kecuali yang inisialnya A.B. (tebak sendiri)”
“ikut comment..IBL terlalu mempesona untuk dilewatkan,even ngantri tiketnya laaamaa bgt!”
“IBL selalu mengusung breaker atau artis hiphop lokal sat halftime”
“Kaum wanita merasa nyaman nonton langsung pertandingan IBL”
“setujuu, bisa dblg lbh elit krna kalangan ttntu aja yg nnton. Penonton IBL lebih keren daripada ISL(sepak bola)”
“supporternya gak rusuh.haha”
“penonton IBL adalah contoh penonton olahraga yg sangat sportif,walopun tim yg dibela kalah”
“Harus diakui, gara-gara IBL basket kita jd cukup kuat di ASEAN walau msh d bawah Filipina”
“The highest basketball league in INA”
“Klo deket sama pemain IBL/Manjer/Panitia bisa dapet tiket for free.” (ini agak aneh..hahaa)

Kekurangan IBL

“No exposure on the media whatsoever..no marketing gimmick that makes people wanna go and watch the game”
“ibl tlalu didominasi SM jd (maaf) kurang rame klo ditonton krna udh ktebak siapa yg menang”
“mstinya pmain yg jago nyebar d smua tim, jd ga hanya tim2 itu trus yg msuk final4 atau playoff”
“Kekuatan tim peserta masih kurang merata”
“tim nya itu2 aja yang masuk babak playoff.”
“Jadwal kompetisi tidak jelas”
“Tdk diorganisir dgn baik..sorry kalo gw bandinginnya terlalu jauh..gw coba compare sama NBA..since I’m an NBA analyst”
“Terlalu banyak sponsor di jersey.”
“Marketingnya kurang memberikan informasi. Tau2 udah Final 4. Kapan regular seasonnya?”
“jarang maen dikota2 kecil, semarang misalnya,”
“itu2 aja teamnya yg masuk Playoff, mungkin kurang menghibur.”
“kurang promosi/sosialisasi,,hanya yg update yg ngeh tentang event2 IBL (even itu final).. apa si yg diurus EO??!”
“ga ada yang berani sponsorin tim2 kecil, jadi aj timnya ga bisa beli pemain bagus*sotoy*”
“Ngk punya website !!”
“Ga ada system salary cap disini, jadi kekuatan team 1 dan lainnya bisa jomplang bgt.”
“Harga tiket masuk relatif mahal.”
“Berikan pengamanan cukup untuk wasit. Kecenderungan wasit membela tim kandang karena faktor takut”
“Ga ada celebrity basketball match”
“Suka ngenes kalo liat scoring board yg ditempel pake lakban”
“Half time yg adem ayem ga hiburan sama sekali”
“Kekurangan dana buat promosi”
“Desain seragam IBL kurang bagus bentuknya. Pemain jadi keliatan gendut”
“Dancers-nya kurang keren, padahal bisa jadi nilai jual juga.”
“Tiket termahal wkt ntn final sm vs aspac kmaren. . 50rb dgn hall yg pengep n bangku yg keras.”
“Setiap tim gak punya kandang masing2.”
“Pemain tidak diwajibkan menyelesaikan kuliahnya”
“ibl kurang dpublikasiin..jd yg tau cuma anak2 basket n yg emang suka ibl hhe”
“dancers nya ga se-enerjik dan ga se-hot NBA”
“Hal sepele tapi sangat penting yg dilupakan IBL adalah Website. Web yg informatif: updated news,bursa transfer,team page,dll”
“paling menyebalkan buat gw adalah jadwal kompetisinya yg tidak jelas (kasus 2009)”
“Tahun 2009? Setiap tahun jadwalnya tidak jelas”

Gw sekali lagi mengucapkan terima kasih atas kontribusi teman-teman di twitter. Semoga Keunggulan dan Kekurangan yang terangkum dalam satu jam obrolan kita bisa menjadi bahan pertimbangan bagi penyelenggaraan IBL yang lebih baik ke depan.

Garuda Flexi Bandung Mempertahankan Gelar di Turnamen IBL 2009 Jika..

“Bukankah Satria Muda juara bertahan IBL beberapa tahun belakangan ini mas? Kok ada Garuda di tahun 2008?” adalah salah satu pertanyaan via twitter gw.

Garuda Juara Turnamen

Satria Muda memang menjuarai Kompetisi Reguler IBL empat tahun berturut-turut, namun pada tahun 2008 lalu, Garuda Flexi Bandung sempat mencuri kemenangan dan menjadi juara pada Turnamen IBL dengan mengalahkan Satria Muda di final di GOR C-Tra Arena Bandung.

Untuk yang belum tahu, Turnamen IBL adalah “ajang pemanasan” tim-tim IBL sebelum memulai kompetisi reguler. Biasanya diadakan pada setiap akhir tahun. Nah, tadi malam, Manajer Garuda Flexi Bandung, Simon Pasaribu mengabari gw via twitter “…kaya nya turnament ngga ada, krn promotor dan eo nya lagi sibuk mikir diri sendiri ;)”

Gw tersenyum dan membalas “Bagus deh, artinya kita juara bertahan turnamen IBL 2 tahun berturut-turut. Hahaa..” Walau tentunya gw berharap Turnamen IBL tetap ada. Amiin :D

Kabar Terbaik dari Hari Kemarin :D (Main Basket di Saparua)

Hari Sabtu kemarin, gw seharian berputar-putar keliling Bandung bersama seorang sahabat gw, Pandji. Kita membicarakan banyak hal. Mulai dari bisnis, buku terakhir yang kita baca, film mutakhir yang kita tonton, kondisi perekonomian dunia, kampanye kegiatan-kegiatan PBB, hal-hal yang terjadi di dalam dunia rap dan hip-hop, tentang hak paten, media konvensional dan media sosial dunia maya, kebudayaan berbagi di timur dan kecenderungan mengkomodifikasi segala hal di barat, hingga tentunya tentang dunia basket.

Hahahaaa

Tidak hanya berbicara mengenai dunia basket, pada sore hari kemarin, gw dan Pandji mendatangi Taman Saparua untuk nongkrong di sisi lapangan basketnya. Anak-anak SMA 3 Bandung tengah berlatih. Beberapa orang alumni ikutan. Sekelompok anak-anak SMA yang tengah berkumpul mengenali Pandji dan gw sebagai @pandji dan @mainbasket (twitter) karena Pandji memang mengabari kegiatan kita lewat media sosial yang lagi naik daun tersebut. Mereka mengajak kita untuk ikutan main. Kita pun main satu lapangan. Rasanya seperti kuliah lagi. Best dynamic duo in court, me and Pandji. Kita menang.

Hal paling menarik dan menggembirakan dari obrolan gw dengan Pandji kemarin adalah cerita singkat dari Pandji mengenai sesuatu yang akan dilakukan seorang pesohor Indonesia.

“Eh lu tahu nggak Glenn akan pindah, keluar dari Jakarta pada tahun depan? Tebak ke kota mana.” Pandji

“Bandung? Surabaya? Denpasar? Ambon?!” Gw

“Yup! Ambon.” Pandji

Sepanjang hari gw memikirkan betapa inilah berita terbaik yang gw dapatkan pada hari Sabtu kemarin. “Glenn Fredly akan pindah dari Jakarta dan menetap di Ambon.” Gw langsung membayangkan niatan positif yang ingin dilakukan Glenn di Ambon. Secara garis besar, membangun Ambon!

Azrul Ananda berulang kali mengatakan, Indonesia bukan hanya Jakarta! Setiap kota di Indonesia harus maju! Jika orang-orang membicarakan tentang basket Indonesia, maka yang dirujuk adalah Surabaya. Gw rasa ini adalah salah satu obsesi Azrul. Which is great!

Hal serupa gw rasa tengah direncanakan oleh Glenn, walau gw hanya menebak dari rumor kecil yang ditiupkan oleh Pandji. Siapa yang tak tahu bahwa talenta-talenta vokal dan musik di Indonesia banyak dilahirkan atau setidaknya berdarah Maluku? Dan Glenn akan membantu mengembangkannya!

Walau baru sekadar gosip (semoga saja fakta), Glenn tengah akan memulai sebuah langkah revolusioner untuk orang-orang Ambon. Untuk Indonesia!

Gw sedang berbaik sangka. Gw sedang beroptimis :D

Satu-satunya yang Bisa Menghalangi Garuda tuk Juara di 2010 hanya Garuda Sendiri!

Tulisan ini terinspirasi dari sesumbarnya Paul Pierce mengenai kesempatan timnya, Boston Celtics untuk merebut gelar NBA di tahun 2010 ketika diwawancara oleh salah seorang wartawan olahraga kemarin.

Garuda n Lolik

Gw langsung menengok kepada tim favorit gw di IBL, Garuda Flexi Bandung. Sejujurnya gw merasa bahwa tulisan ini agak basi karena gw masih sedikit mengungkit kekalahan menyakitkan Garuda pada Semi Final IBL 2009 dari Aspac Jakarta. Padahal di awal musim 2009, hanya sedikit yang menyangsikan kalau tim ini akan gagal. Namun buktinya, Garuda ternyata memang gagal!

Berkaca pada musim lalu (2009), gw berpikir bahwa musuh terbesar Garuda adalah Garuda sendiri. Dengan sekelompok pemain yang ada sekarang Garuda masihlah sekuat tahun lalu dan masih sangat berpotensi meraih gelar juara IBL 2010.

Keluarnya Kelly Purwanto bukanlah masalah besar. Karena seiring perginya Kelly, Andre Tiara mulai aktif kembali setelah hampir sepenuh musim 2009 dirundung cidera. Potensi Garuda sangat besar dan menyeramkan. Tim-tim manapun masih akan tetap keder melihat kekuatan Garuda; Wiwin, Lolik, Denny, Tiara, Mario, Gagan, Bagong, Donnda, Tedy, Hendrik, Hendru, Octo, dan Aguy (siapa yang belum gw sebut yaa?).

Kendalanya hanya satu, melawan diri sendiri. Tak perlu mengetahui secara gamblang apa yang terjadi pada diri Garuda, melihat lima pertandingan terakhir mereka di tahun 2009 sangatlah jelas, tim ini tidak kompak! Bahkan sangat mungkin ada konflik di dalamnya. Apapun yang terjadi, semoga Garuda bisa bangkit melawan dirinya sendiri. Amin.

Karena, buat gw, Garuda hanya punya satu lawan sepadan yaitu Garuda sendiri! Kekalahan melawan dirinya sendiri membuat Garuda babak belur oleh Aspac! Catat!!

Selamat Idul Fitri 1430 H, Ayo Main Basket Lagi!

Gw minta maaf kepada semua pembaca Mainbasket. Baik itu tim maupun perorangan. Gw sangat sadar, beberapa kata-kata gw terasa sangat menyakitkan bagi sebagian pembaca. Gw pernah mengkritik tim favorit gw, Garuda Flexi Bandung atas penampilannya yang buruk, pernak-perniknya yang norak, pemainnya yang nggak kompak, pelatihnya yang biasa-biasa saja, dan lain-lain.

bc58eedd70a34e990245fa361ad8ed537da8f9e6_m

Gw juga suka melecehkan tim-tim lain. Merendahkan lawan-lawan Garuda. Mencela Satria Muda BritAma Jakarta karena kehebatannya, menganggap enteng Aspac Jakarta, CLS Knights Surabaya, dan tim-tim yang lain. Beberapa kali gw mengkritik IBL karena pelayanan dan hal-hal lain yang tidak memuaskan hati gw. Perbasi pun seringkali gw kata-katain karena seperti tak banyak berguna.

Itu semua hanya segelintir dan sedikit dari yang gw ingat. Tulisan-tulisan gw sangat mungkin malah menyakiti lebih banyak orang lagi yang telah membacanya. Oleh karena itu, gw minta maaf. Gw minta maaf atas tulisan-tulisan gw. Baik itu di blog Mainbasket maupun di twitter Mainbasket. Semoga para pembaca gw sadar bahwa apa yang gw lakukan semata-mata karena gw cinta kepada permainan basket terutama basket Indonesia.

Gw nggak janji nggak akan mengulanginya. Gw akan tetap mengeluarkan pandangan pribadi gw tentang dunia yang gw cintai ini. Dunia main basket. Syukur-syukur kalau ocehan gw ternyata berguna. Kalaupun tidak, dan atau malah terasa seperti sampah kata-kata, semoga dimaafkan (lagi) dan bisa dimengerti setidaknya bahwa niatan gw positif (menurut gw..hehee).

Love you all :D Maju terus basket Indonesia!!