My Lovely Hometown (Runjoy The City, Mataram)

Image024

Ketika mengetahui gw berasal dari Lombok, ekspresi teman-teman gw biasanya berubah dari yang biasa-biasa saja menjadi takjub. Mereka spontan akan mengungkapkan betapa mereka sangat menginginkan mengunjungi pulau yang terkenal, maaf, sangat terkenal karena keindahan pantai-pantainya ini. Pantai dengan air laut yang super jernih. Saking jernihnya, pantulan warna air laut di pantai-pantai pulau Lombok bukan lagi biru, namun terlihat hijau cerah. Butiran pasirnya yang sebesar telur ikan (rasanya banyak juga yang belum pernah melihat telur ikan yaa) dan berwarna putih pun menjadi alasan tersendiri untuk mengagumi keindahan paradiso alias surga di bumi ini.

Tetapi bagi gw, keindahan pantai-pantai di Lombok bukanlah alasan utama mengapa gw terkadang begitu rindu pada pulau ini. Pantai hanyalah sebagian kecil alasan gw merindukan Lombok. Alasan terbesar gw justru adalah Kota Mataram. Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Mataram adalah Kota Kelahiran gw. Mataram adalah tempat pertama kali gw mengenal basket. Mataram adalah kota tempat gw besar. Mataram adalah kota sejuta kenangan bagi gw. Kecintaan gw pada Mataram melebihi kecintaan kepada kota-kota lain yang pernah gw kunjungi. Gw bahkan memiliki cinta yang lebih besar terhadap Mataram daripada kota tempat tinggal gw selama 12 tahun terakhir, Bandung.

Lari sore di Mataram seperti dulu. Nikmat sekali :)

——–

ran 4.96 km on 22/10/2009 at 3:00 PM with a pace of 7’05″/km

Runjoy The City, Bandung

Nggak banyak teman gw yang tahu bahwa gw suka jogging. “Lu jogging di mana?” itu pertanyaan standar yang biasanya akan selalu keluar di antara pertanyaan-pertanyaan seputar salah satu olahraga favorit gw itu. Gw nggak begitu suka jogging di trek lintasan yang dilumuri pecahan bata merah seperti di Sabuga (ITB), Gasibu, atau GOR Padjadjaran. Kenapa? Sepatu gw jadi merah-merah dan terlihat dekil.

bandung1

Gw pilih berlari-lari keliling kota menikmati pemandangan penting-nggak penting yang acap dilewati orang-orang. Contohnya? Hmm, seputar kampus ITB, taman-taman kota, bahkan kota Bandung sendiri (biasanya pagi saat lalu lintas masih sepi). Menyenangkan.

InsyaAllah gw lari (ok, 60-40 lah, 60 lari-40 jalan ngos-ngosan) minimal seminggu sekali. Lain kali gw akan bawa kamera. Buat foto tempat-tempat yang gw lewati. Pengen ngasih tahu orang-orang yang pelesir mengunjungi Kota Kembang kalau Bandung bukan cuman factory outlet dan distro.

—–

Tahukah kalian bahwa Bandung adalah kota dengan peninggalan bangunan bergaya arsitektur art-deco terbanyak di dunia setelah Miami, Amerika Serikat?

Come follow me then! Runjoy the Bandung City :D

—–

Mainbasket ran 8.06 km on 11/10/2009 at 5:51 AM with a pace of 6’35″/km :D