Ya, Para Pebasket Profesional pun Melakukannya :)

Pernah merasa bego karena kejadian-kejadian lucu di lapangan basket? Mulai dari salah passing sampai “gol bunuh diri”? Salah satu kejadian lucu yang pernah gw lihat langsung adalah pada saat pertandingan basket DBL seri Bandung. Gw gak ingat tim SMA mana yang bertanding. Waktu itu salah seorang pemain putri dengan sangat antusias dan agresif berusaha drive dan melepaskan layup shoot. Anehnya, tak satupun pemain lawan mencoba menjaganya. Sementara rekan-rekan satu timnya berteriak berusaha melarang, “jangaannn!!!” Setelah bola masuk, si penembak menyesal sambil memegang kepala sendiri. Yes, dia memberi dua angka cuma-cuma kepada tim lawan melalui tembakan bunh diri :P

Berikut tiga cerita paling konyol yang gw dapat dari teman-teman via twitter ketika topik #basketkonyol gw lempar. Konyolnya, kejadian ini terjadi pada level profesional :P

3. Cerita ini datang dari twitternya Bimasakti. @Bimasakti_NBL:
“Lebih konyol ketika pemain Bimasakti latihan fastbreak, pelatih yang lagi berdiri di tengah lapangan kena tabrak Deny (Sartika) sampai istirahat 2minggu!”

2. Satu ini dari @HerdiOflo:
“Gw masih inget Kobatama tahun ’98 Gor Padjadjaran, Siliwangi vs SM. Seorang pemain Siliwangi layup di basket sendiri. Re: bunuh diri :(

1. Gw rasa, ini yang paling konyol :P
“Tapi yang super konyol adalah saat Aspac lawan SM di Bimasakti Cup. Bolanya gak masuk, para wasit sepakat bilang “masuk!” :D”

Ke Mana Sekarang Kekuatan Itu Yaa

Dulu pas masih SMP dan bulan puasa, setiap usai sahur gw dan teman-teman ke masjid dan shalat subuh bareng. Selesai shalat subuh kita muter-muter kampung sambil main petasan. Setelah main petasan dan matahari sudah mulai ngintip dengan sinarnya yang malu-malu kucing, seorang teman bergegas ke rumanya untuk ambil bola basket dan kita pun bermain.

Ya, hampir setiap pagi kita main basket di bulan puasa. Di sore hari mendekati waktu berbuka, kita berkumpul dan main basket lagi sampai adzan terdengar dan kita semua berhamburan pulang ke rumah untuk berbuka. Sekarang, kalau gw pikir-pikir, betapa kuatnya gw dan teman-teman dahulu berpuasa sebulan penuh padahal baik pagi maupun sore kita main basket sampai keringatan.

Pada suatu hari, gw berkumpul lagi dengan teman-teman lama gw tersebut. Mencoba mengingat-ingat kembali saat kita keranjingan main basket pagi dan sore saat bulan puasa. Beberapa orang teman menatap gw dengan tatapan ringan agak keheranan, “lah? Waktu itu lu puasa Dan? Kita sih gak ada yang puasa. Makanya kuat sorenya main lagi..hahahaaa.”

-___-*

“Latih Tandingnya Disiarkan di Tv Gak?”

Pertanyaan di atas seringkali muncul pada saat tim-tim NBL yang aktif di twitter mengabarkan bahwa mereka akan melangsungkan latih tanding pada suatu waktu tertentu. Membaca pertanyaan dari para penggemar NBL tersebut, ada rasa bahagia bercampur haru, eh sedih, eh lucu, di dalam hati gw.

Bahagia karena para penggemar NBL sampai segitunya ingin menyaksikan setiap pertandingan NBL sampai ke latihan-latihannya. Lucunya, gak banyak yang tahu bahwa untuk menyiarkan sebuah pertandingan olahraga di televisi itu tidak sesederhana dan semurah itu. Banyak hal yang harus dipersiapkan dan ratusan juta rupiah uang harus dikeluarkan.

Andaikata menyiarkan pertandingan basket itu mudah, yah, setiap kali gw main bareng teman-teman gw di SIS Dago juga pasti akan gw siarkan di tv. Ada yang mau nonton gak ya? :P

Andai Bima Sakti Tak Menjual Mereka :(

“Setelah ditinggal Koming (ke Pelita Jaya), Jrink (ke Aspac), Dimas (ke Pelita Jaya). Musim berikutnya kami akan menurunkan banyak pemain muda :)” demikian informasi singkat dalam twit Bima Sakti Malang tadi malam.

Butuh beberapa detik sebelum sebuah pernyataan kecil menyembul keluar dalam benak gw, “andai saja para pemain tersebut masih tergabung dalam skuad Bima Sakti saat ini, pasti semakin seru peperangan laga NBL Indonesia!

Selang beberapa detik setelah itu, hati gw lalu diliputi kegalauan, “pasti ada sebuah alasan masuk akal sehingga Bima Sakti rela melepas para pemain hebat itu ke tim-tim Ibu Kota.” Gulana rasanya :(

Mulai Melirik Piala Dunia Bola Basket (FIBA World Championship)

Piala dunia bola basket atau yang lebih dikenal dengan FIBA World Championship belumlah sepopuler piala dunia sepak bola yang selalu menyita perhatian semua orang. Tapi bagi para pecinta basket, helatan ini justru sebuah momen yang ditunggu-tunggu.

Bagi gw, hal yang paling menarik dari piala dunia bola basket adalah kenyataan bahwa Amerika Serikat tidaklah sejago yang mereka gembar-gemborkan. Kita tahu, pada setiap akhir final NBA, dengan angkuhnya NBA akan menobatkan sang juara dengan gelar “World Champion”, padahal sekali lagi, ini adalah gelar pemberian dari diri sendiri kepada diri sendiri. Narsis kalau kata anak zaman sekarang :P

FIBA World Championship adalah sebuah turnamen bola basket putra antar negara yang diadakan setiap empat tahun sekali oleh Fédération Internationale de Basketball alias induk olah raga bola basket dunia yang memiliki nama dalam bahasa Prancis dan memiliki singkatan FIBA.

Turnamen ini dimulai pada tahun 1950 di Argentina di mana Argentina sebagai tuan rumah juga meraih gelar juara dunia pertama. Gelaran kedua diadakan pada tahun 1954 di Brazil dan Amerika Serikat keluar sebagai juara. Hingga tahun 2010 ini, piala dunia bola basket telah diadakan sebanyak 16 kali.

Dari 15 kali penyelenggaraannya, tujuh negara pernah mencicipi gelar jawara. dan seperti yang gw bilang tadi, Amerika Serikat tidaklah sehebat yang mereka gembar-gemborkan. Amerika Serikat tercatat hanya tiga kali meraih gelar juara, yaitu pada tahun 1954, 1986, 1994. Yugoslavia dan Uni Soviet (sudah bubar) juga mencatatkan diri pernah meraih 3 kali gelar juara. Brazil dan Serbia Montenegro masing-masing pernah meraih dua kali gelar juara. Argentina satu kali dan Spanyol meraih gelar untuk pertama kali pada piala dunia sebelumnya (2006) di Saitama, Jepang.

Pada piala dunia ke 14 yang digelar di Indianapolis, Amerika Serikat tahun 2002, “tim paling jago sejagad raya” bukan hanya tidak mendapatkan gelar juara, Amerika Serikat bahkan tidak berhasil lolos ke babak empat besar. Saat itu, di final Yugoslavia mengalahkan Argentina (84-77) dalam sebuah pertandingan seru serta melewati babak overtime. Amerika Serikat sendiri hanya menempati posisi ke-enam klasemen akhir.

FIBA World Championship ke-16 berlangsung pada tahun ini mulai tanggal 28 Agustus hingga 12 september. Kota Istanbul di Turki menjadi tuan rumah penyelenggara. 24 negara peserta akan dibagi menjadi empat grup yang berisi enam negara. Empat negara dari setiap grup yang berhak lolos akan beradu dalam sistem gugur di babak 16 besar.

Menilik posisi empat besar pada piala dunia sebelumnya, Spanyol, Yunani, Amerika Serikat, dan Argentina layak menjadi tim unggulan. Namun bila melihat final Olimpiade 2008 lalu, Amerika Serikat dan Spanyol adalah dua favorit juara. Spanyol saat ini adalah juara bertahan. Tetapi Amerika Serikat menjuarai olimpiade 2008 setelah mengalahkan Spanyol saat itu. Dalam pertemuan terakhir kedua tim dalam pertandingan persahabatan tadi malam, Amerika Serikat hanya unggul 1 angka saat mengalahkan Spanyol, 86-85.

Tetapi seperti biasa, mengingat usaha setiap negara untuk muncul sebagai juara, sejarah dan statistik lampau terkadang tak berpengaruh apa-apa. Selamat menyaksikan piala dunia bola basket, FIBA World Championship Turki 2010 :)