NBA dan Deteksi Basketball League Luncurkan Basketball Development Camp Pertama di Indonesia

DBL NBA IDC

SURABAYA, Indonesia, 30 JULI, 2009 – National Basketball Association (NBA) dan DetEksi Basketball League (DBL) hari ini mengumumkan bahwa Indonesia Development Camp yang pertama bakal dimulai pada 16 Agustus 2009. Camp ini akan membantu mengembangkan olahraga basket dan membina para pemain muda berbakat di Indonesia.

Camp itu akan berlangsung selama tiga hari di DBL Arena Surabaya, antara 16 sampai 18 Agustus. Di dalamnya bukan hanya ada latihan basket, tapi ada pula pengembangan kepribadian di luar lapangan. Bintang Sacramento Kings, Kevin Martin, runner-up NBA Most Improved Award pada musim 2006-2007, bakal tampil sebagai tamu utama. Camp ini bakal menampilkan 48 pemain terbaik, 24 putra dan 24 putri, dari berbagai penjuru Indonesia. Mereka dipilih oleh DBL berdasarkan skill, kemampuan leadership, dan perilaku baik yang ditunjukkan dalam kompetisi pelajar terbesar di Indonesia tersebut.

nba_g_martin_268x425

Martin mencatat rata-rata 24,6 poin per game pada musim NBA 2008-2009 lalu. Dia akan dibantu oleh dua asisten pelatih NBA, yaitu Joe Prunty dari Portland Trail Blazers dan Neal Meyer dari Los Angeles Clippers. Setiap hari, setelah latihan, para pemain bakal mencoba pelajaran yang sudah didapat dalam pertandingan. Seminar motivasi dan life-skill juga diselenggarakan untuk para pemain, membahas berbagai macam topik. Mulai leadership, pengembangan karakter, dan teamwork. Di hari penutup, bakal diumumkan Most Valuable Player (MVP) dan All-Star Team.

“Indonesia Development Camp adalah program ambisius yang bakal membantu meningkatkan kemampuan para pemain muda kami,” kata Azrul Ananda, commissioner DBL. “Belajar dari pemain dan pelatih NBA merupakan impian yang menjadi kenyataan bagi para pemain kami. Mereka benar-benar bahagia dengan kesempatan ini,” lanjutnya.

“Ketika kami menyelenggarakan klinik kami yang pertama di Indonesia tahun lalu, kami menyadari bahwa ada banyak pemain muda berbakat di sini. Indonesia Development Camp didesain untuk mengembangkan lagi skill dan pengetahuan mereka tentang basket,” ujar Scott Levy, senior vice president and managing director NBA Asia.

Indonesia Development Camp juga akan menyuguhkan NBA Coaches Clinic. Klinik ini diselenggarakan pada hari kedua camp. Para asisten pelatih NBA akan berbagi pengetahuan dengan 40 pelatih pilihan DBL.

Pada Juni 2009, NBA juga meluncurkan NBA Madness Indonesia yang pertama, presented by Jawa Pos, di Surabaya. Even basketball interactive festival ini mengunjungi empat pusat perbelanjaan di Surabaya, selama empat weekend berturut-turut. Acara itu dibuka oleh maskot Memphis Grizzlies, Grizz, dan ditutup oleh bintang New York Knicks, David Lee, dan Miami Heat Dancers.

Rp. 50.000,- Harga Tiket Final IBL 2009

2000+4

HTM (Harga Tiket Masuk)

Umum :
* VIP : Rp. 100.000
* Festival : Rp. 50.000

Nb : Masalah harga tiket jangan ditanya kenapa mahal, karena kita juga ngga tahu kenapa bisa semahal itu.

Tulisan tebal di atas adalah potongan surat di mailing list yang gw terima lewat Facebook tentang Jadwal Final IBL 2009 Game 3, 4, dan 5. Buat gw, mahal-murah itu relatif. Dalam hal tiket Final IBL ini, gw hanya bisa bilang “Terima kasih Tv One untuk siaran langsungnya :D”

Jika Dibandingkan Dengan Tim NBA, Mirip Tim Manakah Aspac dan Satria Muda?

XL Aspac Jakarta

n81503550_31171381_6045

Pertanyaan iseng ini muncul usai gw menyaksikan Final IBL 2009 Game 2. Ketika melihat Aspac saat itu dan kembali mengingat permainan mereka pada babak Final Four, gw teringat kepada San Antonio Spurs. Kok bisa? Sederhana sekali, Aspac memiliki seorang center bertahan yang menurut gw adalah yang terbaik di liga saat ini, Isman Thoyib. Mereka juga memiliki Vinton Nolland yang memiliki postur yang kurang lebih sama dengan Isman. Dalam hal menyerang, Vinton terlihat lebih agresif daripada Isman. Dua pemain jangkung ini mengingatkan gw pada duo “Twin Tower”-nya Spurs; David Robinson dan Tim Duncan!

Pergerakan Xaverius Prawiro, membawa gw kepada sosok Manu Ginobili. Serta kelincahan Mario Gerungan seperti liarnya Tony Parker, hanya saja Tony Parker lebih berani dalam menusuk pertahanan lawan. Para pemain lain mengingatkan gw atau mengidentikan mereka dengan para pemain Spurs yang lain, Brant Barry, Robert Horry, dan lain-lain.

Satria Muda Britama Jakarta

4476_82333553214_574388214_1751769_4933971_n

Agak sulit membandingkan Satria Muda dengan salah satu tim NBA karena menurut gw, di Indonesia, hampir semua pemain Satria Muda adalah bintang, dan sukar sekali menemukan satu tim di NBA yang memiliki lebih dari dua atau tiga pemain bintang. Tetapi gw melihat satu sisi lain, para pemain Satria Muda semuanya memiliki kemampuan individu yang sangat baik, gw langsung teringat pada Boston Celtics ketika menjuarai NBA tahun lalu. Paul Pierce, Ray Allen, Rajon Rondo, Glen Davis dan Kevin Garnet sepertinya cukup identik dengan para pemain Satria Muda, walaupun gw sendiri agak sulit mencocokkannya. Heheheee..

Setuju gak?

Pontianak, Final DBL yang Sangat Meriah!

PONTIANAK – Mau nonton pertandingan basket paling meriah? Silakan datang ke Pontianak, Kalimantan Barat. Paling tidak, jangan lupa datang tahun depan ketika kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia, DetEksi Basketball League (DBL), kembali berkunjung ke sana.

DBL FINAL PONTIANAK

Kata “meriah” pun mungkin tak cukup untuk menggambarkan suasana final Honda DBL Pontianak Post 2009 kemarin (26/7), di GOR Pangsuma Pontianak. Hampir 5.000 penonton kemarin bergantian memadati gedung basket berkapasitas sekitar 3.000-an penonton tersebut. Bukan hanya suporter tim yang bertanding, juga suporter finalis Yel-Yel Competition dan penonton umum.

Rombongan terbesar datang dari SMA Santu Petrus Pontianak, mengisi dua blok tribun GOR Pangsuma. Maklum, sekolah itu berhasil meloloskan tim putra dan putrinya ke final. Rombongan terheboh, mungkin datang dari SMAN 1 Pontianak. Sekitar 200 anak datang untuk mendukung tim yel-yel yang lolos ke final. Di antara rombongan itu adalah tim marching band sekolah, yang datang komplet dengan seragam, peralatan, bahkan sepasang mayoret!

Semua tim yel-yel yang kemarin tampil mungkin memang sangat layak untuk didukung. Persaingan mereka tidak kalah serunya dengan persaingan berebut gelar basket. Bahkan menurut panitia dari DBL Indonesia, yel-yel di Kalbar ini mungkin yang terbaik di Indonesia.

“Tahun lalu, Pontianak termasuk paling meriah. Tahun ini, dari 16 kota yang dikunjungi Honda DBL, Pontianak kembali membuktikan sebagai yang paling meriah,” kata Azrul Ananda, Commissioner DBL yang kemarin hadir di GOR Pangsuma setelah dua hari sebelumnya berturut-turut menyaksikan pembukaan di Samarinda dan final di Banjarmasin. “Mengenai kompetisi yel-yel, di Pontianak mungkin yang terbaik di Indonesia. Lima finalis benar-benar menyuguhkan show untuk penonton, dengan gerakan-gerakan dan koreografi yang rumit, dipadu kostum yang meriah. Semua lima besar itu bisa juara di kota-kota lain, termasuk di home base DBL, di Surabaya,” lanjutnya.

Kemarin, setelah bersaing ketat, tim yel-yel SMA SMA Kemala Bhayangkari Kuburaya tampil sebagai juara. Diikuti SMAN 1 Pontianak dan SMAN 7 Pontianak.

Sedangkan untuk pertandingan basket, para pendukung SMA Santu Petrus pulang bahagia. Setelah tahun lalu merebut gelar juara putra, kali ini mereka sukses mengawinkan gelar. Tim putri Santu Petrus mengalahkan SMA Gembala Baik Pontianak, 55-5, sedangkan tim putranya menang mudah atas SMK Immanuel 2 Pontianak, 114-34.

Sukses ini merupakan lanjutan sukses pula dari Hendry Bonardi, pelatih Santu Petrus. Tahun lalu, dia dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik Honda DBL, ikut terpilih bergabung di DBL Indonesia All-Star Team, belajar dan bertanding di Perth, Australia.

Tahun ini, dia juga terpilih menjadi salah satu pelatih terbaik. Dia akan kembali terbang ke Surabaya pada 15-18 Agustus mendatang, ikut Indonesia Development Camp 2009 yang diselenggarakan NBA dan DBL. Ditanya soal sukses ini, Pak Bun –panggilan akrab Hendry Bonardi–seperti kehilangan kata-kata. “Bangga. Bangga,” begitu ucapnya.

Setelah final kemarin, total hampir 18.500 penonton menyaksikan Honda DBL Pontianak Post 2009 (dalam delapan hari pertandingan). Kini, tinggal tiga kota tersisa di rangkaian Honda DBL 2009. Di luar Jawa, tinggal kompetisi di Samarinda, Kaltim, yang kini sedang berlangsung dan berakhir pada 1 Agustus mendatang.
Seri Jawa Timur, yang terbagi di dua wilayah, North (Surabaya) dan South (Malang) bakal menjadi penutup. Final Honda DBL East Java 2009 dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus, dihadiri oleh bintang NBA Kevin Martin (Sacramento Kings). (art/jpnn)

(Berita dari Aziz DBL. Lebih lengkap ikuti www.deteksibasketball.com)

Salah Satu Mimpi Gw Untuk Basket Indonesia

Menyaksikan dua laga awal Final IBL 2009 dua hari berturut-turut yang lalu, ada sedikit kebahagiaan dan kesedihan yang gw rasakan. Kebahagiaannya, pertama, pertandingan Game 1 dan 2 buat gw berjalan sangat seru dan menarik walau beberapa orang mengatakan bahwa Game 2 tidak seseru Game 1. Kedua, antusias penggemar IBL mulai bergejolak lagi. Penonton terlihat bersemangat mendukung tim pujaannya yang tengah berlaga, walau (lagi) dukungan laga final tidak seheboh dukungan fans Garuda Flexi Bandung pada ajang Final Four lalu.

Kesedihan gw lebih disebabkan oleh pengamatan gw atas masih kosongnya beberapa bangku penonton di Britama Arena. Pada Game 2, salah satu sisi tribun penonton di belakang salah satu ring di lantai dua malah terlihat sunyi, kosong tanpa penonton. Sayang sekali. Mari (lagi-lagi) kita menyalahkan promosi :P

Di bawah ini adalah foto beberapa orang selebriti/pesohor di Amerika Serikat yang memiliki antusiasme tinggi untuk nonton NBA. Bagi para pesohor ini, semarak NBA mengalahkan event-event lain yang ada. Inilah salah satu mimpi gw untuk basket Indonesia, IBL menjadi pilihan tontonan hiburan utama!

'Idol' Kris Allen sang the National Anthem

Kris Allen “Idol” menyanyikan lagu kebangsaan.

Ari Emanuel and Mark Wahlberg

Ari Emanuel dan Mark Wahlberg

Jack and Lorraine Nicholson

Jack dan Lorraine Nicholson

Zac Efron and Leonardo DiCaprio

Zac Efron dan Leonardo DiCaprio

Rihanna

Rihanna

Maroon Five Singer Adam Levine and Efron

Lead singer Maroon Five, Adam Levine

Penny Marshal ngobrol Denzel Washington

Penny Marshal ngobrol dengan Denzel Washington

(sumber foto: huffingtonpost.com)

Satria Muda Beringas, Aspac Kocar-kacir, Game 2 Final IBL 2009

Banyak yang me-RT (ReTweet) laporan pertandingan yang gw laporkan via Twitter gw sore tadi bernada kecewa yang jika diambil kesamaannya berbunyi “Game ke 2 tadi nggak seru!” Jika dibandingkan dengan Game pertama kemarin, Game ke 2 ini bagi sebagian atau mungkin banyak orang terasa tidak seru, dan gw yakin, yang mengatakan itu adalah lebih banyak pendukung XL Aspac Jakarta.

n574388214_1751576_5400424

Gw sebaliknya melihat, pertandingan tadi sangat beringas! Satria Muda Britama terlihat sangat bernafsu mengembalikan harga diri mereka yang dirampas Aspac pada Game pertama. Aspac pun sebenarnya bermain sangat bagus, hanya saja beberapa strategi serangan dan pola bertahan telah sangat terbaca oleh Coach Ito dari SM.

Pada kuarter pertama, pertandingan berjalan cukup seru. Kejar mengejar angka pada pertengahan kuarter ini sangat terasa. Coach Tjetjep dari Aspac memberi kejutan bagi Satria Muda dengan mengoptimalkan Boogie yang diberi kepercayaan untuk banyak menembak. Hasilnya pun memuaskan. Boogie setidaknya meraup enam poin berturut-turut pada kuarter ini. Terlepas dari “wangi”-nya Boogie, serangan Satria Muda pun cukup ampuh dan berhasil mengunci kuarter pertama dengan kedudukan 20-13.

Pada kuarter kedua, Satria Muda meningkatkan basis pertahanan. Pola full court press dipadu dengan pertahanan zona 2-3 membuat Aspac kesulitan melakukan eksekusi. Kuarter ini ditutup dengan skor 36-26 untuk keunggulan Satria Muda.

Terjadi lagi! Satria Muda, menurut gw, adalah rajanya kuarter ketiga! Para pemain Aspac seperti mati kutu. Jangankan tembakan atau lay-ups, tembakan bebas pun tak membuahkan angka bagi Aspac. Aspac hanya mampu menambah 4 poin ketika kuarter ini ditutup dengan kedudukan 51-30 untuk satria Muda.

Kuarter keempat adalah kuarter di mana Satria Muda bermain kesetanan dan Aspac hanya bisa bermain tanpa semangat dan terlihat cenderung putus asa. Wenda Wijaya adalah bintang kuarter ini, di samping tentu saja Wahyu Widayat Jati yang berhasil memprovokasi para pemain Aspac. Skor akhir 60-43 untuk Satria Muda.

Kedudukan sementara Final IBL 2009 adalah 1-1 dan akan dilanjutkan pada tanggal 1 Agustus di Senayan. See you all there guys!

(Foto oleh Ino Afiar, bukan pertandingan tadi)

Dahsyat, Final DBL Banjarmasin 2009 di GOR Hasanuddin

BANJARMASIN – Tim putri SMAN 7 Plus Banjarmasin bukan hanya mempertahankan gelar di Honda DetEksi Basketball League (DBL) 2009. Ayu Lestari dkk juga berhasil memecahkan rekor poin terbanyak sepanjang penyelenggaraan kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia ini.

DBL 2009

Di final Honda DBL Radar Banjarmasin 2009, di GOR Hasanuddin kemarin (25/7), tim putri SMAN 7 Plus berhasil mengalahkan SMAN 1 Banjarbaru, 83-24. Berarti, sejak kompetisi ini kali pertama digulirkan di Kalimantan Selatan tahun lalu, tim putri SMAN 7 Plus masih belum terkalahkan.

Hebatnya lagi, dalam babak Fantastic Four (semifinal) 23 Juli lalu, SMAN 7 Plus juga berhasil memecahkan rekor total poin. Waktu itu, mereka mencetak 124 poin saat mengalahkan SMKN 4 Banjarmasin. Rekor itu sendiri sudah dua tahun tidak terpecahkan. Tim putri SMA YPPI 2 Surabaya mencatat total 111 poin saat penyelenggaraan DBL 2007 di Jawa Timur.

Kata Ampuh Dau, pelatih SMAN 7 Plus, rekor poin itu merupakan bonus. “Gelar kedua yang kami raih ini tak lepas dari kerja keras para pemain. Saya juga merasa bangga. Keseriusan anak-anak membuat mereka secara tak sengaja mencetak rekor poin,” paparnya.

Di sela-sela final, sekolah juara ini juga mendapat hiburan istimewa. Kapten mereka tahun lalu, Trisna Gama Putri, berhasil meraih hasil langka. Saat permainan BNI Taplus Half-Court Shot, Trisna berhasil memasukkan bola dari tengah lapangan! Dia pun mendapat hadiah Rp 500 ribu.

Sejak Honda DBL 2009 dimulai Januari lalu, baru dua orang mampu menaklukkan tantangan ini. Yang pertama di Mataram, Nusa Tenggara Barat. “Hadiahnya akan saya gunakan untuk makan-makan bareng teman,” ucap Trisna, yang tahun lalu juga terpilih masuk DBL Indonesia All-Star, ikut bertanding di Perth, Australia.

Di final putra, juara bertahan juga berjaya. Tim putra SMAN 1 Banjarbaru kembali meraih gelar, menundukkan SMAN 2 Banjarmasin, 45-40. Kemarin, sekitar 2.500 penonton menyaksikan final di GOR Hasanuddin. Sejak pembukaan 17 Juli lalu, total penonton sudah tembus 10 ribu orang. Secara keseluruhan, total penonton di Banjarmasin memang tidak sebanyak di kota-kota lain yang dikunjungi Honda DBL 2009. Namun, tahun ini masih ada pertumbuhan.

“Bila dibandingkan tahun lalu, jumlah peserta dan penonton berkembang. Dari 30-an tim menjadi 42 tim. Penonton juga tumbuh sekitar 15 persen. Harus diingat, pertandingan profesional pun belum tentu mampu mendatangkan penonton sebanyak ini di kota mana pun. Kami komitmen menumbuhkan kompetisi di sini. Kami yakin, tahun depan DBL di Banjarmasin bakal tumbuh signifikan,” kata Azrul Ananda, commissioner DBL.

Kunjungi situs resmi DBL untuk cerita dan berita yang lebih serruuu!

(Info dari Aziz DBL)

Ketenangan dan Kecepatan Bawa Aspac Curi Game 1 Final IBL 2009 (Tv One yang Mengecewakan)

Pelayanan “sangat memuaskan” ditunjukan oleh Tv One sebagai penyelenggara siaran langsung Final IBL 2009 antara Satria Muda Britama Jakarta melawan XL Aspac Jakarta. Entah berapa banyak penonton yang menggerutu, bersumpah-serapah, dan bukan tidak mungkin mengeluarkan kata-kata tidak enak atas insiden siaran yang terjadi pada detik-detik terakhir babak perpanjangan waktu pertandingan Game 1 beberapa menit yang lalu.

Pada sekitar 27 detik sebelum waktu pertandingan usai, Tv One dengan sangat dingin memotong siaran dengan breaking news rutin setiap jam. Sangat mengecewakan. Terima kasih untuk kepala program yang bertanggung-jawab atas kedua program siaran tersebut.

Ketika kembali ke siaran IBL, pertandingan telah usai tanpa informasi jelas, tim mana yang menang atau pun kalah. Tidak ada tulisan skor/kedudukan akhir pertandingan. Bung Toto dan Rifki pun planga-plongo seperti orang (sori) … hmm ya sudahlah..

Image221

(Foto: Pada bagian belakang jersey SM (Dodo) terdapat tulisan #IndonesiaUnite, sebuah topik yang sedang hangat dibicarakan di Twitter.)

Aspac bermain cepat

Pertandingan semakin memanas di kuarter 3. Sangat terlihat betapa Satria Muda terbawa oleh pola permainan cepat para pemain muda Aspac; Xaverius dan Rizki. Namun seperti biasa, SM selalu panas pada kuarter 3. Skor awal pada kuarter 3, 36-30 semakin diperlebar pada akhir kuarter 3 menjadi 57-43 untuk keunggulan SM.

Isman Thoyib, center Aspac mendapatkan fouled out pada kuarter 3. Praktis Coach Tjetjep mengandalakn para pemain muda yang ternyata tampil sangat gemilang. Xaverius, Pringgo, Rizki dan sesekali Vinton bergantian membombardir pertahanan buruk SM.

Aksi assist Riko yang sangat tenang menutup kuarter 4 dengan kedudukan sama 65-65.

Pada babak perpanjangan waktu alias overtime, para pemain SM terlihat sangat gugup. Berulangkali mereka terlihat putus asa menembus pertahanan Aspac. Permainan cepat namun tenang dari Riko dan anak-anak Aspac menutup Game 1 untuk keunggulan Aspac pada putaran Final IBL 2009. 76-73 untuk kemenangan Aspac.

Pembukaan DBL Pertama di Samarinda

SAMARINDA – Game pertama baru dimulai, gedung pertandingan sudah penuh sesak oleh penonton. Kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia, Honda DetEksi Basketball League (DBL) 2009, langsung mendapat sambutan dahsyat di penyelenggaraan pertamanya di Kalimantan Timur.

DBL OPen Samarinda OK

Kemarin (24/7), hampir 4.000 penonton bergantian memadati GOR Segiri, menyaksikan empat pertandingan di hari pembukaan Honda DBL Kaltim Post 2009. Kebanyakan sudah datang sejak pertandingan pertama. Bukan hanya bersorak mendukung tim, para penonton juga kompak menyanyi bersama, mengikuti lagu-lagu yang diputar di gedung berkapasitas sekitar 2.500 penonton tersebut. Saking hebohnya, kalangan basket di Kaltim sendiri kagum.

“Saya belum pernah melihat penonton basket, khususnya antar-pelajar, seantusias ini. Kita pernah menyelenggarakan beberapa pertandingan basket besar, termasuk Popnas (Pekan Olahraga Pelajar Nasional, Red), tapi penontonnya tidak seramai ini,” kata Agus Salim, koordinator pertandingan dari Pengprov Perbasi Kaltim.

Bingung namun tetap antusias

“DBL ini membingungkan saat pendaftaran. Lebih rumit dari kompetisi lain. Karena harus menggunakan ijazah (SMP, Red). Pemain tim kami berasal dari berbagai kota, jadi kami harus mengumpulkan dulu semuanya, kemudian mengembalikan lagi ke kota masing-masing,” kata Parardya Stirabudhi, center SMAN 10 Melatih Samarinda.

Tapi, begitu merasakan atmosfer pertandingan, segala keribetan itu langsung terbayarkan. “Meski SMAN 10 Melati kalah di pertandingan pertama ini, kami bangga bisa ikut DBL. Semoga kompetisi ini berjalan lancar, dan jumlah timnya terus bertambah,” lanjut Parardya.

Menurut Commissioner DBL Azrul Ananda, pembukaan kompetisi di Samarinda ini termasuk yang terheboh di antara seluruh kota penyelenggara Honda DBL. Dari segi jumlah, hanya pembukaan di Surabaya yang lebih besar. Tapi itu bisa dimaklumi, karena Surabaya dan Jawa Timur adalah home base kompetisi ini.

“Bahkan, jumlah penonton pembukaan ini terbanyak di antara semua kota penyelenggara baru. Sekarang tinggal menunggu, apakah jumlahnya bisa terus tumbuh sampai final,” ucapnya. Bagi Azrul sendiri, kompetisi di Samarinda ini juga memberi kebanggaan ekstra. “Saya lahir di Samarinda. Senang bisa membawa kompetisi ini ke kota kelahiran saya sendiri. Dan melihat kehebohan hari pertama, mungkin Kaltim bisa menjadi salah satu provinsi terbesar untuk DBL,” lanjutnya.

Final di Kalsel dan Kalbar

Kaltim merupakan provinsi ke-15 yang menjadi tuan rumah Honda DBL tahun ini. Seperti di provinsi lain, sebanyak lima pemain putra, lima pemain putri, dan dua orang pelatih bakal dipilih oleh DBL Indonesia untuk terbang ke Surabaya. Pada 15 Agustus, mereka akan menyaksikan final Honda DBL East Java 2009. Kemudian, pada 16-18 Agustus, mereka akan mengikuti Indonesia Development Camp 2009.

Di even kerja sama antara NBA dan DBL itu, mereka akan mendapat materi latihan langsung dari bintang NBA, Kevin Martin (Sacramento Kings), serta dua asisten pelatih NBA (Neal Meyer dari Los Angeles Clippers dan Joe Prunty dari Portland Trail Blazers).

Sementara Kaltim baru merasakan Honda DBL, kompetisi di Kalsel dan Kalbar sudah memasuki babak akhir.
Hari ini (25/7), final Honda DBL Radar Banjarmasin 2009 diselenggarakan di GOR Hasanuddin Banjarmasin. Besok (26/7), giliran final Honda DBL Pontianak Pos 2009 diselenggarakan di GOR Pangsuma, Pontianak.

Di Jawa Timur, hari ini juga diselenggarakan pembukaan Honda DBL East Java 2009 – South Region di Kota Malang. (dat/ido/jpnn)

(Info dari Aziz DBL)

Favorite Basketball Quotes #37

Salah seorang teman bertanya kepada gw, “Dan, Favorite Basketball Quotes yang lu bikin sebenarnya maksudnya apa? Kagak ada hubungannya dengan basket kalau gw baca..”

Hubungan secara langsung dengan basket barangkali hanya benar-benar bisa dirasakan oleh mereka yang sudah bisa bilang kalau “main basket adalah hidup gw.”. Walau tentu saja setiap orang punya pemahaman masing-masing dalam kalimat “main basket adalah hidup gw.”

Buat gw sendiri, main basket adalah cerminan kecil dari kehidupan. Jadi, kutipan (quote) apapun yang menurut gw keren, akan bisa diaplikasikan dalam kehidupan dan juga dunia main basket. Contohnya adalah kutipan nomor 37 di bawah ini :D (Semua kutipan gw dapatkan dari berbagai sumber di internet dengan mengabaikan hak cipta..hehee)

62283855c184fd752fddbf10987d7c922c36eafd_m

Mungkin banyak yang nggak setuju dengan kutipan di atas. Ya nggak apa-apa, perbedaan kan bikin keren :D

Aspac dan Satria Muda Sama-sama Yakin (Final IBL 2009)!

Kepercayaan diri anak-anak XL Aspac Jakarta saat ini sedang tinggi-tingginya. Pasca mengalahkan Garuda Flexi Bandung di semi final atau Final Four lalu, Aspac semakin sadar bahwa kekuatan mereka yang sesungguhnya mulai pulih. Kekuatan Aspac kini tidak lagi banyak bergantung kepada para pemain senior berbadan kekar dan tinggi namun mulai melamban seperti Vinton dan Joko. Andalan Aspac saat ini adalah Xaverius, Rizki, dan kembali stabilnya penampilan Isman Thoyib dan Riko. Kemampuan Coach Tjetjep dalam meramu tim pun semakin dahsyat. Tak pelak, kemenangan Aspac atas Garuda pada Final Four lalu disebabkan oleh strategi jitu Tjetjep.

n574388214_1201679_667

Satria Muda sendiri selalu akan beraksi tenang dan selalu percaya diri. Tim ini sudah padu sejak empat tahun lalu! Setiap pemain seperti sudah mengerti karakter masing-masing rekannya. Salah satu kunci kesuksesan SM adalah konsistensi mereka dalam bermain. Tim-tim terbaik IBL lain seperti Garuda, Aspac, dan CLS Knights sering mengalami fluktuasi kinerja pada setiap pergantian kuarter. Hal ini jarang bahkan tidak terjadi pada SM. SM bahkan seringkali menunjukkan kinerja yang membaik pada setiap kuarter. Kuarter tiga dan empat selalu menjadi tempat bagi SM untuk gas pol!

Jika kedua tim sama-sama yakin dan percaya diri, maka pembuktiannya adalah di lapangan esok hari, Britama Arena Sportmall Kelapa Gading Jakarta. Gw sih menjagokan Aspac :D

(Foto dari Ino. Foto lama, masih ada Yayan)

Masa Depan Basketball A Tribute to Michael Jackson

Masa Depan Basketball dan Masa Depan Freestyle Basketball akan menggelar sebuah acara yang bertajuk “Tribute To Michael Jackson” yang akan diselenggarakan pada tanggal 25 Juli 2009 di GOR Soemantri Brojonegoro [Pasar Festival Kuningan, Jakarta].

tributeMJ2

8 pilihan lagu hits Michael Jackson telah masuk proses mixing [yang nanti akan menggiringi performance Masa Depan Freestyle], kostum, serta koreografi dance akan berkolaborasi dengan atraksi freestyle basketball. Semuanya disuguhkan atas dasar kecintaan dan penghormatan terakhir kepada The King Of Pop, Michael Jackson.

For Information:

Richard ‘insane’ Latunusa [+62818.170.196]
Rico ‘spinboy’ Lubis [+62817.867.658]

For Merchandise Information:

Angel [+6221-990.73314]

Apa Kabar Final IBL 2009?

n81503550_31171383_6524

Tak ada kabar, tak ada cerita, tak ada jadwal yang dirilis, tak ada informasi kapan diselenggarakannya, tak ada yang tahu di mana penggelarannya, tak ada yang peduli tampaknya, dan akhirnya, semoga tak ada tak ada yang nonton!

Wooiii IBL, are you there??? Prihatin :(

Kevin Martin (Sacramento Kings), Akan ke Indonesia

Siapa bintang NBA yang bakal hadir lagi di Surabaya, Dua hari lalu (18/7) diungkapkan identitasnya di Opening Party Honda DetEksi Basketball League (DBL) East Java 2009. Pengumuman disampaikan di sela-sela pertandingan kompetisi basket pelajar terbesar itu, di DBL Arena Surabaya.

act_kevin_martin

Kevin Martin, top scorer Sacramento Kings, dijadwalkan tampil di Surabaya pada 15-18 Agustus mendatang. Pada hari pertama, dia akan menghadiri final Honda DBL seri Jawa Timur. Kemudian, dia tampil di Indonesia Development Camp 2009, memberi materi latihan kepada pemain-pemain terbaik DBL dari berbagai penjuru Indonesia.

Pemain 26 tahun itu tidak sendirian. Dia didampingi dua asisten pelatih NBA, yaitu Neal Meyer (Los Angeles Clippers) dan Joe Prunty (Portland Trail Blazers).

Menurut Azrul Ananda, commissioner DBL, pengumuman resmi seharusnya sudah dirilis NBA. Namun, karena aksi pengeboman di Jakarta Jumat lalu (17/7), pengumuman resmi ditunda dulu selama beberapa hari.

Kunjungan Kevin Martin ini merupakan lanjutan kerja sama jangka panjang antara NBA dan DBL. Pada Agustus 2008 lalu, DBL menyelenggarakan even resmi pertama NBA di Indonesia, yaitu NBA Basketball Clinic yang dibintangi Danny Granger (Indiana Pacers). Ketika itu, Granger melatih pemain-pemain pilihan DBL di Surabaya.

Pada Juni 2009 lalu, DBL juga telah sukses menyelenggarakan NBA Madness pertama di Indonesia. Event basketball lifestyle interaktif itu telah mengunjungi empat mal di Surabaya. Bintang New York Knicks, David Lee, tampil sebagai bintang utama didukung oleh Grizz, maskot Memphis Grizzlies, dan Miami Heat Dancers.

Kehadiran Kevin Martin merupakan kelanjutan langsung dari kunjungan Danny Granger. Indonesia Development Camp merupakan even pembinaan basket yang intensif. Selama tiga hari, sebanyak 161 student athlete (80 putra, 81 putri) dari 15 provinsi di Indonesia mendapat kesempatan belajar langsung dari NBA.

“Kehadiran Kevin Martin sudah sangat ditunggu-tunggu. Sejauh ini, semua masih berlangsung sesuai jadwal. Kami terus melakukan komunikasi dengan NBA. Kita harus bersikap optimistis dalam situasi seperti ini. Pihak NBA pun telah menyampaikan sikap optimistis,” papar Azrul.

Pembukaan DBL Fantastis

Pembukaan Honda DBL East Java 2009 dua hari lalu kembali menunjukkan bahwa kompetisi ini merupakan trendsetter penyelenggaraan basket di Indonesia. Meski bukan tontonan gratis, hampir 6.000 penonton bergantian memadati tribun DBL Arena, yang berkapasitas 4.400 penonton.

DBL Jatim Suasana

Di antara para pengunjung, ada dua tamu istimewa dari Darwin Basketball Association, Australia. Mereka adalah Don Sheppard (development manager) dan Allan Hilzinger (executive officer).

Mereka mulai mengenal kompetisi ini melalui situs resmi DBL, www.deteksibasketball.com, atas rekomendasi kalangan basket Western Australia. Tahun lalu, DBL memang sempat mengirimkan tim All-Star untuk bertanding di Perth.

Dalam pembukaan kemarin, rasa penasaran mereka terjawab. Apalagi, pertandingan pertama kemarin sangat dramatis, tim putra SMA Ta’miriyah Surabaya hanya menang satu angka, 38-37, atas SMA Untung Suropati Sidoarjo.

“DBL jauh lebih besar daripada kompetisi pelajar yang kami punya di Australia. Saya benar-benar menikmati penonton yang heboh. Konsep DBL luar biasa, dapat menyatukan seluruh komponen. Mulai sekolah, pemain, penonton, semuanya. Saya ikut tegang melihat pertandingan tadi,” aku Sheppard.

Saking senangnya, Sheppard berencana kembali lagi Agustus mendatang, melihat babak final dan Indonesia Development Camp 2009 yang diselenggarakan NBA dan DBL. “Saya akan mengajak anak-anak saya. Mereka sudah tak sabar untuk datang,” ucapnya.

Kalau Hilzinger mengaku melihat masa depan basket yang cerah di Indonesia. “Saya terkejut melihat banyak sekali manusia di DBL. Mereka sangat antusias. Saya yakin, lima sampai sepuluh tahun lagi, basket di Indonesia bakal lebih kuat dan besar karena DBL,” tuturnya.

Hilzinger mengaku pernah enam tahun melatih basket di Jepang. “Namun, di sana pun tak ada yang seheboh ini. (DBL) ini jauh, jauh lebih baik dari semua kompetisi pelajar yang pernah saya lihat,” pungkasnya.

Honda DBL East Java 2009 ini terbagi dalam dua wilayah. North, bermain di Surabaya, berlangsung sampai 12 Agustus mendatang. South, bermain di Malang, berlangsung 25 Juli sampai 11 Agustus. Juara kedua wilayah bertemu di Final East Java, 15 Agustus, yang rencananya dihadiri oleh Kevin Martin. (azz)

Kami Tidak Takut! #IndonesiaUnite

Dahsyat bagaimana jejaring media sosial dunia maya, internet, bisa membantu kita mengangkat kembali citra bangsa yang sedang terpuruk. Lewat twitter, hampir semua pengguna twitter di Indonesia menambahkan hashtag #IndonesiaUnite untuk menjadikannya topik paling hangat di ranah twitter.

Topik #IndonesiaUnite sebenarnya berisi pesan sederhana dalam berbagai nada dan kalimat yang intinya bahwa Indonesia tidak akan pernah terintimidasi oleh teror-teror yang pernah terjadi maupun mungkin akan kembali dialamatkan kepada negeri tercinta ini. Apapun bisa terjadi di dunia ini, tak terkecuali kelakuan orang-orang pengecut yang berjuluk teroris. Lewat twitter, facebook, blog, dan lain-lain kita menyampaikan kepada teroris dan dunia bahwa KAMI TIDAK TAKUT!

Slogan Kami Tidak Takut terinspirasi dari karya Pandji lewat musik hip-hop (Lihat videonya di youtube di atas). Antusiasme para penggiat twitter Indonesia dalam mengangkat topik #IndonesiaUnite ini menjadi perhatian dunia bahwa Indonesia adalah negara yang tak mudah diintimidasi. Kabar dari seorang teman gw bahkan mengatakan bahwa stasiun televisi CNN bahkan sempat mengangkatnya dalam salah satu liputannya.

Image212

(Foto: Tv One mewawancarai Pandji secara langsung pada program berita Kabar Siang pada jam 12 hari ini mengenai lagunya “Kami Tidak Takut” dan gerakan #IndonesiaUnite di twitter.)