Ringkasan Perjuangan Stadium Jakarta di Turnamen Pre-SEA Games, Singapura 5-7 Agustus Lalu

oleh: Adrian Yusuf Maringan Pardede

Pada tanggal 5-7 Agustus yang lalu, Stadium Jakarta mengikuti sebuah event basket yang diadakan di Singapura. Jujur ini pertama kalinya gw lihat Stadium Jakarta bertanding secara langsung. Gw gak sabar untuk lihat pemain Stadium Jakarta secara langsung seperti Merio, Ruslan dan beberapa pemain yang baru bergabung seperti Evin & Pattikawa (sebelumnya dari Citra Satria) dan Fattah (sebelumnya dari Satria Muda), karena selama ini gw hanya bisa lihat mereka di website NBL Indonesia *Makasih NBL Indonesia

vs Trinity University of Asia (Filipina)

Gokil!! Stadium benar-benar menunjukan kelasnya di sini. Di pertandingan ini, Stadium Jakarta lebih menguasai pertandingan dari awal sampai akhir. Stadium Jakarta menang karena bermain lebih tenang, passing cepat dan akurat. Ruslan juga sempet “Two Handed-Slam” berkat assist dari Budianto. Mantap banget!! Three point Stadium juga tajam banget, ada lebih dari 10 kali sepertinya. Fattah, Pattikawa dan Evin langsung nge-tune sama Stadium. Stadium Jakarta menang, 86-69.

vs Tim Nasional Singapura (Singapura)

Ini pertandingan yang ditunggu–tunggu! Gw yakin banget, kalau penampilan Stadium Jakarta seperti kemarin, Singapura juga lewat nih. Dan itu terbukti, Stadium berhasil menggebrak di awal–awal pertandingan,. First quarter pun mereka unggul atas Singapura. Nahhh disini kejadian yang menarik, kepemimpinan wasit sudah mulai ngaco. Berkali-kali wasit memberikan keuntungan kepada kubu tuan rumah. Ada momen juga di saat Ruslan terjatuh lumayan keras saat offensive rebound, yang mengakibatkan Ruslan cedera tangan. Ada juga momen di mana Singapura berkumpul layaknya timeout sampai 5–10 detik padahal saat itu lagi inbound passing untuk Indonesia, tetapi wasit tidak memberikan Technical Foul. Hasil akhir 51 – 69 untuk kemenangan Singapura. Not a good result for Stadium Jakarta, but salute for the fighting spirit till the end of the game!

vs Malaysia Police (Malaysia)

Pertandingan terkahir Stadium Jakarta di Singapura. Untuk pertandingan hari ini diadakan siang sekitar jam 2 siang waktu Singapura. First Quarter, tempo permainan agak lamban, mungkin kedua tim lelah setelah dua hari berturut-turut tanding, ditambah malam sebelumnya mereka bertanding. Stadium Jakarta lagi-lagi menguasai pertandingan di awal-awal. Nahhhh ini yang menarik, lagi-lagi kepemimpinan wasit diragukan disini. Percaya atau tidak, dari quarter 1 sampai 3, Stadium Jakarta pasti selalu dapat Team Foul. Kalau gw gak salah hitung, hampir setengahnya point dari Malaysia, semuanya berasal dari Free Throw. Berkali-kali wasit memberikan keuntungan kepada kubu Malaysia. Ruslan dan Iskandar juga fouled out! Once again, not a good situation for Stadium Jakarta. For the second time, gw terkagum-kagum dengan fighting spirit yang ditunjukin Stadium Jakarta! Walaupun dalam keadaan tertekan, passing-passing dan penetrasi dari pemain–pemain Stadium Jakarta berhasil membuat Tim Malaysia kerepotan. Set Play yang cantik dan Fast Break yang cepat membuat Stadium Jakarta memenangkan pertandingan ini. Final Score 61 – 58

Overall, gw gak sabar buat liat penampilan Stadium Jakarta di musim baru NBL Indonesia!! Semangat juang yang mereka tunjukan di Singapura, patut diacungi empat jempol terlepas dari kepemimpinan wasit yaaa. Gw harap bakal lebih banyak lagi tim–tim NBL Indonesia yang datang ke Singapura, dan pastinya bakal gw tonton dong!

*Adrian adalah penggemar berat bola basket nasional di Singapura dan sangat mengagumi sosok Azrul ☺ (Semoga bisa ketemu beliau suatu saat)

Sampai Jumpa dan Sukses Selalu Buggi Setyawan

Bergabungnya Agustinus Dapas Sigar dari Garuda Bandung serta Ngurah Teguh dari Citra Satria tidak serta merta menambah kebahagiaan kepada para pendukung MUBA Hangtuah Indonesia Muda Sumatera Selatan. Pengumpul angka terbanyak mereka di musim 2010-2011 lalu, Buggi Setyawan justru memutuskan untuk berhenti bermain basket dan bekerja pada salah satu televisi swasta.

Buggi yang sepanjang musim 2010-2011 hanya sekali tak tampil membela MUBA, mencatat rekor total 339 poin atau rata-rata 13 poin per game. Catatan ini adalah salah satu catatan terbaik dalam deretan pencatat angka terbanyak di NBL Indonesia.

Mulai Agustus ini, dia sudah resmi tidak di Muba lagi. Buggi memutuskan bekerja di stasiun televisi. Kami sudah berusaha membujuk, namun pilihan hidup seseorang tentunya tidak bisa terlalu kami campuri. Kami menghargai sekali pilihan Buggi,” ujar General Manager Muba Hangtuah IM Sumsel, Ferri Jufry (via Indopos).

Saya bisa seperti sekarang, karena basket. Saya memilih bekerja (di luar basket), bukan berarti dunia basket tidak bisa menghidupi pemain. Namun, dengan pindah kerja ini saya berharap bisa lebih punya kesempatan melanjutkan kuliah S-2,” kata Buggi (via Indopos).

Perginya Buggi dari basket profesional akan membuat kita merindukan karakter seorang pemain yang berani menembak ketika pemain penjaga lengah atau sengaja memberi ruang tembak kepada penyerang. Buggi adalah tipikal pemain lengkap yang membuat triple threat adalah benar-benar tiga ancaman yang menyeramkan. Banyak pemain tidak sekomplit Buggi.

Jadwal Pertandingan 1st SEABA U16 Championship for Men, 9-13 Agustus 2011

Semua pertandingan diadakan di Kuala Langat Basketball Stadium Malaysia. Siaran televisi? Menurutmu? :D

Selasa, 9 Agustus 2011

7:00 PM, Indonesia vs Singapore
9:30 PM, Malaysia vs Philippines

Rabu, 10 Agustus 2011

7:00 PM, Singapore vs Laos
9:00 PM, Philippines vs Indonesia

Kamis, 11 Agustus 2011

7:00 PM, Indonesia vs Laos
9:00 PM, Malaysia vs Singapore

Jumat, 12 Agustus 2011

2:00 PM, Laos vs Philippines
4:00 PM, Indonesia vs Malaysia

Sabtu, 13 Agustus 2011

7:00 PM, Philippines vs Singapore
9:00 PM, Malaysia vs Laos