Terima Kasih untuk 5 Kelompok Pembuat Basket Indonesia Bertahan :D

Rasanya komentar-komentar seru di “Terbanglah Tinggi Bola Basket Indonesia” sudah mereda. Beberapa komentar memang sangat pedas dan mungkin menyakitkan hati orang lain tanpa disadari. Tetapi tak bisa dipungkiri juga, banyak dari komentar tersebut sangat masuk akal dan sangat memberi masukan bagi banyak pihak yang cinta dan aktif secara langsung membangun basket Indonesia. Barangkali :)

Kita mengerti bahwa untuk membangun basket Indonesia yang kuat membutuhkan pembinaan yang terpadu dari usia dini, dan tentu saja dengan pendanaan yang berlebih. Cukup saja tidak cukup. Karena kalau hanya cukup, kita seperti tak memiliki ruang untuk berimprovisasi, mencoba-coba hal baru yang siapa tahu memberi hasil yang baik. Membangun basket Indonesia yang ideal adalah dengan berjualan. Dana berlebih untuk membangun basket Indonesia idealnya didapatkan dari laba berjualan, di mana yang dijual adalah basket itu sendiri dan segala yang terkait di sekitarnya. Tanpa itu, rasanya sulit kita akan hidup apalagi berkembang :(

Tetapi kenyataannya, ternyata kita hidup dan berkembang. Padahal basket kita dari sisi dagang sepertinya belumlah menguntungkan. Basket kita hidup dan berkembang disebabkan oleh kepedulian. Dan orang-orang yang peduli sama basket Indonesia, sangat-sangat luar biasa pengorbanannya. Pengorbanan yang bikin kita bisa geleng-geleng kepala!

Melalui tulisan ini gw pribadi ingin mengapresiasi orang-orang yang peduli dan berkorban untuk basket apapun motifnya. Gw mengetahui beberapa orang, kenal -walau mereka gak kenal gw, saling kenal, atau tidak kenal sama sekali namun pengorbanan dan pengabdiannya sangat terkenal!

1. Manajemen Tim Nasional Indonesia

Menjadi pengurus apalagi manajer tim nasional bukanlah sebuah hal sepele. Sudahlah beban target yang tak ringan, mereka juga dituntut untuk mencapai target tersebut tak peduli bagaimana caranya. Adakah yang pernah berpikir dari mana tim nasional mendapatkan duit untuk berlatih ke sana-sini, atau dana untuk sekadar berlatih sehari-hari? Jika jawabannya adalah pemerintah. Hufff.. *cape deeh -__- Kita harus berterima kasih kepada orang-orang yang mendanai segala kepentingan dan kebutuhan tim nasional Indonesia.

2. Para pemilik klub basket

Baik klub-klub NBL Indonesia, maupun klub-klub lainnya. Jika memiliki sebuah klub basket adalah sebuah entitas bisnis, gw belum yakin ada klub basket di Indonesia yang sudah meraih untung. Buntung? Hmm.. :P Lalu apa motifnya jika bisnisnya belum menguntungkan tapi selalu setia mengurus basket? Nah, lu tanya deh kenapa orang tua kita ngurusin kita dari kecil sampai gede padahal kerjaannya nyakitin hati orang tua melulu :)

3. Para pemain dan penggemar basket

Yes, kita semua. Dari yang 12 orang di Pelatnas sampai sekelas gw yang field goalsnya gak terpantau radar saking rendahnya. Atau yang sekadar nonton doang kayak sobat-sobat gw yang suka nonton basket. Kenapa kita terus main basket? Karena kita cinta permainan ini. Yup, ucapkan terima kasih kepada diri sendiri. Bersyukur kepada Tuhan masing-masing. Sekali kita tak cinta lagi pada basket, insyaAllah basket pasti mati. Setidaknya kehilangan seorang fan laah.. :)

4. Perbasi

Yoi, kalian gak salah baca. Perbasi! Gw gak tahu lah kalau Perbasi di tuding ini-itu blah.. blah.. blah.. Tapi saat ini, dari beberapa teman yang bekerja di Perbasi saat ini, yang gw lihat lebih banyak pengabdian di tengah keterbatasan. Jadi ketika ada komentar di tulisan Udjo yang mengatakan “Kalau SEA Games November nanti Indonesia kalah lagi, tidak meraih emas, bersediakah para pengurus teras Perbasi mundur dengan ksatria dan terhormat?” yaelaahhh, mereka bukan direktur perusahaan gede lagi yang gajinya milyaran. *walau tentu saja hal ini gak boleh jadi alasan yaa pengurus Perbasi :)

5. Penyelenggara kejuaraan-kejuaraan basket, sponsor dan semua yang terlibat di sana

NBL Indonesia, DBL Indonesia, PopMie Basketball, LA Streetball, kejuaraan 17-an, antar kampung dan lain-lain. Kejuaraan atau pertandingan basket adalah puncak dari kenikmatan bermain basket. Menang atau kalah membawa keindahan, kenikmatan, dan pelajaran masing-masing. Jika penyelenggaraan kejuaraan atau pertandingan basketnya bermotif dagang, semoga dagangannya laris. Jika bermotif promosi produk, semoga promosinya sukses!

Terima kasih semuanya :D

*Jika ada yang belum tersebut, mohon maaf yaa. Tambahkan di komentar, nanti gw update deh tulisannya :)

Iklan

7 pemikiran pada “Terima Kasih untuk 5 Kelompok Pembuat Basket Indonesia Bertahan :D

  1. Jangan lupakan kejuaraan amatir antar kelompok umur kang.. Mini-basket, tunas, junior, divisi2, divisi 1, dst.. :p

  2. Sebenarnya agak miris membaca komentar2 di tulisan si udjo, La mereka se enak udelnya bla bla bla ini itu lah..

    heyy semua program yang di buat oleh timnas dengan mendatangkan NBA legend, NBA players, atau pun mengirimkan timnas ke Austarlia adalah bentuk dari ke inginan pencapaian yang maksimal dari mereka…

    Klu belum sampei target mah itu hal biasa, yang penting sekarang usaha..

    Target Emas Timnas mah itu pun juga biasa, saya ingat waktu kecil mah di tanyak Emak saya…
    “Matt nanti sudah besar mau jadi apa??” saya menjawab dengan Tegas “Presiden mom!!” jawab saya lantang, nah lo , itu cita cita saya dulu.. sekarang gak jadi presiden yaa gak papa, yang penting saay punya cita cita jadi presiden.. itu yang membangakan saya sekarang..

    Gagal juga bukan hal yang aneh, bagi saya gagal itu mah sebagian dari iman, sangking berharganya sebuah kegagalan itu…
    jadikan pelajaran kekalahan kemarin, berlahan kita pasti bisa…
    , tetap optimis.. ingat pilsafah Donat

    “orang orang Optimise ngeliat Donatnya, yang pesimis ngeliati Lobang nya…”
    Banyak orang orang yang koment di sana adalah orang2 yang hanya melihat lobangnya..

    Heyy Gakk Kenyang!! ;p

  3. tambahin ya… thanks to the haters! hehe ga salah sebut kok saya… tanpa para “pembenci” dan “pengkritik” Basket Indonesia gak akan pernah maju! dengan “mulut pedas” mereka lah semangat pecinta basket bisa terbakar untuk membuktikan bahwa Basket Indonesia bisa terus maju dan akan terus maju!

    Hidup Basket Indonesia!

  4. ada 1 lagi nih kang, awak media! :D
    kameramen, fotografer, penulis, reporter, dll. Mereka selalu tunjukin betapa meriahnya di lapangan daripada hanya nonton di tv, tanpa penulis kita nggak bakal tau gimana jalannya pertandingan kalo pas gak disiarin di tv, tanpa fotografer kita nggak bakal bisa liat kejadian seru buat berkali-kali :D

  5. @yoga :fisioterapis juga dong : D menangani dan mencegah atlit basket cedera…saat cedera kan bermain pun gak maksimal wkwkwkw

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s