Apakah Om Lolik Terlalu Tua untuk Tim Nasional Indonesia?

Hahaa.. tentu saja tidak :) Mengingat kemampuan I Made Sudiadnyana atau akrab dipanggil Om Lolik masih sangat prima, bahkan tak kalah mantap dibandingkan yang muda-muda.

Pencoretan nama Om Lolik dari skuad Timnas yang akan berlaga di SEA Games 2011 nanti menuai prasangka bahwa Om Lolik sudah tak pantas lagi mengisi skuad Timnas dikarenakan usianya yang sudah kepala empat. Gw sih yakin, usia bukanlah alasan utama pencoretan Om Lolik. Usia Om Lolik sangat-sangat tidak berdampak kepada performanya di lapangan. Pola makan dan hidup sehat yang kerap ia ceritakan tampaknya adalah penjaga utama kebugaran dan kekuatan Om Lolik.

Lalu mengapa Om Lolik dicoret?

Hanya Tuhan dan staf pelatih Tim Nasional yang tahu. Jika dilirik dari sudut stamina dan performa, ada kejadian unik waktu scrimmage game NBA Indonesia Development Camp 2011 yang baru lalu. Ketika tengah bertanding, Om Lolik mendapat defensive rebound. Tidak melihat rekan yang leluasa untuk menjadi target passing, Om Lolik langsung menggiring bola. Om Lolik melakukan offense cepat dan tentunya bertenaga. Tanpa mampu dihentikan oleh satu pun pemain yang bertahan, Om Lolik berhasil menyarangkan sebuah tembakan lay-up dan masuk!

Salah satu koordinator camp, langsung memotong pertandingan sejenak dan berteriak, “kalian pada ngapain gak ada yang coba menghentikan Lolik??! Dia sudah 40 tahun!!!” Semua pemain terdiam. Om Lolik senyum :) Sebenarnya, gak semuanya terdiam. Ron Harper yang ada di sebelah gw berbisik “now I know what you’re talking about.”

Sehari sebelumnya, Ron Harper ngobrol-ngobrol dengan gw. Ketika sedang scrimmage game, Ron bertanya pada gw “bagaimana menurut lu tentang Lolik?” Gw menjawab dengan antusias, “gw, suka Lolik. Dia MVP kami di musim yang baru lalu. Setiap kali Lolik nge-drive, gak ada yang bisa atau berani jaga. Fisiknya sepertinya keras banget!”

Ron Harper nggak setuju dengan gw. Menurut Ron, Lolik kadang main sendiri. Pola yang sudah tertata jadi buyar ketika Om Lolik mendapat bola. Gw sih ngangguk-ngangguk aja (dalam hati gw menggerutu, “juara NBA mau lu ajak berdebat Dan?” -___-). Sejak obrolan itu, ketika sesekali Om Lolik membuat kesalahan, Ron Harper menoleh ke gw dan menunjukan gestur seolah berkata “see what I mean?” – “bener kan kata gw?” Lagi-lagi, gw hanya senyum. Ada benarnya (“untung lu temannya Jordan!” :P).

Dalam sebuah scrimmage game yang lain, Om Lolik terdesak di luar garis three-point. Ia dalam posisi terjebak double team dan tim defense menerapkan strategi defense nge-“trap”. Alternatif passing terdekat Om Lolik terkunci oleh pemain bertahan lain. Alih-alih menunggu pergerakan kawannya yang lain yang meminta bola, dengan melakukan pivot, Om Lolik malah menembak sehingga sangat-sangat mempertunjukan sebuah tembakan yang “maksa”. Ketiga koordinator camp memperlihatkan bahasa tubuh kekecewaan. Ron Harper yang ada di dekat gw langsung noleh lagi “ah, see?”

Meskipun rasanya penampilan Om Lolik saat NBA IDC 2011 tidak segarang di NBL Indonesia musim 2010-2011 ketika ia menjadi MVP, Om Lolik menerima pujian yang seimbang. Pujian terutama karena kemampuannya, dan ketahanan fisiknya yang masih sangat luar biasa di usia 40 tahun. Determinasi Om Lolik yang benar-benar bak panser dan tak mampu terhentikan seringkali mendapat pujian dan geleng-geleng kepala terheran-heran dari para koordinator camp. Ketika Om Lolik melakukan aksi individunya yang dahsyat dan bertenaga dan menghasilkan angka, giliran gw yang menoleh ke Ron Harper dan dia tersenyum seolah bilang “ya.. ya.. You’re also right.” :D

Balik lagi.. Jadi apakah faktor usia yang menyebabkan Om Lolik harus meninggalkan Pelatnas? Gw rasa pasti bukan itu jawabannya. Karena usia Om Lolik justru mengundang kekaguman di tengah eksistensinya yang masih sangat luar biasa. Pasti ada faktor lain, dan hanya Tuhan dan tim pelatih yang tahu :D

Om Lolik sendiri kabarnya nyantai menanggapi pencoretan dirinya. “Ini kesempatan bagi yang muda-muda,” kata Om Lolik via NBL Indonesia. Yes, tepatnya tantangan Om :D

12 pemikiran pada “Apakah Om Lolik Terlalu Tua untuk Tim Nasional Indonesia?

  1. Bukan soal usia lah. Kalo soal usia pasti sudah dari awal Om Lolik tidak diikutkan seleksi. And we all know he’s great.
    Lebih karena kebutuhan tim dan strategi sepertinya, atau ya memang cuma Tuhan dan tim pelatih yang tau :).

  2. Setuju sama Divardha. Klo emang krna faktor usia, buat apa Om Lolik dipanggil pelatnas dari awal? Mungkin emang Lolik dicoret karena ga bs masuk system yg udah diterapkan pelatih, seperti yg udah dibahas blog lu yg smalem kang. Tp sayang aja menurut gw klo Lolik dicoret. Pengalamannya bakal berguna banget buat Sea Games nanti. Pemain2 muda dan yg baru main di Timnas pasti perlu sosok yg bisa “ngayomin”. Dan Om Lolik orang yg tepat untuk itu.

  3. Menarik juga komentar-komentar Ron Harper. Dia cuma kenal Lolik 3-4 hari tapi bisa ngeliat karakternya.

    Rasanya sih gini, di timnas itu kan udah pemain-pemain terbaik. Kalau cuma skill individu pasti semua bagus. Yang ngasih nilai tambah itu ya team playnya. Kalo digabung sama pemain-pemain lain yang sama-sama bagus bisa main bareng apa ngga.

  4. daku kagum dgn lolik.sempet heran jg knp dia coret,soalnya semua syarat pebasket hebat ada di dia.tp kenyataan bahwa tidak ada gelar juara buat tim selama karirnya bs jd salah satu alasan pencoretannya :)

  5. Seandainya saya menpora, PASTI saya akan intervensi timnas basket. Kayaknya kalo FIBA memperbolehkan deh pemerintah intervensi, ga kayak PSSI :)

  6. Klo usia saya rasa tidak jd alasan tapi ad yg lebih penting coba diingat bepara kali tim yg di bela lolik jd juara?? dan berapa kali dia jd pemain terbaik (MVP)?? Kesimpulannya???????? udah bisa jawab sendiri kan :)

  7. Jadi MVP itu penghargaan yg istimewa banget, membuktikan bahwa pemain itu adalah pemain yg terbaik. Jadi juara? Ga cuma butuh 1 pemain yg baik,tp 12 pemain yg baik, coaching staff yg cerdas, dan manajemen yg OK. Jadi kalo argumentasi Lolik dicoret karena ga pernah juara, saya ga sependapat. Itu nasib om Lolik belum dapet susunan tim yg OK. Seperti LeBron di Cavaliers (may God forgive him), MVP tapi ga juara, ga pantes masuk timnas?

  8. Saya termasuk orang yang angkat topi terhadap Lolik, Luar biasaaa, Pemain yang punya nyali, down to earth, setia dan seorang atlit yang luar biasa. Tidak mudah pemain di usia seperti dia bisa menjaga stamina dan kondisi. Kalo soal juara, sebenarnya dia bisa juara kalo saja dia mau terayu untuk pindah ke klub yang kuat pada saatnya seperti Aspac dan Satria Muda tapi dia tetap setia dengan Bhinneka, alasan “Aku kasihan sama Pak Halim”, Pindah akhirnya karena Bhinneka bubar. Di Garuda dengan tim bertabur bintang, tetap saja menjadi MVP, kalaupun Garuda belum juara bukan karena salah Lolik semata, banyak faktor , lakers bulls butuh Phil Jackson diantara puluhan pelatih NBA untuk menjadi juara di NBA

    Pada saat pelatnas di Jakarta ataupun ketika menjelang final NBL sering saya berpapasan dengan Lolik sabtu minggu sore sedang joging (mungkin lebih tepat berlari hehehe ngebutt abiss joggingnya) , saya tegor “oiii ingat umur” jawabnya sambil lari “ini ingat umur makanya jogging”

    Ahhh I will miss him ketika timnas kita berjuang di kejuaraan Seaba dan juga nantinya di Sea games but not like Shaq I hope he will continue to play at NBL , at least he can retire after he gets his first ring :) he really deserve it

    Indonesia #goforgold

  9. Kita semua tau..kemampuan om lolik..tau banget..sya fans berat beliau..terutama saat duetnya dg kingday di Bhinekka..tpi untung skrang ini..ada baiknya regenerasi..sangat perlu regenerasi itu..seperti klo ditim bola itali waktu juara dunia 2006,,maldini mengundurkan diri dari tim,pdahal sblumnya dy baru juara champion di milan..tpi itali bsa juara dunia tanpa dy..nah,g ada salahnya om lolik tercoret,jadi bsa regenerasi..dan biarkan yg muda berkreasi..insya Allah,Indonesia dapet hasil maksimal!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s