Waktunya Penggemar NBA Baru Menentukan “Agama” Baru!

Final NBA game 1 antara Miami Heat melawan Dallas Mavericks akhirnya dimenangkan oleh Miami dengan skor 94-82. Hampir semua akun twitter yang gw ikuti membicarakan game ini. bahkan yang biasanya lebih sering ngobrolin sepak bola sekalipun. Final NBA merupakan salah satu laga “hari besar” NBA yang terpenting yang wajib disaksikan oleh penggemar basket di dunia. Apalagi jika tim yang berlaga adalah tim idola. Tim yang seolah telah menjadi “agama” masing-msing “pemeluk”-nya :D

Tim idola a.k.a. “agama”! Aha! Bagi generasi kolot yang sudah menyaksikan NBA sejak 20 tahun lalu atau 10 tahun lalu barangkali telah memiliki tim idolanya masing-masing. Bagaimana dengan anak-anak sekarang? Barangkali, bagi anak SD atau SMP yang baru mulai serius menggemari menikmati bola basket, terutama NBA, saat ini lah salah satu waktu yang tepat untuk menentukan “agama”!

“Agama”? Yup, agama! Menggemari sebuah tim olah raga; sepak bola atau pun basket kini bak memeluk sebuah agama. “Kita pasti pernah dan banyak mendengar seseorang berpindah agama, namun berpindah mengidolakan sebuah tim olah raga satu ke tim lain, sangat jarang terjadi!” Demikian kata-kata yang sering gw dengar mengenai fanatisme dalam mendukung sebuah tim olah raga. Seringkali memang berlebihan :P

Banyak hal yang menyebabkan seseorang menggemari sebuah tim olah raga (basket). Entah karena salah seorang pemainnya. Entah karena timnya sedang jago-jagonya. Atau sedang cukup dominan, dan lain-lain. Di tahun 1990-an, gw mulai “memeluk” Manchester United sebagai tim andalan di sepak bola. Saat itu Manchester United memang tengah sangat dominan di Inggris dan bahkan menjuarai liga para juara Eropa di ujung 1990. Beberapa teman gw pun menyukai Real Madrid, dan atau AC milan yang juga tengah dominan di negaranya masing-masing.

Di NBA, gw langsung jatuh cinta dan memeluk “agama” Seattle Supersonics. Sebenarnya Sonics nggak jago-jago amat kala itu. Namun aksi-aksi spektakuler dari Gary Payton dan Shawn Kemp berhasil meyakinkan iman gw untuk bergabung. “Iman” gw berbalas manis ketika Sonics masuk final tahun 1996, walaupun akhirnya kalah dari Bulls yang hoki diperkuat kembali oleh si “nabi” 23. “Iman” gw tengah diuji :))

Hingga kini, gw masih sulit mencari “agama” pengganti semenjak bubarnya Seattle Supersonics. Banyak yang menyarankan untuk “memeluk” Oklahoma City Thunder yang merupakan terusan “mazhab” Sonics. No, rasanya berbeda :P

Kini, LeBron James, Wade, dan Bosh tengah mengemban tugas menjadi misionaris membawa “agama” mereka, Miami Heat untuk dipeluk oleh lebih banyak lagi penganut terutama penganut muda dengan cara berusaha menjuarai NBA 2010-2011. Demikian pula “utusan” lain dari “agama” yang satu lagi, Jason Kidd dan Nowitzky menyiarkan dan “mendakwahkan” Dallas Mavericks. Sebelumnya, telah berlalu beberapa “utusan” dengan “agama”-nya masing-masing; Derrick Rose dengan Bulls, Kevin Durant dengan Thunder, Kobe Bryant dengan Lakers, dan lain-lain :D

Beruntung, bagi yang muslim (agama beneran ini mah), “agama” basket ini gak begitu banyak mengganggu ritual agama sesungguhnya karena laganya dilangsungkan di pagi hari waktu Indonesia. Bandingkan dengan “agama” sepak bola di mana para pemeluknya/”pemeluknya” bangun di tengah malam, bukan untuk shalat tahajjud, tetapi untuk “beribadah” lainnya :D *Rasanya “agama” Barcelona FC sedang menuai banyak “pemeluk” baru beberapa hari belakangan ini, termasuk si…

6 pemikiran pada “Waktunya Penggemar NBA Baru Menentukan “Agama” Baru!

  1. Sejak penyebaran agama o/ nabi #23 berakhir mungkin banyak yg ‘tak beragama’.. Too soon to tell, tapi setelah final ini mungkin banyak yg memeluk agama yg disebarkan oleh nabi #6 dan #3 :)

    1. Harus diakui “santo-santo” Barcelona bermain luar biasa saat itu. Membungkam siapapun penghujat mereka.

      *lah, malah ngomongin sepak bola??!!! Hahahaaa.. :))

  2. kalo saya mah dari dulu pemeluk agama Dallas…. gak bakal pindah – pindah… sejak 1998 itu nabinya uda mulai dirk nowiztki (yang baru masuk) dan ketambahan pendeta Steve nash… :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s