“Safe Area Goražde”, Apa yang Terjadi di Bosnia ketika Michael Jordan Sedang Jago-jagonya!

Berapakah harga atau nilai dari sikap menghargai perbedaan dan keragaman? Banyak orang barangkali akan mengatakan “tak ternilai”. Nilainya tak bisa diukur dalam satuan tertentu. Harganya lebih berasa abstrak berupa sebuah kedamaian dalam hidup berdampingan dalam keragaman, keindahan menyaksikan rupa-rupa hasil karya perbedaan, saling hormat-menghormati dan toleransi bahkan saling menghargai. Barangkali, barangkali karena bentuk nilainya yang abstrak, terkadang kita justru lupa betapa pentingnya sikap menghargai sebuah perbedaan.

Jika keuntungan karena memiliki sikap menghargai perbedaan memiliki nilai yang abstrak, lain halnya jika kita tidak memiliki sikap tersebut. Membenci kelompok lain yang berbeda membangun prasangka-prasangka negatif. Prasangka negatif yang sangat mungkin membawa kita kepada dampak terusannya; kebencian, yang kemudian menyulut pertikaian. Dalam catatan sejarah, kebencian sebuah kelompok mayoritas atau berkuasa dan memiliki daya atas kelompok minoritas yang tak berdaya kerap berujung penindasan. Dan beberapa kali, ujungnya adalah pembantaian!

“Safe Area, Goražde” adalah sebuah novel grafis karya Joe Sacco yang terbit di tahun 2000 lalu. Novel ini ternyata agak telat gw baca karena novel grafis Joe Sacco yang lain, “Palestine” diterbitkan tahun 2001 telah lebih dulu gw baca. Safe Area bercerita tentang perang Bosnia (baca: pembantaian etnis Bosnia) di tahun 1992 hingga 1995. Sebuah perang yang dipicu oleh sikap tidak menghargai perbedaan.

Bagi beberap pihak, kejadian di Bosnia pada tahun 1992-1995 dikatakan sebagai perang, dan memang terjadi perang. Namun bagi banyak orang, apa yang terjadi sebenarnya adalah pembantaian etnis lemah oleh etnis yang jauh lebih kuat yang tak memiliki apresiasi atas keragaman dan dengan sengaja menumbuhkan rasa paranoid pada diri sendiri lalu dikembangkan menjadi sebuah propaganda.

Melalui novel grafis ini, Joe sacco menggambarkan dengan sangat baik situasi yang terjadi di Goražde, salah satu kota di Bosnia yang penduduknya dibantai. Joe Sacco menceritakan kembali cerita-cerita dari warga Goražde yang selamat. Kengerian dan ketegangan berhasil digambarkan dengan baik oleh Joe sacco melalui guratan-guratan gambar komiknya. Dan juga kalimat-kalimat satirnya. Selain ketegangan dan kengerian, Joe Sacco juga menceritakan kehidupan sehari-hari warga Goražde yang masih tegang dalam masa gencatan senjata yang tak menentu.

Kembali ke nilai atau harga dari sebuah “penghargaan atas keragaman”, harga dari hilangnya sikap ini pada konflik Bosnia adalah sekitar 100.000 hingga 110.000 manusia kehilngan nyawa, dua juta lebih pengungsi, dan ah, banyak, sangat banyak sekali korban perkosaan. Itu semua belum termasuk kerugian materi.

Novel ini bagus untuk dibaca karena ketika kita, anak basket sedang asyik masyuk menikmati kehebatan Michael Jordan yang berlaga lalu pensiun lalu masuk lagi ke Chicago Bulls hingga 1998, di belahan dunia lain, di Bosnia, ada pembantaian masal! Baca buku, buka mata :(

*ada dua scene dalam novel grafis ini di mana sang tokoh tengah membicarakan Michael Jordan dan Clyde Drexler :P

Satu pemikiran pada ““Safe Area Goražde”, Apa yang Terjadi di Bosnia ketika Michael Jordan Sedang Jago-jagonya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s