Persaingan Semakin Panas, Penuh Kejutan! (Hari 3, L.A.L. World Challenge 2011)

oleh: Rony Tjong

Memasuki hari ketiga, peta persaingan di L.A.L. World Challenge 2011 semakin panas. Tidak ada lagi terlihat dominasi dari tim-tim kuat, seluruh tim punya kans yang sama untuk meraih kemenangan. Meskipun hanya bersifat turnamen, seluruh tim berjuang habis-habisan untuk menjadi yang terbaik. Hari ketiga, di game pertama mempertemukan Sunlot Guang Tian Dui menghadapi Melaka Selection. Selanjutnya, giliran tuan rumah CLS Knights Surabaya meladeni Gold Coast Australia yang diprediksi akan menjuarai turnamen ini. Pertandingan terakhir, mempertemukan dua tim Indonesia Aspac Jakarta dan Muba Hangtuah.

Ketiga pertandingan berjalan sangat panas dan penuh kejutan. Sunlot China dan Melaka Selection adalah dua tim yang belum pernah meraih kemenangan di ajang LALWC. CLS Knights dan Gold Coast adalah dua tim yang belum terkalahkan. Sedangkan partai Aspac dan Muba di penutupan, merupakan persaingan antara kedua kontestan yang berasal dari NBL Indonesia. Sunlot China akhirnya berhasil memetik kemenangan pertama lewat babak over time, dan CLS Knights berhasil menghajar tim kuat calon juara Asal Australia, serta terakhir Muba Hangtuah berhasil memenangkan duel antara tim Indonesia.

Sunlot Guang Tian Dui Raih Kemenangan Pertama dengan Susah Payah

Pertandingan antara Sunlot Guang Tian Dui dan Melaka Selection berjalan sangat ketat. Kedua tim saling bergantian memimpin. Karakter permainan antara tim China dan tim Malaysia kurang lebih sama, lebih banyak mengandalkan penetrasi-penetrasi ke jantung pertahanan ketimbang melakukan tembakan-tembakan jarak jauh. Kedua tim, sama-sama menunjukan keinginan untuk merebut kemenangan dalam pertandingan ini.
Pertandingan berjalan imbang, sampai akhir pertandingan skor masih tetap 78 sama. Dilanjutkan kedalam babak OT (over time), Melaka Langsung tancap gas untuk meninggalkan Sunlot 86-81. Berkat penampilan gemirlang dari Chen Rongren (Eks Huaqiao University-salah satu tim peserta CUBA), Sunlot China berhasil menyamakan kedudukan 88 sama di sisa waktu satu menit. Akhirnya, Chen Rongreng juga yang berhasil memastikan kemenangan bagi Sunlot China lewat fade away jump shot di detik-detik akhir. 90-88 untuk Kemenangan Sunlot Guang Tian Dui.

CLS Knights Beri Pelajaran bagi Gold Coast Australia

Kejutan terjadi di pertandingan kedua, antara CLS Knights yang berhadapan dengan Gold Coast Australia. Bermain di kandang sendiri, para punggawa CLS Knights tidak ingin dipermalukan oleh James Harvey dan kawan-kawan, seluruh pemain CLS Knights bermain dengan hati sebagai pemenang. Mereka sangat rajin melakukan penjagaan terhadap pemain-pemain Gold Coast. Tidak hanya itu saja, Anak-anak CLS Knights sangat bagus dalam membangun serangan, dan harus diakui akurasi tembakan anak-anak CLS Knights sangat bagus malam itu.

CLS Knights langsung menggebrak di awal-awal pertandingan lewat tembakan-tembakan jarak jauh dari Sandy Kusuma dan Chris Commons. Kedua pemain ini lah yang menjadi bintang malam itu dengan perolehan 21 Poin bagi CLS knights. CLS Knights terus meninggalkan Gold Coast dengan selisih poin 13 di akhir babak pertama. Memasuki quarter ketiga, Gold Coast mulai bangkit dan mengejar CLS Knights lewat duet James Harvey dan Pero Vasiljevic.

Beruntung CLS Knights memiliki Dimaz Muharri, ia berhasil mematahkan momentum dari lawan dengan kemampuan spesialis dia melakukan Steal. Tercatat di hari itu, Dimaz berhasil melakukan 7 kali Steal, salah satunya ketika dia berhasil melakukan steal terhadap pemain nasional Australia James Harvey. Akhirnya, CLS Knights menutup laga dengan kemenangan 77-68 atas tim kuat Gold Coast Australia. Ini juga memngukuhkan CLS Knights sebagai tim yang belum pernah terkalahkan di sepanjang LA Lights World Challenge 2011.

Aspac Buat Kesalahan dalam Rotasi Pemain

Muba Hangtuah harus berterima kasih kepada Tim pelatih Aspac Jakarta. Kemenangan kedua Muba itu diperoleh atas kesalahan tim pelatih dalam merotasi pemain. Unggul 15 poin di Pertengahan Quarter 3, membuat Coach Tjetjep menarik bintang asing mereka Antohny Johnson, dan di gantikan oleh Anggi Rizki. Kesempatan emas itu tidak di sia-siakan oleh Muba, Muba langsung mengubah gaya permainan dengan memaksimalkan Kyle Cuffe bermain di bawah ring. Alhasil, Muba langsung memperkecil ketertinggalan di akhir Quarter ketiga dengan selisih 1 poin.
Lagi-lagi, memasuki Quarter penentu (Q-4), Aspac melakukan kesalahan dengan memasukan Khalif Akbar dan Yoel mengantikan Rama dan Vinton. Kedua pemain tersebut acap kali melakukan turnover yang sangat merugikan Aspac. Beruntung, saat itu akurasi tembakan dari Muba lagi Bagus, mereka langsung melesatkan empat kali tembakan tiga angka lewat Teguh, Wilopo, dan Mei Joni.

Di sisa waktu dua menit Q-4, Muba langsung unggul lima poin dari Aspac Jakarta. Pemain Asing Muba Hangtuah bermain sangat baik, dia menjadi motor setiap serangan dari Muba, begitu juga dirinya menjadi tembok yang kokoh bagi pertahanan Muba hangtuah. Akhirnya, Muba berhasil mencuri kemenangan dari Aspac 83-76. Ini kemenangan kedua Muba di LALWC dan Kekalahan Kedua bagi Aspac, dimana sebelumnya Aspac terlebih dahulu di kalahkan oleh Gold Coast di hari kedua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s