3 Kebiasaan Buruk yang Terus Terulang oleh Pemain Pelatnas di NBA Indonesia Development Camp 2011

This is about habit. Habit is hard to change,” kata Ron Harper ketika gw bertanya mengenai kebiasaan-kebiasaan buruk yang kerap dilakukan para pemain penghuni Pelatnas Basket Indonesia meskipun telah diingatkan berulang kali. Tak hanya Ron Harper, baik Coach Jama dan Coach Eric juga mengungkapkan masing-masing 3 poin kesalahan yang sering dilakukan berulang kali oleh pemain.

Versi Coach Jama

1. No middle, selama latihan beberapa drill bertahan (defense), baik Coach Jama dan Eric menekankan agar menggiring pembawa bola ke arah samping, bukan ke tengah, namun seringkali penyerang berhasil menembus pertahanan melalui jalan tengah depan ring.

2. Contest the shot! Setiap kali pemain lawan melepaskan tembakan, pemain yang menjaganya harus berusaha mengangkat tangan bahkan sampai melompat untuk menghentikan tembakan (contest the shot) meskipun sudah agak terlambat. Hal ini sering terlupakan.

3. Not picking up the ball early, alias kerap terlambat menjaga pemain yang membawa bola.

Versi Coach Eric

1. Weak side defense are bad! Pemain defense di posisi weak side kerap tidak menempel lawannya dengan baik dan kerap bebas mencari tempat kosong.

2. Defense in general. Secara keseluruhan, pertahanan masih sangat rapuh.

3. Drill is good, but not in the game. Tak hanya Coach Eric yang menekankan hal ini, Coach Jama dan Ron Harper juga menganggap bahwa apa yang dipraktekan pada saat drill bertahan sangat tidak berjalan ketika scrimmage game berlangsung.

Versi Ron Harper

1. They don’t talk! Ketika defense, para pemain kerap lupa untuk ngobrol saling mengingatkan posisi lawan yang dijaga.

2. They don’t set screen. Senada dengan Coach Eric, Ron Harper merasa bahwa kebiasaan untuk set screen pada saat drill malah tidak terbawa ketika scrimmage game.

3. Strong rebound. Kebiasaan box out dan menangkap bola rebound dengan dua tangan sering menjadi sorotan Ron Harper ketika memerhatikan para big men melakukan rebound “they don’t do strong rebound, they just tipping, tipping, tipping, and tipping it, that’s not good,” jelas Ron Harper.

2 pemikiran pada “3 Kebiasaan Buruk yang Terus Terulang oleh Pemain Pelatnas di NBA Indonesia Development Camp 2011

  1. waa keren banget. bisa d praktekin tuh, kalo main juga sering lupa seperti :
    – They don’t talk! Ketika defense, para pemain kerap lupa untuk ngobrol saling mengingatkan posisi lawan yang dijaga.
    – Not picking up the ball early, alias kerap terlambat menjaga pemain yang membawa bola.
    – Contest the shot! Setiap kali pemain lawan melepaskan tembakan, pemain yang menjaganya harus berusaha mengangkat tangan bahkan sampai melompat untuk menghentikan tembakan (contest the shot) meskipun sudah agak terlambat. Hal ini sering terlupakan.

    thanks Main Basket :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s