7 Alasan Mengapa ke Car Free Day Dago Adalah Buang-buang Waktu :D

Seorang kawan lama ngajak ketemuan pagi tadi di dekat Jalan Dago. Jadilah gw ke sana memotong Jalan yang menjadi lokasi kegiatan Car Free Day (CFD) di Bandung ini. Senang juga rasanya akhirnya lewat CFD lagi setelah sekian lama gak ke sana lagi. Melihat hiruk pikuknya CFD, gw mikir, apa yaa tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini? Efektifkah?

Katanya sih, CFD ditujukan untuk mengurangi emisi blah.. blah.. blah.. yang dalam bahasa awam gw pahami sebagai mengurangi polusi udara dari knalpot kendaraan bermotor. Lalu ada juga yang mengatakan sebagai tempat berolahraga umum. Kemudian ada yang bilang sebagai sarana rekreasi alternatif. Dan yang paling mulia menurut gw adalah katanya untuk menyadarkan orang-orang betapa pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan dengan membiasakan diri berolahraga dan membatasi penggunaan kendaraan bermotor yang berdampak polusi udara.

Berhasilkah? Mungkin berhasil laah untuk beberapa poin. Sisanya, mending gak usah ke CFD lah, berikut alasan gw :D

1. Ternyata car free day hanya 4 jam, bukan 24!

Seharusnya namanya Car Free Hours. Kalau “Day”, kalkulasi gw sih ada 24 jam, bukan 4 jam. Jadi rada berefek lah terhadap kesegaran udara di seputaran Jalan Dago. Hehee :))

2. Gak sepenuhnya car free day

“Tempat parkir Car Free Day”, demikian tulis sebuah spanduk besar yang terpampang di atas sebuah pusat perbelanjaan yang gw lewati menuju Jalan Dago. Walau tidak ada data valid berapa banyak, ternyata, banyak yang ke Car Free Day are using their car and motorbike to get there! Gak percaya? Tengok saja jalan-jalan yang bermuara ke Jalan Dago: Dipatiukur (bawah, dekat BCA), Teuku Umar, Hasanudin, Ganesha, Dayang Sumbi, itu semua jadi jalan parkir. Bahkan, ada yang datang pakai mobil dan menurunkan sepedanya di Dago baru dipakai! :P

3. Gak mungkin bisa main sepeda

Kalau main-main sambil ketawa-ketiwi sih bisa. Tapi untuk melaju pada kecepatan tertentu dengan lancar, mustahil! Rame pisan! Mendingan keluar dari Jalan Dago, eh tapi jangan ke arah Gazibu yak! :P

4. Gak mungkin bisa jogging

Enaknya jogging adalah lu harus berjalan lurus tanpa hambatan berarti. Berbelok adalah ketika trek kita memang belokan. Di Dago, dua langkah berhenti, dua langkah berubah arah. Gak fokus. Rame pisan! :(

5. Polusi gak berkurang

Selain beberapa pengunjung CFD masih menggunakan kendaraan bermotor untuk mengunjungi lokasi CFD, orang-orang yang memang harus keluar menggunakan kendaraan bermotor akan tetap keluar menuju arah tujuannya tanpa harus lewat Jalan Dago. Kalau memang penduduk Bandung, pasti tahu cara ke suatu tempat tanpa harus lewat Jalan Dago. Jadi, jumlah kendaraan yang keluar di hari Minggu rasanya gak akan berkurang :)

6. Jalan Dago malah jadi kotor

Setelah waktu CFD berakhir, sampah di mana-mana. Padahal kalau gak ada CFD, Jalan Dago bersih-bersih saja :(

7. Gak memengaruhi gaya hidup

Teman saya di twitter (@ted_kho) kurang lebih pernah bilang “naik sepeda di kota belum menjadi gaya hidup, baru gaya saja.” Nah, ke manakah sepeda-sepeda bagus yang ngumpul di hari Minggu di Jalan Dago? Kasihan tuh pak Dada Rosada sudah bikinin jalur sepeda tapi gak dipakai selain hari Minggu :P

11 pemikiran pada “7 Alasan Mengapa ke Car Free Day Dago Adalah Buang-buang Waktu :D

  1. iya sih sampah,tapi tetep aja menyenangkan ;)
    masalah naek sepeda mau enakeun mah k CFD yang jalan merdeka aja,dijamin lowong….

  2. ya ini cuma awal
    semoga untuk kedepannya bisa jadi kebiasaan yang bangus bang..
    nanti lama kelamaan seleksi alam bakal menentukan… cuma gaya saja atau memang jadi rutinitas

  3. Heheheee, pengennya sih ruang publik yang layak dan atraktif yang dikembangkan. Jadi masyarakat bisa datang ngumpul kapan saja ketika ingin :)

  4. sama kaya cfd darmo surabaya, cuma 4 jam dari jam 6-10.
    nggak sedikit orang parkir mobil di sekitaran taman bungkul trus turunin sepedanya. kalo menurut gw sih okeoke aja yg rumahnya jauh tp pengen ikutan berCFD ria sekalian pamerin sepedanya :P
    gw biasanya ke cfd darmo cuma buat tempat kumpul lalu kliling kota deh.
    dulu sebelum cfd darmo seramai skrg freestyler bmx dan fixie masih bisa show off di pinggiran jalan, atlit2 balap sepeda masih bisa muter2 disitu dgn kencengnya. sekarang? sebagian besar sepeda cuma diberdiriin dipinggir jalan. lalu pemiliknya? ngobrol2 doang sampe jam CFDnya habis :|
    tak jarang pula ada sepeda motor yg bisa lewat waktu CFD, meskipun harus sabar diteriakin orang sepanjang jalan itu sih :D
    pendapat gw, gapapalah dikit2 drpd nggak sama sekali :D

  5. Iyah tuh…harusnya full 24 jam!bukan 4 jam,jadinya kan polusi udara pluz polusi sampah dmn2!gkgkgk…tp,bagus jg sih,cuz d mulai dr sekarang,trz d mulai dr hal yg kecil.,moga2 kedepannya di tambah lg jam nya,and udah acaranya Ada operasi bersih2 dr para pengunjungnya sendiri!hee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s