Satria Muda Sang Juara NBL 2010-2011, Dominasi Hasil Usaha Keras!

Gw adalah salah seorang yang tidak ingin Satria Muda Jakarta juara NBL Indonesia di musim perdana ini. Jika dalam sebuah kelas berisi 50 siswa yang diberi pertanyaan tentang siapa yang tidak ingin Satria Muda juara NBL 2010-2011, gw yakin kecepatan tangan gw untuk ngacung bisa 20 kali lebih cepat daripada teman-teman sekelas yang lain! Percayalah, gw sangat-sangat-sangat gak ingin Satria Muda juara NBL musim ini.

Segitunya gw benci Satria Muda, apakah karena gw fan Garuda Bandung? Bisa jadi. Tetapi bukan itu alasan utama gw. Gw ingin Satria Muda kalah, dan tidak juara karena saat itu gw percaya bahwa dominasi tim yang disponsori bank BRI ini membuat tim-tim lain terlihat terlalu jauh di bawah mereka. Dan yang paling mengerikan, kekuatan Satria Muda yang terlalu dominan membuat liga basket profesional Indonesia jadi tidak semarak (silahkan tidak setuju). Tidak ramai. Mudah ditebak, lalu pelan-pelan mati. Celetukan “ah, paling-paling Satria Muda yang menang dan akan juara,” terlalu sering gw dengar hingga lima tahun ke belakang, seolah mampu membuat kuping gw digunakan untuk merebus telur! Singkatnya, gw beranggapan, dominasi Satria Muda adalah biang keladi kurang semaraknya liga profesional kita. Oleh karenanya, gw gak ingin Satria Muda juara lagi!.

Menghalang-halangi Satria Muda?

Setahun sebelum NBL dimulai, Satria Muda sudah mengikuti ASEAN Basketball League (ABL) dan menjadi juara kedua. Dalam hati gw mikir “anjir, di ASEAN aja segitu jagonya! Tim ini terlalu kuat!” Lalu setelah ABL usai, liga basket profesional kita kala itu Indonesian Basketball League akhirnya terhenti. Pihak penyelenggara mengundurkan diri. Gw membaca sendiri surat pernyataan ketidakmampuan tersebut dari salah seorang teman.

Lalu munculah NBL. Ketika akan dimulai, NBL tiba-tiba “mengeluarkan” sebuah aturan bahwa seorang pemain yang berlaga di NBL tidak boleh berlaga di liga manapun kecuali mewakili bangsa sebagai anggota Tim Nasional Indonesia atau mewakili daerah tertentu dalam gelaran kejuaraan daerah seperti Pekan Olahraga Nasional atau Kejuaraan Daerah.

Naiknya aturan ini membuat hampir semua penggemar basket Indonesia berasumsi bahwa aturan ini sengaja dikeluarkan untuk menghalang-halangi Satria Muda tampil sebagai juara karena kemungkinan Satria Muda akan menggunakan para pemain terbaiknya di ABL, meninggalkan pemain yuniornya yang minim pengalaman di NBL dan dengan demikian mudah dikalahkan.

Kenyataannya, aturan ini sama sekali tidak dibuat untuk menghalang-halangi Satria Muda. Karena pada dasarnya, aturan ini telah ada sejak zaman Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama), namun sepertinya tak cukup sering ditegakan. Gw sendiri menyambut aturan baru tapi lama ini dengan seringai di benak gw “yes, mampus lu SM!” :D

Bukan Masalah Besar bagi Satria Muda

Batas waktu penyerahan daftar pemain yang akan berlaga di NBL pun akhirnya tiba. Melalui sebuah konferensi pers, Satria Muda melalui pelatih Fictor Roring dengan mengejutkan mengumumkan bahwa nama-nama; Faisal, Welly, Rogun, Dodo, Amin, Youbel, Asun, dan Galank akan diturunkan di NBL. “Mampus gw!” teriak gw di hati :(

Hari itu juga gw menelepon Coach Ito, panggilan akrab Coach Fictor Roring. Gw tanya coach Ito dengan geram, “what are you doing coach? Don’t you wanna win the ABL? Why leave Fatah and Bicek on ABL? They need Faisal, Rogun, and friends to help them!” (tentu saja gw gak nanya dalam Bahasa Inggris, ini biar kelihatan keren aja.. :D). Coach Ito menjawab dengan tenang “kami tidak ingin menganggap remeh salah satu liga. Kami ingin tetap berprestasi di ABL dan NBL. Untuk ABL, kami akan memanfaatkan semaksimal mungkin quota pemain asing yang diberikan kepada setiap tim peserta ABL. Para pemain asing itulah nanti yang akan bergabung dengan pemain lokal seperti Fatah dan berjuang untuk Satria Muda.”

Sejak itulah kekaguman gw kepada coach Ito muncul. Saat itu coach Ito belum mengenal gw.

Petaka Awal Musim

Musim reguler pun dimulai. Satria Muda pun langsung kalah di dua pertandingan pembuka mereka. Saat itu Rogun melalui twitternya mengeluhkan bola yang licin, namun di lain pihak Amin mencetak poin terbanyak tentunya dengan bola yang sama. Ketika itu, gw melihat Rogun seperti tak punya motivasi bermain di NBL, mungkin karena menganggap NBL tantangannya lebih rendah daripada ABL. Dan sebagai manusia yang suka tantangan, Rogun pasti ingin tantangan baru yang lebih tinggi. Tapi hey, itu hanya anggapan gw saja. Kemungkinan besar keliru. Tetapi terlepas dari itu semua, Satria Muda kalah berturut-turut di dua laga pembuka mereka. Siapa yang paling berbahagia di dunia saat itu? “GUEEE!” :D

Kekalahan di laga pembuka tersebut tampaknya membuka mata Satria Muda lebar-lebar. Liga ini telah mulai berubah. Motivasi tim sudah semakin tinggi. Mungkin, mungkin hanya Satria Muda sendiri yang menganggap bahwa dirinya berada di atas tim-tim NBL yang lain atau mungkin tim-tim NBL yang lain sudah tak lagi memikirkan dan menganggap bahwa Satria Muda adalah sebuah tim yang tak bisa dikalahkan. Atau mungkin gw sendiri yang berprasangka tentang apa-apa yang gw sangkakan :D

Satria Muda dengan cepat berbenah dan berubah, bangkit kembali dan perlahan-lahan kembali sangar. Setiap pertandingan Satria Muda, gw selalu mendukung lawannya, setiap kali itu pula gw dikecewakan :))

Coach Fictor Gideon Roring

Dalam satu kesempatan, gw berbincang-bincang dengan Denny Sumargo. Waktu itu 2009 di Surabaya International Challenge di mana Garuda ikut menjadi peserta. Gw tanya pada Denny “bagaimana menurut lu tentang coach Ito?” Denny menjawab “coach Ito itu memiliki kemampuan mengubah pemain yang biasa-biasa saja menjadi singa. Lu bayangin aja, di setiap tim lain mungkin pada punya singa, tapi di tangan coach Ito, semua pemainnya menjadi singa. Siapa yang bisa ngalahin singa-singa garang SM (Satria Muda)?”

Terlepas dari kemampuan Satria Muda untuk membeli para pemain bagus dari berbagai sumber, kata-kata Denny tentu bisa gw percaya karena Denny pernah mengalami sendiri dilatih oleh coach Ito, dan tentu saja melalui pengamatan sendiri bagaimana pesatnya perkembangan pemain muda Satria Muda lainnya antara lain Ronaldo Sitepu, Dodo.

Di Jakarta, gw akhirnya benar-benar berkenalan dengan coach Ito. Gw bilang “benar-benar” berkenalan karena gw rasa kita pernah berkenalan sebelumnya tetapi rasanya gw lupa. *gw yang lupa :D

Seperti biasanya, sehari sebelum putaran seri berlangsung, diadakan konferensi pers. Saat itu gw berdiri di luar gedung Perbasi menunggu para peserta konferensi pers (kalau gak salah, Azrul, Faisal, coach Ito, coach Rastafari, dan Gepeng). Lalu gw lihat coach Ito tiba dan turun dari mobil. Gw agak jauh dari pintu dan sedikit menjauh lagi ketika coach Ito datang menuju pintu kantor Perbasi. Gak gw sangka, coach Ito tiba-tiba mengarah ke gw, menyalami gw dan bilang “ke mana lu pas di Bali? Kok kita gak ketemu?”

Dang!! Kaget gw. Coach Ito ternyata “ngeh” dengan keberadaan gw (hahahaaa..). Gw jawab sekenanya saat itu, “ada kok gw, gw selalu duduk di bawah ring.” Setelah sedikit basa-basi, coach Ito masuk ke kantor Perbasi. Kekaguman gw bertambah! Coach Ito adalah satu-satunya pelatih NBL yang mengatakan itu kepada gw. Gw tersanjung dan semakin kagum.

Satria Muda masih garang dan hanya kalah di dua laga pembuka yang lalu saja ditambah satu kekalahan dari Pelita Jaya lagi di Bali. Suatu hari, gw ketemu lagi dengan coach Ito. Waktu itu ia sedang merokok di luar depan Hall A terhalang pintu (hmm, kebiasaan buruk coach.. -I know you are reading this :D). Coach Ito memanggil gw “ke mana lu? Gw perlu ngobrol nih dengan lu.” Tentu saja gw sambut dengan antusias. Kapan lagi ngobrol dengan coach Ito, bukan gw yang minta, dia lho yang minta :) (lagi-lagi gw kagum..hahahaaa..).

Gw bilang bahwa gw bisa ngobrol kapan saja. Coach Ito mengatakan bahwa ia menunggu waktu yang tepat agar punya waktu ngobrol dengan santai. Lalu besoknya, gw ke Hall A lebih dini dan mendapati coach Ito tengah melatih. gw samperin dan sedikit ngobrol. Gak banyak obrolannya karena coach Ito memang sedang melatih. Tetapi ada satu momen yang kembali membuat gw kagum. Ketika sedang ngobrol dengan gw, para pemain Satria Muda sedang melakukan shooting-shooting santai. Tiba-tiba coach Ito berteriak “Schiffo!” sambil memberi gestur mengangkat kedua bahu, tanda bertanya dengan sinis seolah mengatakan kepada Schiffo “tembakan segitu aja dan gak ada yang jaga kok gak masuk???” Coach Ito membuktikan secara langsung bahwa memang ada pelatih NBL yang menganggap bahwa bahkan latihan serileks apapun adalah tak kalah penting. Barangkali semua pelatih NBL melakukannya, namun gw melihat langsung dari coach Ito di depan mata gw sendiri. Kagum lagi deh gw.. “This guy is freakin serious!”

Waktu itu, gw dan coach Ito gak banyak ngobrol karena coach Ito harus kembali melatih. Setelah akan pulang, gw dan coach Ito akhirnya memiliki kesempatan luang untuk ngobrol. “Gw jarang buka-buka internet. Sebenarnya sudah sering anak-anak suruh gw untuk buka blog lu tapi gak pernah gw lakuin sampai akhirnya menjelang seri Jakarta gw benar-benar baca blog lu. Gw suka dan gw baca semua posting lu sampai setahun lebih ke belakang.”

Gw gak tahu ada pelatih lain yang melakukan hal serupa. Mungkin karena tulisan gw jelek juga kali yaa..hehee. Setelah itu, coach Ito mulai bercerita macam-macam tentang bola basket nasional. Bagaimana ia mendukung NBL lalu kemudian sedikit kecewa dengan aturan satu pemain satu liga dan kemudian melanjutkan dengan bagaimana awalnya aturan tersebut bisa keluar, dan memahami implikasi wajar yang lebih luas dari aturan tersebut yang memang menyerempet timnya dan lain-lain.

Pada kesempatan tersebut, kalau gak salah gw bilang pada coach Ito bahwa gw adalah fan Garuda dan bagaimana gw sebenarnya ingin ada tim yang baru yang tampil sebagai juara NBL. Coach Ito mengatakan dan tentu gw setuju, bahwa itu bukan salah Satria Muda, tim-tim lain harus berusaha sekeras Satria Muda (sebelumnya dalam konferensi pers coach Ito mengagumi Pelita Jaya sebagai tim yang paling ingin juara selain timnya), bukan hanya dalam hal permainan tapi hingga menata rapi manajemen tim. “Manajemen tim!” Dua kata yang membuat gw mengakui bahwa hal tersebut adalah salah satu kelebihan Satria Muda yang tingkatannya sedikit di atas tim-tim yang lain. Belakangan Satria Muda pun akhirnya diganjar sebagai tim NBL dengan manajemen terbaik!

Obrolan singkat yang gak teralu singkat tersebut semakin meyakinkan gw bahwa coach Ito memang jempolan. Di akhir ngobrol saat itu gw mengatakan pada coach Ito “tapi lu tahu kan coach kalau gara-gara pemikiran gw banyak fans Satria Muda jadi gak suka sama gw? :D”

Hahahaaa, nyantai aja kalau itu sih..” kata coach Ito :))

Coach Ito semakin membuktikan keseriusannya membawa Satria Muda untuk menjadi juara. Dan itu terbukti tanggal 13 Maret yang lalu, Satria Muda menjadi juara pertama perdana NBL Indonesia. Sebuah dedikasi yang luar biasa!

Ketika coach Ito akan naik ke podium untuk menerima trophy juara NBL, Pandji yang duduk di sebelah gw berkata pelan “lihat coach Ito deh, dia naik panggung kayak dipapah dijaga biar gak jatuh gitu. Dia lagi sakit yaa?”

Sebuah gelang hijau muda ciri khas pasien rumah sakit masih melingkar di tangan coach Ito.

Kembali Juaranya Satria Muda Adalah Kemunduran Basket Indonesia?

“MVP-nya masih Lolik, juaranya masih Satria Muda, yaah ini sih sama saja.” Komentar bernada sinis seperti ini sering muncul via twitter gw. Wajar saja karena memang MVP-nya adalah Lolik dan juaranya lagi-lagi Satria Muda. Tetapi apakah ini adalah kemunduran atau stagnansi? Gw gak setuju.

Dalam salah satu obrolan dengan coach Ito, ia mengatakan “dulu, sangat jarang tim yang melawan Satria Muda mampu mencapai angka melebihi 50. Kini, kemenangan gak semudah dulu.”

Benar memang. Bahkan sebelum musim reguler pun, di Malang pada babak penyisihan turnamen pramusim, Satria Muda kalah dari CLS Knights!

Silahkan melihat statistik di situs resmi NBL Indonesia, namun dalam semua pertandingan Satria Muda yang gw saksikan, tak jarang Satria Muda berpayah-payah susah-susah untuk memetik kemenangan. Meskipun akhirnya menang dengan cukup telak, Satria Muda bahkan pernah sangat kewalahan menghadapi tim “kemarin sore” Angsapura Salatiga.

Tengoklah Pelita Jaya, CLS Knights, dan Garuda

Setahun ke belakang dan terus ke belakang siapa yang pernah berpikir bahwa CLS Knights akan melangkah sejauh ini atau Pelita Jaya mampu menjuarai musim reguler? Dulu, gw pribadi, setiap kali menyaksikan CLS Knights berlaga, benar-benar memandang tim ini “anak bawang” yang akan mudah sekali dikalahkan. (Maaf yaa Sandy), dulu setiap nonton Sandy main, gw nyeletuk “haduuhhh, ini kurus banget seehhh, mending main sama anak SMA saja laah..” Atau (maaf yaa Wijin) “pemain ini lembek banget.. Jelek banget mainnya!” :D

Tetapi, sejak turnamen pramusim, penonton mungkin gila kalau menganggap Sandy dan Wijin bersama CLS Knights adalah pemain sekelas pemain SMA. (Gw sudah nggak lagi lhoo sejak itu, jadi gw waras dikit laah..).

Lalu juga suatu hari, Andi Batam menghampiri gw di Bandung dan bercerita sedikit tentang bagaimana ia mengajak teman-temannya di Pelita Jaya untuk berlatih serius. Jujur saja, sebelum NBL, setiap kali Pelita Jaya (masih Kalila) masuk lapangan untuk bertanding, gw melihat mereka bak domba-domba yang masuk kandang harimau! “Geus pasti eleh Kalila mah!” (Kalila sudah pasti kalah!)

Tetapi lihatlah Pelita Jaya di NBL. Entah metamorfosa apa yang mampu membuat seekor domba menjadi seekor harimau ganas di musim reguler yang justru siap melahap domba-domba yang lain. Pemain favorit gw di Pelita Jaya yang kerap gw anggap mengalami perubahan signifikan adalah Erick Sebayang. Gw gak ingat bahwa dia dulu pernah sehebat sekarang. Erick gw anggap sebagai point guard kacangan. Namun di NBL, Erick meningkat signifikan. Seringkali tampil menggantikan Kelly, sesering itu pula performa Erick tak kalah hebat daripada Kelly.

Lalu tengok pula Garuda Bandung. Tim kebanggaan gw yang selalu dikatakan bertabur bintang ini ibarat bintang mati di angkasa yang jaraknya berjuta-juta tahun cahaya. Bintangnya sebenarnya sudah mati tetapi cahayanya masih sampai di bumi. Di awal musim, Garuda adalah sebuah pengharapan. Namun pengharapan tersebut perlahan-lahan memudar, lalu muncul kembali dan kerap gantung karena performanya yang naik turun. Garuda tampil tidak seperti yang diharapkan (baca: mengecewakan)

Karena sedikit alasan tersebutlah, gw menganggap sangat keliru jika menganggap kualitas permainan pemain-pemain di liga ini menurun atau sama saja dengan pada saat masih IBL. Tentunya banyak alasan lainnya lagi.

Satria Muda Layak dan Pantas Juara

Perlahan dan pasti, anggapan gw bahwa Roni Gunawan sudah kehilangan motivasi berlaga di NBL memupus. Rogun kembali terlihat rakus, lapar, dan haus gelar. Performa Youbel yang kurang baik pada awal-awal musim karena baru pulih cidera mulai membaik bahkan luar biasa pada laga final.

Coach Ito bekerja keras menambal kekurangan-kekurangan yang membuat timnya kalah di dua laga awal. Faisal kencang menjadi motor serangan dengan karakternya yang tengil di mata penonton. Pun demikian Welly dan Dodo.

Dalam hati gw berpikir, ini semua gak mungkin terjadi tanpa sebuah motivasi yang sangat kuat dan kerja keras yang amat sangat luar biasa. Wajar dan masuk akal jika mereka masih dominan. :D

Iklan

50 pemikiran pada “Satria Muda Sang Juara NBL 2010-2011, Dominasi Hasil Usaha Keras!

  1. setuju bang !!!!!!!! semua itu perlu alur begitupun juara, dan tim selain SM harus belajar untuk mengatur alur itu agar mereka bisa selevel dengan tim2 papan atas (ga SM aja). =)

  2. Mudah2an next season muncul pesaing baru lagi, setelah cuma aspac Dan garuda di IBL, musim pertama NBL muncul PJE Dan CLS. Standar manajemen harus dinaikin, maka Akan banyak muncul pesaing2 juara baru.. 5 tim kandidat

  3. i love this! gue gak ingin SM juara tahun ini. bahkan ada rasa “benci” setiap kali gue tonton SM tanding. siapa yang rela tim kesayangan diacak-acak oleh Faisal, Amin, Dodo, Rogun, dan teman2 lainnya. tapi gue harus angkat topi dan mengakui kehebatan mereka. rasa “benci” dan kagum silih berganti muncul setiap meliat SM berlaga. kerja keras dan mental juara selalu melekat pada setiap pemain SM. dua hal itu cukup menjadi modal besar untuk sebuah tim meraih gelar, meskipun sempat terseok di awal.

    dan untuk coach Ito: I adore you, coach! don’t need much reason for me to do so! :D Congratulations SM Britama!

    banyak kejutan di NBL dan gue berharap kejutan itu terus dan terus berlangsung di musim2 ke depan. kekurangan bisa diperbaiki, yang penting “MAJU BASKET INDONESIA!!!”

    sebagai seorang fans Garuda Bandung, gue akan sangat berharap kejutan musim depan adalah Garuda pulang membawa trophy kemenangan NBL musim 2011-2012! :) (panjang jg komentar gue! kayak bikin tulisan sendiri jadinya! hahaha sorry bro!)

    1. hahaaa,,,,,comment yg bagus !! SETUJUU !!!
      itu semua juga cuma untuk kata “INDONESIA BASKETBALL” !!!!!!

      dan gw lebih kangen lagi liat GARUDA juara, kenapa? karena disitu ada Lolik,,,kenapa lolik? karena dia udah disebut jadi “LEGENDA SOLO” .
      dan gw dari solo. =))

      gw akui, emang coach ito ga bisa dilafalkan dengan kata2 kalo mau blang soal dia.. =))

  4. 5 Tim kandidat juara Aja udah seru Dan deg2an.. Tambah 2 -3 Tim pesaing baru musim depan pasti NbL jauh lebih seru lagi

  5. Gw fans aspac, sama kyk kang idan, gw jg org paling ngarep SM ga juara. Waktu aspac menang lawan SM d seri pertama. Gw luar biasa senengnya. Gw pikir,udah abis kali ya SM. Dan ternyata mereka membuktikan gada yg lebih pengen juara daripada SM. Mereka bahkan lebih ingin juara drpd tim yg justru belum pernah juara (gw reffering k CLS).

    Kemampuan mereka kembali on-track setelah beberapa hasil mengecewakan adalah salah satu yg gw kagum dr SM.

    Tp mereka harus waspada krn dr tahun ke tahun, yg bisa bermain “sebaik” faisal-welly-rogun-amin cuma dodo (pendapat sotoy gw aja) jangan kyk aspac begitu pemain2 bintangnya mulai kemakan umur mreka kebingungan nyari pemain dgn kualitas yg bagus.

    Nevertheless SM is (still) the best team and club.

  6. padahal gua dukung PJE…
    tapi kalo ngeliat permainan SM, gua salut dah ama mereka…
    setiap SM main gua pasti dukung lawannya, persis kayak kang idan…
    cuma tetep aja ga bisa dipungkiri kalo SM emang punya mental juara…
    selamat buat SM, musim depan giliran PJE!! :D

  7. Nice article kang! Bukan salah SM klo slalu juara, tim2 lain yg harus prepare lebih keras dari SM.. Dan saat tim lain latian lebih keras dr SM, saat itu jg (menurut gw) SM naikin level latihannya.. Congratz Coach Ito! Congratz SM!

  8. NBL musim ini memang diluar dugaan, semuanya, mulai dari regular series sampe malam final kemarin. All changed!
    Baca tulisan bang Idan kali ini bikin tambah respek luar biasa sama coach Ito. Kalo kata orang di balik laki-laki hebat ada wanita yang jg hebat, lha ini dibalik laki eh lelaki semua, yang punya komitmen luar biasa!
    Keep up the great spirit, for SM and for all.
    Go Indonesian Basketball!

  9. Saya jd makin kagum dan respect sama coach Ito. Baca post ini ngebuat saya belajar untuk melihat hal dari berbagai sudut pandang. Walaupun saya pendukung SM tapi sya jg harus respect dgn klub yg lainnya dan mengakui kalo mrk saat ini udah mulai berkembang dan ngebuat tiap pertandingan tu seru gak kyk dulu yg udh pasti bs ditebak siapa yg menang. Initnya bersikap sportif =)

  10. Actually I was expecting a strategical analysis, but this one is pretty good.

    I also think you should make another analysis about how the Regular Series Champion lost without any worthy struggle vs CLS in the semifinal. I mean, even when they lost against CLS in Solo, they still provided us with a good game and play. :D

  11. keren! polos dan sederhana tapi semua emosi tersampaikan dengan baik! asik bener baca nya!! :)
    emang coach Ito beda banget diluar sama di dalam lapangan. pernah sekali ketemu dy di Adidas BSD lagi bareng keluarga. sedikit gugup, kagum, bingung pas ketemu, ngeliat gt tp gak berani nyapa, eh pas lwt gt di sapa dluan sama dy! :) pgn ngobrol tapi jd bingung mw ngomong ap, gugup. hahahaha. :p

    posting nya mantab gan, cendol!
    gk sbr nunggu posting selanjutnya…
    jangan terlalu singkat ya posting selanjutny. :p

  12. Gw sebagai Fan dr CLS Knights sungguh amat membenci tim Hebat asal jakarta ini. 2x di tahun ini tim kebangaan gw di kalahkan (pre-season & Final). Jujur skrg saya masih merasa Kekecewaan yang luar biasa…sakit banget.. (maaf yaa Kak Mainbasket)

    terlepas dari semua itu, saya mengakui SM sebagai tim terbaik yang layak Juara di NBL Indonesia. Tim dengan karakter yang jelas, Pola permainan sangat ter-organisasi, Mental Juara, Size badan yang sangat mendukung, dan tentunya tim Coaching yang Smart! ( tapi gw tetap Favorit dengan Coach Amran yaa… Meskipun skrg sudah banyak gosip yang beredarrr tentang ……. :( )

    hal kedua yang sedikit ingin saya Komentari adalah Peform Satria Muda saat Reguler Series dengan Championship Series. Perbedaan yang sungguh luar biasa, bisa di lihat sendiri Mental Juara ada di anak-anak SM. Gw ngak tau apa sih yang menyebabkan mereka seperti itu( Mungkin Faktor Coach Ito yah seperti yang di tulisan ini) , atmosfer mereka saat di lapangan membuat tim lawan sangat ; segan dan bersiap untuk menerima Kekalahan!!.. Jujur, gw sangat amat bersyukur tim Kesayangan Gw tidak bertemu tim ini di Semifinal, Syukur finish peringkat 4 klasemen 9 bertemu dengan Garuda dan PJE )..

    Yaa, maaf yaa comment gw terlalu panjang… Sekali lagi untuk tahun ini gw Mengakui dan Respect terhadap Satria Muda dan Selamat atas Juaranya… hanya tahun ini lo yaaa… ;)

    Tahun Depan, bersiap mendapat Pelajaran Berharga dari Ungu Emas asal Surabaya… dan Gw yakin tim Kesayangan gw akan Juara NBL Indonesia kedua.

    let’s Go Knights..

  13. Ulasannya menarik, kang! :D
    Menurut gw, game finalnya kurang menarik, namun secara keseluruhan Basket Indonesia semakin menarik dan lebih baik.
    Sampai saat ini belum gw temukan tim NBL yang bener bener gw favoritkan (fans berat Lakers dengan Phil Jackson nya). Tapi permainan CLS saat perempatfinal dan semifinal cukup membuat gw terpana! Di final, SM memang bermain lebih baik, tp tidak maksimal, juga selama semusim ini. Karena belum ada tim yang bisa memaksimalkan permainan SM (sedangkan tim-tim lain sudah bermain dengan semampunya di musim ini). Kalo menurut gw, kayak ada yang kurang, ada semacam potensi besar yang tersembunyi di kubu SM.
    Semoga season depan persaingan semakin ketat dan setiap tim bisa memaksimalkan potensi yang ada! Bravo Basket Indonesia!

    Be quick, but never in a hurry!

  14. Halo Kak Idan, piye kabare? Sebagai bkn penggemar setia basket sy ingin berkomentar :p , sy sangat jarang menonton basket hny nonton pertandingan musim ini final kemarin (itu pun hny via tv!), tp sy pembaca berita olahraga baik di koran maupun on line. Setelah musim2 kmr SM sgt mendominasi sy melihat tim2 lain terutama PJ bangkit dan menjadi penantang utama musim ini (selamat telah menjuarai musim regular!) Dan betapa kerennya CLS bisa mengalahkan PJ dan masuk final! Semoga pemain CLS yg tlh merasakan final pertama kali bisa semakin bersemangat utk meraih menjadi juara! Pokoknya musim ini menjadi seru dengan kehebatan PJ, CLS dan bagaimana SM mampu bangkit dan berkembang serta berjuang utk menjadi juara (selamat!) Jadi mungkin intinya adalah kejar2an, siapa yg paling ingin menjadi juara dan bagaimana caranya. Saya masih ingat bagaimana dulu Aspac mendominasi perbasketan nasional dan bagaimana akhirnya SM mengakhiri dominasi itu dan selanjutnya menjadi dominan! Bagaimana sih kak ceritanya sampai SM berhasil mengakhiri dominasi Aspac dan mempertahankan dominasi itu? Bagaimana dengan faktor owner (pemilik) tim sehingga tim nya bisa juara, apakah juga menentukan? (Dimana menurut sy jg pasti sgt menentukan dlm membawa suatu tim bisa menjadi juara). Tolong dibahas bila blm dibahas sblmnya. Trims. Bravo basket Indonesia!

    n.b: sy termasuk ambivalen antara ingin dominasi SM berakhir sehingga dunia perbasketan nasional menjadi semakin bergairah namun di satu sisi jg ingin melihat bgmn perjuangan keras SM utk menjadi juara (lagi! Dan lagi! Dan lagi!) :)

  15. Firstable, saya ingin ngucapin salut untuk Azrul & NBA crew yang udah bersusah payah selama satu musim ini menyuguhkan sebuah tontonan yang benar-benar ditunggu oleh pecinta olahraga basket di tanah air. semoga kerja keras kalian bisa membawa dampak positif buat perkembangan olahraga bola basket di tanah air.

    Kedua, saya acungin jempol buat SM Britama yg mampu mempertahankan hegemoninya. *Hats off*

    Ketiga, cuma pengen ngasi sedikit uneg-uneg aja koq. :)
    Singkat cerita, sebelum pembukaan acara final NBL yang live di ANTV. banyak sekali komentar di twitter tentang event ini. salah satu yang masih saya ingat sampe sekarang adalah dr akun penggila sepakbola di Indonesia yg bilang “Wah, keren ya acara final NBL ini.. kapan ya sepak bola punya manajemen yg bagus kaya NBL ini? sbgai penggila basket sontak saya bangga dengan statement itu.. “Basket gitu loh!” (kalo kata anak gaul). Akan tetapi kebanggan saya itu hanya bersifat sementara ternyata.. karena ketika peluit akhir berbunyi, mereka kembali komentar yang bilang “Yah, juaranya gampang ketebak.. itu-itu lagi. Ga kaya sepak bola yang kekuatannya merata” yap, komentar ini sedikit “mengganggu” saya pastinya.

  16. Jujur, dimusim perdana NBL ini sebenarnya udah sedikit mulai kelihatan peta kekuatan tim di NBL mulai ‘agak’ berimbang. walaupun pada akhirnya SM lah juaranya.
    Mungkin kalo di musim-musim sebelumnya ‘cuma’ pertandingan SM vs Aspac, SM vs Garuda atau Garuda vs Aspac yang akan ditunggu oleh penonton. Tapi sekarang tim-tim macam PJE dan CLS yang mungkin dulunya hanya tim “semenjana” udah menjelma menjadi tim papan atas. Sebenarnya kalau dilihat dari kasat mata kenapa tim PJE dan CLS bisa seperti itu jelas sekali kok.. MANAJEMEN!
    Dan untuk musim depan, ini jujur dari saya pribadi.. saya mengharapkan tim-tim yg lain juga mau membenahi untuk yang satu ini. at least ini modal awal lah.. Coba deh tengok sekitar 5-6thn kebelakang, CLS mampu menembus 4 besar IBL? jawabannya BIG NO!! Tapi setelah manajemen mereka berbenah, dg menggandeng “feeder team”, apa yang bisa kita lihat sekarang dari CLS? saya rasa mereka udah pantas menyandang status “GIANT”.
    Ayo dong tim lain “berbenah”.. berbenah apa kek gitu! kalo ga bisa ngerubah manajemennya, ya ngerubah mental tandingnya lah.. jangan kaya tim ayam sayur yang sebelum masuk arena udah “letoy” duluan. Rubah deh cara pandang tentang istilah “nothing to lose”, soalnya kalo gue denger istilah itu disini, gue ngerasa kayanya mereka yang bilang itu udah ga punya motivasi buat menang.
    C’mon Stadium, Bimasakti, Citra Satria, Angsapura next season kudu berani nargetin menang lawan tim-tim besar. karena cuma dengan seperti itu kompetisi thn depan bakal lebih SERU! dan penggila sepak bola itu akan bilang SEMPURNA untuk basket di Indonesia. :)

  17. kenapa ya tim dari bandung selalu di bilang tim penuh bintang???? gak di basket or sepak bola tp apa hasil nya kita bisa lihat??? :( sedikit bahkan sangat mengecewakan, huff apa ada kutukan gtu tim dr bandung gak bakalan bersinar??? padahal dukungan tak henti mengalir, apa itu gak cukup untuk dijadikan spirit gak tau lah gw, yg pasti congrats buat SM, garuda maju terus biar juara

  18. SETUJU ma tulisan bang idan, all!

    Aku adalah penikmat Kompetisi Bola Basket Nasional, sejak kobatama (mampus keliatan tua). Saat coach Ito jadi pemain (makin terlihat tua :d).

    Saat Kobatama berubah jadi IBL aku pikir terjadi perubahan dengan permainan tim, tapi yang aku rasakan ‘yah itu lagi itu lagi’. SM lagi SM lagi. BOSAN. Kecewa karena setiap tim bisa dibaca di awal saat kita lihat jadwal permainan. ‘Paling yg menang ini ntar di final paling yg ketemu ini dan ini’.

    Tentang coach Ito, saat dulu melihatnya sebagai pemain, dalam hati ‘nie orang kenapa sih heboh amat’ ambisi yang luar biasa dengan kemampuan yang setimpal. Dan itu tak kutemukan energi itu pada pemain lain saat itu. (atau ingatanku yg salah). Sampai beberapa detik sebelum aku membaca postingan ini aku adalah orang yg gak suka ma coach ito, arogan dan ambisinya. Setelah membaca ini ternyata aku SALAH menilainya. Sallute buat coach Ito dan terima kasih pada bang idan yang telah ‘memperkenalkan’ ku ma coach Ito.

    NBL kali ini banyak metamorfosa tim, semua nya mulai garang. Tim saat ini tidak bisa dibaca, ini benar benar game sesungguhnya.

    Sorry kebanyakan komen, aku amatir gak baik nulis banyak-banyak hehehe…
    Aku yakin NBL tahun depan semakin PANAS!

  19. Keren tulisannya kak..
    SM sekali lagi berhasil membuktikan kepada tim-tim lain bahwa skill dan pengalaman saja belum cukup buat modal jadi juara. Mental juara adalah kombinasi ketiga yang harus ada dan SM punya ketiganya. Congratz to SM and Coach Ito…

  20. Blognya asik, padahal gw jarang buka-buka blog. Tapi gw baca blog ini sampai habis + komentar-komentarnya. Keren kang idan. Gw fans SMB, SMB ngak segampang itu buat menjadi juara di NBL kali ini, waktu di Solo SM hampir kalah melawan Aspac, karena Faisal di Q1 udah dapat 3 kali foul. Dan harus di gantikan dengan adiknya yaitu Firdaus. Walaupun belum terlalu di pandang oleh orang bannyak, Dauz bisa mencetak point melawan Aspac waktu itu.

    Buat coach Ito juga top banget!! Gw salut banget sama coach Ito!!!

    MAJU TERUS BASKET INDONESI!!!!!!

    1. wah bener juga kata akang yang satu ini
      setelah dipikir-pikir mending SM yang juara
      takutnya kalo CLS yang juara bakalan banyak “kabar burung” berhembus yang dibilang ada “main belakang” ato apalah

      tapi tetep salut sama CLS, saya orang surabaya asli tergolong “kurang ajar” karena baru mendukung CLS sepenuh hati di NBL ini, dengan perubahan signifikan musim ini saya dengan bangga mengucapkan “SURABAYA BANGGA PUNYA TIM CLS KNIGHTS!”

  21. Tulisan yg penuh dgn inspirasi.. Semangat itu (dan semangat kang Idan tentunya) yang menjadikan Basket Indonesia smakin tangguh & kukuh di mata internasional.
    Tulisan yg menginspirasi juga kepada tim2 basket belia.
    Pertahankan terus, kang.. I like this very much!!

  22. Ass. Kang Idan yang sangat saya hormati.
    First of all terimakasih sudah mengakui bahwa ada kebencian dengan Satria Muda. Sesuatu yang sangat Gentleman untuk mengakui itu.

    Tp yg ingin saya sampaikan disini adalah tentang coach Ito yg berusaha menjelaskan apa mksdnya Peraturan itu. Coach Ito menjawab pertanyaan itu karena ingin meredakan ke khawatiran pada timnya akan aturan tersebut. Jujur saya adalah pendukung SM Britama dan saya mengikuti perkembangan NBL dr awal. Ketika itu para pemain seakan konsentrasinya gamang, karena salah satu pemain senior yang membaca posting kang Idan membuka forum dalam latihan tentang ini. Mereka kesal dengan tulisan kang Idan. Mereka kesal karena mereka menganggap bahwa Usaha dan kerja keras mereka seakan sia-sia. justru karena itu Coach Ito memanggil kang Idan dan berbicara kpd anda untuk tidak membuat berita-berita yang dapat mengganggu konsentrasi timnya. Mereka ingin Kang Idan mempromosikan NBL jg dengan suatu ke netral-an bukan sebagai Fans Garuda.

    Sebagai kunci saya jg hadir namun agak terlambat ketika coach Ito ngobrol dengan Kang Idan.

    Tp yasudahlah, Season ini sudah berakhir dan Coach Ito pny cara untuk SM juara lagi.

    Sampai bertemu Fans-Fans tim lain di Season depan. Maju terus BASKET INDONESIA.

    1. Saya rasa hak tiap orang untuk mengutarakan pendapatnya sis. Kalau pemain SM terganggu dengan tulisan Mainbasket ya bukan berarti tulisannya harus distop atau dibuat untuk menyenangkan pihak tertentu kan..buktinya mereka bisa jadi juara, siapa tahu karena mungkin tulisan tersebut juga ikut membakar motivasi mereka menjadi juara.

      Semua orang bisa ngomong apa aja, tidak peduli kita suka atau engga. Itu semua tergantung kita ngelihatnya darimana. Orang yang punya maksud baik pun bisa dianggap jelek tergantung darimana dia melihatnya.

      Saya justru menganggap baik kefanatikan seseorang dengan suatu tim di NBL, hal ini akan memperkaya liga itu sendiri. Ada banyak energi yang diberikan untuk masing-masing tim yang didukung. Kayanya ga seru kalo orang-orang menjagokan tim yang sama, atau tim yang unggul saja.

      Untuk masalah kenetralan, ini saya rasa blog pribadi dan cukup netral. Hanya saja penulis merupakan fans Garuda. Mainbasket memasukkan unsur keberpihakannya tanpa merugikan yang lain kok. Mainbasket hanya mengekspresikan pendapatnya..

      Mungkin kalau mengharapkan tulisan tentang NBL yang netral kita bisa membuka situs nya NBL. Itu resmi dari NBL dan tidak pantas untuk memihak. Nah kalau ternyata pengasuh Mainbasket menulis untuk situs NBL, tentusaja dia tidak boleh menulis dengan membawa keberpihakannya terhadap salah satu klub.

      Saya bukan pendukung Mainbasket. Saya hanya tidak suka ketika ada sedikit keberagaman kita sudah seperti orang kebakaran jenggot. Kata-kata yang menjatuhkah (saya tidak bilang Mainbasket menulis kata-kata yang menjatuhkan ya..) tidak akan bisa menjatuhkan juara sejati. Action speaks louder than words! Salut untuk SM.

      Duh..kapan SM bisa dikalahkan di final ya..

  23. Saya penggemar SM dan memang pengen SM juara :)
    Tapi buat yg bilang juaranya mudah ketebak, jangan salah… CLS sempat memimpin di Q1 dan Q2 lho! Waktu Semifinal vs Aspac, skor juga relatif berimbang hingga akhirnya SM bisa menang.
    Benar kata Coach Ito, kuncinya adalah hati seorang juara. SM punya mental juara yg tinggi, lapar akan gelar. Bandingkan sama PJ yang terlena duluan di reguler season, lantas bisa kalah dgn CLS! Waktu perebutan juara 3 juga awalnya saya lihat PJ melempem, baca di JP katanya sblm pertandingan mereka bahkan tdk latihan lg.
    Coba lihat tuh SM, caranya masuk lapangan saja sudah berlari penuh semangat, wkt warming up jg sangat dimanfaatkan, lihat betapa rajinnya seorang Rony Gunawan berlatih shooting sampai dihentikan panitia krn harus pasang floor screen. Dgn kualitas spt ini SM masih sangat layak utk menang! Saluuuuttt!!!

  24. Sama seperti mas Idan, gw adalah fans garuda dari jamannya panasia….
    awalnya gw benci SM, tapi perlahan gw mengagumi permainan mereka, puncaknya adalah ABL season 1 , dimana gw ngikutin terus game2nya SM dan gw jatuh cinta sama SM….
    akhirnya SM adalah tim favorit gw ke 2 setelah Garuda di Indonesia ini…
    Dedikasi SM buat basket Indonesia sangat besar, terbukti dari dana yang dikeluarkan owner yang tidak sedikit buat ABL dan NBL… demi ABL pula mereka berani ngeluarin dana besar.
    Coba pikirkan kenapa SM ga simpen uangnya aja buat NBL yang pasti juara? karena dia ingin Indonesia juga berprestasi di ABL…
    So, jika anda benci SM, anda benci pahlawan Indonesia di bidang basket!

  25. Waktu awal gw baca post ini. Gw kesel. Jelaslah. Gw, fans berat SM sejak gw SMP. Kalo dibaca atasnya aja sih, gw udah mau maki2 yang nulis. :p
    Tapi semua pemikiran gw berubah setelah gw baca habis post ini. Sama kayak pemikiran bang Idan ttg SM. Dan gw baru tau juga kalo Coach Ito ngerokok. Hahahaha :p
    Yaaahh semoga NBL tahun depan, tim2 lain lebih terpacu untuk ngerebut dari juara bertahan kita. :))
    Salute buat lo bang Idan! :)

  26. Hmmm……SM hebat…..Slamat SM….(itu kata pembuka)
    Daannn…..CLS n PJE slamat juga…………
    Akuu penggemar berat Garuda,,,dan rasa na gondok setiap kali ntn Garuda dgn permainan yg buruk….tapi akuu tetap cinta Garuda….
    Sengit na akuu setiap kali liat SM main….(spa pun lawan SM,,,aku pasti dukung team lawan na)….karena dominasi SM yg bgitu kuat….(oke,,,akuu gx suka Faisal yg sengak,,,n Welly yg bkin akuu takut dgn badan besar n kekar na itu…)Tapi,,,jempol bt mereka lo udh main d lapangan…..Eeehh,,Dodo,,,(Udh gx cute lg dgn jenggot tipis na,,,kliatan lbh dewasa…),,main na bgus bgt kmren d final….
    CLS,,,,hmmm,,,mereka hebat d musim ini…dan aku saluut bsa liat mereka d final….kalah sich….Sandy,,tanganmuu gx luck mlm itu…..(Dan,,lg-lg SM yg berdominasi nyabet gelar musim perdana NBL,,,)
    Eeehhh pemain2 na udh gx dpet cincin tooohhh….kyk mnag award apa gtu….liat ank2 SM megang piala atu-atu….(Rasa na,,,dampak piala Oscar….hehe)….
    Hmmm,,,,sperti na kekuatan SM plig kuat ada d coach Ito….sperti MU…(punya Fergie)…dan akan kalang kabut tnpa coach hebat seperti mereka yg setia,,tak pindah k lain hati eehh team..Bhasa keren na ‘LOYAL’…So,,coach2 yg lain,,,harus loyal juga…..
    Sebagai penutup…..Selamat buat SM….musim dpn gantian yach….bosen aahh….n team lain,,,siap2,,,kerja keras n injek gas bt bikin kejutan2 yg membuat perbasketan d Indonesia lebih menarik…..(Aku akuin,,,dominasi SM bikin puncak NBL gx menarik,,”Yah,,SM lg,,SM lg,,bosen”…sorry..fans SM…)
    #Kang Idan,,,,slamat yah dpt kejutan d lapangan…(dpt award juga,,,)…d tunggu tulisan2 slanjut na…..Garuda d dadakuu….

  27. Wow, banyak banget yg komen, udah lama ga liat komen sebanyak ini semenjak tulisan DBL vs Popmie. Nice to meet you all Indonesian basketball citizen :)

    I’m a CLS Knights fan, but on top of all, I’m a basketball fan.
    Ketika di DBL Arena saya menghina-hina SM, menghujat Faisal dan Amin dengan keras dan kurang ajar, itu semua karena saya merasa mereka harus dibegitukan agar kalah…..yang ternyata tidak terjadi kemaren :))
    Coach Ito memang luarbiasa, dan pengalaman berdiri di final berkali-kali really helped them.
    SM is a really really really greatly managed team, nuff said. Dan rasanya tim2 lain juga sudah belajar dari SM, jadi saya optimis taun depan kompetisi pasti akan jauh lebih ketat. Hopefully CLS yg juara :D

    Saya suka atmosfer yg terbentuk dari forum ini, Indonesia banget. Kita semua punya tim2 kesukaan masing2, yg empunya blog saja cinta mati sama Garuda, tapi kita semua kumpul di sini karena kita semua cinta Basket Indonesia..Mari kita buat seri NBL taun depan lebih meriah daripada taun ini, sampe2 TV terpaksa menyiarkan semua pertandingan yg ada :D

  28. salut buat kang idan!!!!
    eh ya ampun, gw baru sadar ternyata pemain misterius yg nantang mas dimas itu kang idan sendiri yaa…
    hahahahaha, lucu bgt

    congrats buat SM, tp lebih congrats bwt CLS Knights yg udah berjuang!!! semoga CLS taon depan yg di podium….amiiiiinn

  29. Saya pendukung Garuda. Tapi saya menghormati semua orang yang sangat total di bola basket terutama bola basket indonesia salah satunya SM dan akang main basket.

    Gue punya pemikiran yang sama kang.. Gue pengen banget SM kalah,cuma apa daya, harus diakui SM masih terlalu tangguh di Indonesia.

    Gue cukup seneng dengan kompetisi NBL dan gue cukup optimis kalo NBL musim depan bakal lebih seru.

    Moga2 tulisan ini dibaca sama semua insan basket indonesia, supaya semua insan basket indonesia bekerja sekeras SM.

  30. salut bang, jujur banget tulisan iniiii :D two thumbs up
    menurutku, gak tau SM yang turun atau yang lainnya pada naik, tapi menurutkuu SM uda gak segila duluu, pasti kalo nghajar habis2an, pas lawan ASPAC aj kudu berjuang penuh, lawan CLS juga keliatan ngoyo banget ..
    hoho walaupun arek suroboyo, aku tetep dukung SM, liat de disaat semua tim (apalagi timnya DIMAZdkk) majuu pesat, tapi SM masi tetap bisa menanganinyaaaa :D yessss
    p.s : dari dalam hati nyesek baca tulisan “Oleh karenanya, gw gak ingin Satria Muda juara lagi” -_______-

  31. Kalau dibilang bosen mungkin bosen klo di bilang liganya ga menarik karena di dominasi oleh satria muda ya gimana donk?,?,

    kalau mau meruntuhkan dominasi satria muda ya team lain harus berusaha lebih keras Dari pada satria muda ..Dan jgn pernah berpikir pasti SM lagi SM lagi.. Klo disetiap pemain punya pemikiran seperti itu ya ga Akan Ada yg bisa meruntuhkan dominasi SM

    Final kemaren pun terlihat bagaimana mental Dan pengalaman yg berbicara..perlahan tapi pasti itulah satria muda….
    Belum saatnya cls juara.. Kalau cls terus berkembang mungkin 2 musim lagi bisa juara

    Maaf y klo Ada kata2 yg kurang berkenan..
    Ane ngiri sama bang idan yg punya akses masuk ke nbl bahkan dbl camp… Terus share share ya bang apa yg didapet disana .. Thnx

  32. Saya penggemar basket, baik NBA ato basket Indo. Klo Bskt Indo sdh ngikutin sejak era Kobatama, dimana coach ito msh main di PJ, salah satu pemain yg tdk gw sukai krn emosional & suka berantem.
    Bicara mengenai Basket Indo tak lepas dr dukungan financial, dimana saya liat era Aspac & Panasia berjaya krn mrk bisa membeli pemain2 bagus. Gw pendukung CLS, yah tau dirilah klo cm sebatas penggembira. Klo nonton di Surabaya, tim2 besar punya pendukung yg ckp byk dikota ini, miris emang meliat tim kota sendiri krg didukung, realistis aja prestasi CLS kala itu jg byk kalahnya…:( Sempet ada harapan wkt CLS diperkuat RoGun, Asun, Hari Suharsono berhasil msk big 4. Tp abis itu pemain2 itu dibeli oleh Tim2 Jkt, sejak itu gw benci sm, terbukti sm prestasi makin menanjak, CLS kembali terpuruk. Beruntung akhirnya CLS kemasukan manajemen Knights yg membawa talenta2 bagus dr Tim Kampus Mikroskill msk ke Tim ini, sehingga puncaknya kmrn CLS bs lolos final NBL. Kontrak dgn Knights berakhir thn 2012, klo mrk meninggalkan CLS cerita bs lain lg, bs aja key playernya diangkutin Tim2 Jkt lg. Ini aja sdh santer bhw pelatihnya bkl ninggalin Tim ini musim dpn. Liat jg BS, stlh Komink, Dimas, Jrink diangkut ke Jkt prestasi melorot & PJ jd juara reguler. BS tdk bs tahan mereka, klo sampe kontrak abis, mereka malah tdk dpt apa2. Talenta2 bagus byk diangkut ke Jkt, klopun krg bersinar di tim besar muter2nya ya main di tim2 Jkt jg, sulit utk kembali kedaerah. Miris jg liat Pak Halim Bhinneka yg sgt berambisi mau bw timnya juara akhirnya menyerah. Salah satu alasannya dia sulit menarik pemain bintang utk maen di kota kecil spt Solo. Gw memimpikan Tim daerah bisa jd juara NBL, bkn hny berputar di Jkt ato Bdg. Semoga NBL bikin regulasi baru mengenai salary cap agar tdk terjd ketimpangan kekuatan. Semoga mimpi gw liat Tim daerah Juara terwujud bbrp thn mendatang, tdk menunggu berpuluh2 thn lg…:D

  33. love love this !!

    meski saya penggemar SM, sebelum NBL ini dimulai saya berharap ada suprise dari tim2 yg tak terduga.. dan NBL sukses menyuguhi pertandingan2 seru.. hingga final yg spektakuler dmn sang juara bertahan yg dengan tidak mudah lagi2 bisa mencapai final bisa bertemu tim basket dominasi mahasiswa dari tuan rumah, CLS..
    Akhirnya finalnya sudah bukan antara SM-Aspac (ataUpun Garuda) hahaha..
    (Meski yg juara ttp SM lagi, tapi super setuju dgn coach Ito, itu bukan salah mereka kan? justru harusnya makin memotivasi tim lain untuk sgera merebutnya dari SM!)
    Cmon! i’m waiting for other suprises at the next season ! hope NBL will be better and better ! support Indonesian basketball !!

  34. hum~
    sejujurnya saya fans SM. tapi overall saya penggemar basket. walo saya gak gitu ahli ttg basket tapi saya SENENG banget dengan adanya NBL (dan ABL) juga :)

    ngikutin perkembangan basket indonesia itu sangat sangat sangat menarik buat gue :p

    dimulai dengan preseason nya NBL dimana muncul nama Pelita Jaya Esia yg ~wow~ bisa tampil bagus banget di preseason :)

    but, yg bisa membuat SM juara (lagi) mgkn memang kedisiplinan dan kemampuan :)

    so congrats SM!

    semoga season depan makin banyak hal2 yg menarik di NBL :)

  35. mo dimana lagi, SM main tim nya paling bagus di NBL.walopun selalu bikin “drama”,biasa nya mereka kalah di awal musim dan di awal pertandingan,terbukti kn?hehehe.
    at least,walopun lagi2 SM yg juara,tim2 lain semakin merata kekuatannya. buktnya CLS ampe final,saya ga nyangka sama sekali..awalnya kupikir akan Pelita jaya yg maju,beuhh

  36. Gue sendiri bukan Basket Ball fanatics.. tapi Basket Ball lovers aja..
    Kebetulan Isal SM a.k.a Jeber sendiri adalah tetangga jaman kecil gue, dan gue tau cara dia bermain dan di lapangan, Tengil dan banyak gaya, tapi di luar, dia tetaplah Jeber yang santai dan kalem.. It’s His style!

    anyway, gue sepakat dengan tulisan Idan, bahwa udah SMB memang layak juara, mereka bukan tim super, mereka sebuah tim basket biasa yang dimanaje dengan baik, dan motivasi yang kuat, menjadikan mereka tim hebat!

    Gue agak menyesalkan final CLS VS SMB kemaren, bbrp detik terakhir CLS menyerah.. Come on! siapapun tau perbedaan angka itu cukup jauh, tapi mental juara CLS belum hebat, mereka seharusnya berjuang sampai ‘the final whistle’ berbunyi!

    Tapi yang jelas, meskipun gue cukup ngefans sama SMB, gue berharap mereka kalah suatu saat (tidak jadi juara) karena dengan itu mereka akan bisa berjuang lebih lagi dan kemampuan mereka akan lebih lagi.

    dan Gue yakin, suatu saat SMB tidak akan jadi juara NBL, roda tidak selalu diatas, dan semoga kekalahan itu dibayar manis dengan semakin meningkatnya kemampuan SMB dan tim-tim lain!

    NB : aku ga ngilokno CLS, rek.. nang kene aku mek ngomong nek CLS kepingin dadi juara, mentale sing digenahno, jo nyerah tah!

  37. Salut bwt NBL n ANTV yg dah ngobatin kerinduan fans2 basket Indonesia. Dngn adanya tayangan tv ada bintang2 baru muncul (ex sandy..dwi..dll). Setuju bngt ma kak Idan..tiap kali SM main pasti ngedukung tim lawannya..btw SM mainnya emang bagus jd pantaslah mrk menang. Tantangan bwt tim2 lain a/ memperbaiki performa, setiap elemen, n pastinya managemen tim. Sukses selalu basket Indonesia. NBL season 2 ditunggu ya…. .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s