Tingkah Polah 4 Pelatih Pada Hari ke-2 Penyisihan Champ Series :):

Ini hanya tiga kelakuan unik para pelatih yang gw tangkap saat pertandingan tadi.. Lucu-lucu :D

Pelatih 1

Wasit tampil mengecewakan. Tetapi sang pelatih hanya diam saja. Gw pikir ia gak peduli sama sekali pada beberapa keputusan kontroversial dan cenderung merugikan timnya itu. Ternyata salah. Setelah laga kuarter kedua selesai, ia memanggil dan menghampiri tiga wasit yang memimpin pertandingan. Ia menyampaikan protesnya. Mempertanyakan keputusan yang telah diambil wasit. Seperti biasa, keputusan sudah diambil dan telah lewat beberapa waktu yang lalu. Dari bahasa tubuh ketiga wasit yang menerima komplain, gw melihat seolah para wasit tersebut mampu menjelaskan dan menang karena meredakan protes sang pelatih :)

Pelatih 2

Wasit tampil mengecewakan. Sepertinya sang pelatih pun telah dikecewakan beberapa kali. Ia pun tak tahan dan akhirnya berteriak “wasit gobloook!!!” :)

Pelatih 3

Pemainnya melakukan foul. Ia lalu memarahi pemainnya itu dengan sangat keras di hadapan para penonton. Memberikan gerakan seolah menendang dan menampar si pemain walaupun gak kena. Pemainnya hanya terdiam dan coba diberi semangat oleh rekan-rekannya yang lain. Hufff.. :(

Pelatih 4 (Tambahan pagi)

Pemainnya melakukan tindakan indisipliner. Dalam rangka persiapan menghadapi Championship Series, pelatih menginstruksikan para pemainnya agar tidak menggunakan handphone pada jam-jam tertentu. Si pemain tertangkap basah oleh pelatih. Handphone dirampas dan dihempas ke lantai! Si pemain di hukum tak boleh bermain pada laga penting. Jika saja si pemain disiplin, ia akan bermain. Hasil akhirnya bisa bercerita lain :)

*pertanyaannya, siapakah pelatih 1, 2, 3 dan 4 ituuu? :D

10 pemikiran pada “Tingkah Polah 4 Pelatih Pada Hari ke-2 Penyisihan Champ Series :):

  1. Yg pelatih 1 itu lucu banget tadi, pantesan beliau diem aja :D
    Yg pelatih 2 sih, biasa emang dia, pemain2nya juga ikutan gitu. Padahal udah jauh bgt.
    Yg pelatih 3 ini, I’m shocked..He was doing it in front of our eyes…

  2. Semua itu tdk perlu terjadi jika para insan mengerti dan faham arti atau makna sebuah pertandingan olahraga.sebua kompetisi bukan hanya menang atau kalah! Tapi membentuk para insan olahraga menjadi manusia seutuhnya. Inilah roh olimpIk dan hakekat olahraga yg sebenarnya. Berlatih,bertanding,pelajari dan hayati itulah yg akan melahirkan juara dan manusia sejati.

  3. pelatih 1 : pass alias engga tau..

    pelatih 2 : SM Britama

    pelatih 3 : Aspac.. sudah sering lihat ini mah. kak #30 juga pernah dimarahin di bench.. :(

  4. Coach Tjetjep memang bgitu, that’s why bnyk pemain aspac yg keluar roster setelah mereka matang disana. Dan gw tau pst coach yg dimaksud nomer 3 adalah Coach Tjejep

  5. Pemain diberikan pengertian bukan untuk dimakimaki. Wasit,tdk untuk disalahkan tp jadikan pertner untuk kelancaran pertandiingan. Prinsip, no referee no games! Pemain,pelatih,wasit,dan petugas meja adalah sebuah kesatuan untuk memberikan kwalitas tontonan secara utuh! Ini pemahamannya!

  6. Yg kedua ketiga kejawab ya..
    Yang #1 tebakan gw coach rastafari.

    Om ary,setuju bgt..tp mungkin mereka punya alasan lain untuk melakukan itu selain drpd “sekedar” luapan emosi..:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s