Mengenai DBL dan APBD, e-mail dari Azrul Ananda

Kepada Yth.
Rekan-rekan media
Di Surabaya (hmm.. saya di Bandung kak..)

Terima kasih atas perhatian teman-teman terhadap program DBL (Development Basketball League), yang rupanya telah menjadi salah satu program olahraga dan anak muda tersukses dan mendapat begitu banyak perhatian, baik secara nasional maupun internasional.

Mengenai anggaran APBD yang dibicarakan, tidak banyak yang sebenarnya perlu kami tanggapi. Mengingat DBL sama sekali tidak menerima sedikit pun dana dari pemerintah. DBL adalah program yang dikelola secara profesional, tanpa mengandalkan bantuan atau sumbangan dari pemerintah. Sudah begitu sejak liga ini pertama diselenggarakan pada 2004.

Dalam beberapa tahun terakhir, DBL memang banyak mendatangkan tamu dari berbagai penjuru Indonesia maupun bintang-bintang kelas dunia. Mereka datang untuk hadir atau tampil di even kelas dunia yang selama ini diselenggarakan DBL di Surabaya. Kami dari DBL sangatlah bangga, karena kedatangan mereka membantu menjadikan Surabaya –kota asal DBL– sebagai salah satu tujuan utama basket di dunia. Bahkan Surabaya disebut sebagai ibu kota basket Indonesia.

Bahwa pemerintah kota menyediakan anggaran untuk menyambut tamu-tamu itu sebagai tamu resmi kota, dan memberi mereka apresiasi lebih atas kedatangan mereka ke Surabaya, tentu membuat kami merasa sangat bangga. Seandainya tidak pun, kami juga sudah senang karena tidaklah mudah untuk mendatangkan tamu-tamu itu, khususnya bintang kelas dunia, untuk datang ke kota seperti Surabaya.

Kita semua mungkin malah harus mengapresiasi upaya tersebut. Sebab, itu merupakan salah satu cara untuk menjadikan Surabaya –kota yang sangat kami cintai– lebih dikenal di mata internasional.

Sekali lagi, tidak ada sedikit pun anggaran APBD yang diterima oleh DBL. Dan kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Pemerintah Kota Surabaya, sejak era kepemimpinan Bapak Bambang Dwi Hartono dahulu, yang selalu membantu memperlakukan tamu-tamu kelas dunia kami sebagai tamu kota Surabaya.

Kepada rekan-rekan media, terima kasih banyak atas perhatian terhadap DBL. Semoga program ini bisa terus berkembang, dan kita bersama terus membuat nama Indonesia –khususnya Surabaya– semakin hebat di mata internasional.

Terima kasih,

Azrul Ananda
Commissioner DBL

4 pemikiran pada “Mengenai DBL dan APBD, e-mail dari Azrul Ananda

  1. lebih baik jangan di Pakai deh duit Negara.. Kasian, ntar Basket di campurkan dengan kebobrokan pemerintah… Korupsi, manipulasi, dll.

    bersyukur deh sama Detik.com dan Mas Azrul mau memberikan informasi kepada Masyarakat Luas. Selain itu juga saya mengerti maksud dari pemerintah dalam hal ini kota Surabaya yang mau berusaha membantu/ atau membalas Jasa DBL atas apa yang selama ini di berikan untuk Kota Surabaya. Tapi ya kembali lagi, kemoral pemerintah. Selalu di salah gunakan.. ;)

    kalo mau Bantu Basket, tolong donk, duitnya di Investasikan buat fasilitas-fasilitas Sarana Bola Basket, ataupun buat sebuah program pembinaan yang dapat menunjang dalam hal ini Olahraga bola Basket. Tidak perlu besar, mahal, keren.. tapi fungsional, dan dapat di manfaatkan oleh masyarakat Luas. Buat apa bangun Stadion Indoor Megah di pinggiran Kota, yang aksesbilitas susah di capai oleh masyarakat, dan bahwa berada di kawasan yang kurang begitu aman, kan jadinya faktor keselamatan dan keamanan di pertanyakan! tidak lain, Bangunan itu akan seperti sebuah kawasan pemakaman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s