Rasanya Peran “Decoy” Cukup Berhasil :P

Menyenangkan ketika apa yang gw khayalkan terjadi di lapangan menjadi kenyataan. Akibat kekalahan atas Pelita Jaya di malam sebelumnya, gw berkhayal semoga Aguy dan Denny Sumargo mendapat peran sebagai decoy saja. Bukan sebagai ujung tombak. Biarkan Hendru dan Indra berada di baris depan. Berikut tulisan gw pada posting sebelumnya: “Hemat gw, Garuda kurang memaksimalkan Hendru atau Indra yang justru tak kalah mematikannya. Jadikan para pemain yang biasanya sering diasumsikan sebagai penyerang menjadi pengalih perhatian saja. Maksimalkan pemain lain. Kalau Garuda ingat, inilah strategi Satria Muda ketika memukul Garuda di pertemuan pertama. Satria Muda memaksakan over time lewat tembakan tiga angkanya Dodo! (Dodo nembak three point???) Demikian pula saat Aspac memaksa Garuda bermain over time. Pemain yang menembak three point adalah Vinton! Satria Muda menjadikan Faisal dan Amin sebagai decoy. Demikian pula Aspac mengatur Xaverius dan shootersnya yang lain sebagai decoy juga.”

Malam ini khayalan tersebut berjalan nyata di lapangan ketika Garuda melawan CLS Knights. Aguy yang biasanya menjadi shooting guard berganti peran untuk mengambil tanggung jawab sebagai point guard pengatur serangan. Hendru dan Indra yang agak jarang dimainkan malah berhasil menjadi ujung tombak yang tajam. Hasilnya, Indra dan Hendru menjadi pemecah kebuntuan Garuda dan akhirnya berhasil mengalahkan CLS Knights untuk kedua kalinya di musim kompetisi reguler 2010-2011.

Hendru 9 poin, dan Indra 12 poin. Lumayan laah :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s