Mencari Bocoran Bersama Coach Danny Kosasih :)

Ketika pertandingan Muba Hangtuah melawan Stadium Jakarta tengah berlangsung sore kemarin (16/12), hujan deras mengguyur kota Solo. Tak terkecuali tentunya Sritex Arena. Meskipun hujan deras di luar arena, hanya setitik-dua titik saja yang berhasil menembus jatuh ke dalam lapangan. Uups, bocoorrr!!! :D

Tentu saja tak terlihat di mana persisnya tetesan air itu jatuh, namun seingat gw, melihat gencarnya mas-mas tukang pel melap di lokasi lantai yang sama, gw teringat C-Tra Arena di Bandung. Lokasi bocornya kurang lebih sama. Lalu gw mencoba mengingat-ingat kembali dan akhirnya gw pun ingat (jelek banget kalimatnya) bahwa DBL Arena pun mengalami kebocoran kala arena basket keren tersebut terguyur hujan deras. Bocornya di lapangan tapi gw gak ingat sebelah mana tepatnya.

Saat menyaksikan game Muba Hangtuah versus Stadium yang diselingi oleh tukang lap yang mengeringkan lokasi bocor, di sebelah gw duduk head coach Angsapura Salatiga, Danny Kosasih. Terjadi obrolan singkat antara gw dan coach Danny. *tepatnya coach Danny yang nyeletuk, gw yang kebawa..hehee..

“Saya bingung dengan GOR yang bocor begini. Saya bilang ke pemiliknya ‘kok gak ditutup bocornya?’ Mereka bilang ‘wah sulit nyari bocornya pas siang-siang, gak ketemu,’ kata mereka,” celetuk coach Danny Kosasih. “Padahal menemukan titik kebocoran itu mudah banget,” sambung coach Danny.

Gw yang duduk di sebelahnya nanya “emang bagaimana cara nyarinya coach?”

“Nyari siang hari yaa gak akan ketemu! Nyarinya ya harus malam hari. Nyalakan lampu di dalam GOR, lalu panjat atap GOR dari bagian luar, selesai, ketemu bocorannya!” jawab coach Danny.

Cerdas!!! :D