5 Hari Menuju Seri 2 Bandung, Mana Lebih Berkuasa, Pelatih atau Point Guard?!

Dua hari yang lalu saat berada di Surabaya, seorang teman bercerita kepada gw tentang pentingnya seorang point guard. Ia bilang, point guard itu bukan semata seorang pemain yang jago menggiring bola, jeli mengoper, atau sesekali atau mungkin seringkali menembak untuk menghasilkan angka. Point guard itu adalah pemain yang sangat penting, jika tak ingin dikatakan sebagai yang paling penting! Teman gw berkata bahwa ia selalu berharap agar point guard andalan dalam timnya selalu fit dan jauh dari cidera yang membuat ia berhalangan bermain. Sebab kalau tidak, sangat sulit mencari penggantinya.

Selain kapasitas teknik standar yang harus dimiliki seorang point guard di atas, point guard yang hebat adalah incaran tim manapun di NBL! Ia harus mampu menghapal dan memahami strategi menyerang maupun strategi bertahan yang diberikan oleh pelatih. Ia juga memimpin rekan-rekan dalam timnya dalam memilih dan melaksanakan pola menyerang apa yang dipakai. Yes, seorang point guard harus cerdas!

Seorang point guard harus mampu membaca pola pertahanan lawan dan harus berpikir cepat untuk segera mengimplementasikan pola menyerang apa yang mampu merobek pola bertahan tim lawan. Point guard adalah konduktor, nakhoda yang memberi arah rekan-rekannya. Mengingatkan bila ada anggota tim yang posisinya kurang tepat sekaligus tetap menjaga bola agar tak dicuri lawan yang menjaganya. Gak mudah lhoo.. Point guard is the master of the game in the battle field!

Ketika seorang pelatih kepala menginstruksikan sebuah tim untuk menggunakan sebuah pola menyerang tertentu, katakanlah pola 5 namun ketika di lapangan point guard menemukan bahwa setelah “membaca” pola bertahan lawan, pola menyerang terbaik adalah pola 2, maka keputusan akan ada di tangan point guard. Point guard yang cerdas dan berani akan tanggap dalam mengambil keputusan dan mempertanggungjawabkan keputusannya, sukses maupun gagal!

Setiap tim memiliki point guard-point guard andalan. Garuda memiliki Wendha dan Teddy. Satria Muda ada Faisal. Aspac memiliki Mario dan Yus, Muba punya Robert Yunarto, Angsapura mengandalkan Budi Sucipto dan Ragil, Pelita Jaya dengan Kelly, Citra Satria ada Walle, Stadium bertumpu pada Merio Ferdiyansyah, Bimasakti bergantung pada Deni Sartika, dan CLS Knights dengan Dimaz. Siapa paling handal? Ah, sampai jumpa di Bandung mulai tanggal 20 November :)

5 pemikiran pada “5 Hari Menuju Seri 2 Bandung, Mana Lebih Berkuasa, Pelatih atau Point Guard?!

  1. Menurut gue Mario Wuysang masih yang terbaik saat ini, sayang gak main di NBL dan tenggelam di ABL. Tapi Inal (eks) Aspac yang sudah pensiun kayaknya masih PG terbaik yang pernah Indonesia punya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s