American College Team Memberi “Pelajaran” Kepada Garuda

Setelah sekian lama tak menyaksikan penampilan Garuda Flexi Bandung, kemarin dalam sebuah pertandingan persahabatan yang diadakan oleh Institut Teknologi Harapan Bangsa, gw dan banyak penggemar Garuda lainnya kembali menyaksikan tim kebanggaan Bandung ini berlaga. Garuda Flexi Bandung melawan American College Team (ACT), kumpulan mahasiswa yang juga bermain di NCAA divisi I dan II.

Garuda menurunkan 5 pemain pertama: Mario, Indra, Lolik, Tiara, dan Hendrik. Hendrik dipaksakan untuk bermain walau sedang dalam keadaan demam yang cukup parah. Awalnya gw sangsi Garuda akan mampu memberikan perlawanan yang baik. Namun lay-up Indra yang membuka 2 poin pertama untuk Garuda langsung menghancurkan keraguan gw :D

Tampaknya para pemain ACT pun sedikit menganggap remeh Garuda dan menyebabkan mereka tertinggal 7-2 di menit-menit awal. ACT langsung mengambil timeout untuk membenahi pertahanan mereka setelah Garuda unggul 10-3.

Hendrik yang tengah bermain pada menit awal kuarter 1 mendadak terlihat lunglai dan hampir roboh sebelum akhirnya segera digantikan. Walau tidak mencetak angka, Hendrik sempat melakukan 2 blok dan membuat para pemain ACT kewalahan. Hendrik memang tengah demam parah saat itu.

Keluarnya Hendrik praktis membuat Garuda tidak memiliki pemain yang berposisi sebagai center. Kuarter 1 ditutup dengan keunggulan sementara ACT, 20 – 16.

Kuarter 2 berjalan dengan cepat dan ketat. Para pemain ACT mulai mengandalkan akurasi tembakan jarak jauh yang benar-benar jitu. Beberapa kali para pemain ACT menembak dari jarak yang cukup jauh di luar garis batas 3 poin tanpa mampu dibendung para pemain Garuda. Unggul 7 angka, ACT menutup kuarter 2 dengan unggul kedudukan 42 – 35.

Walau tertinggal di kuarter 1 dan 2, Garuda sebenarnya menunjukkan permainan tim yang sangat kompak. Memasuki kuarter 3, kualitas permainan tidak terjaga dan Garuda harus menerima menjadi bulan-bulanan para mahasiswa Amerika ini. Sempat memimpin hingga 34 angka, ACT menutup kuarter 3 dengan sangat meyakinkan, 75 – 38.

ACT akhirnya menyudahi pertandingan dengan skor 90 – 61. Tidak hadirnya beberapa pemain penting: Wiwin, Hendrik, Aguy, Denny membuat Garuda terlihat cukup kelelahan. Bagi gw, ACT mengajarkan satu hal lucu tadi malam, “Garis 3 point akan keluar lebih jauh 50 cm, jadi bersiaplah!”

Pelita Jaya mengalahkan ITHB Bandung

Pada pertandingan sebelumnya, Pelita Jaya Esia Jakarta menundukan dengan mudah mahasiswa-mahasiswa ITHB dengan kedudukan 101 – 63. Tidak dipimpin langsung oleh pelatih kepala, Rastafari, para pemain Pelita Jaya bermain santai. Para pemain ITHB dari segi postur tubuh, stamina, dan teknik bermain memang sangat tertinggal dari para pemain Pelita Jaya.

Salah satu tontonan menarik yang muncul pada pertandingan persahabatan antara Pelita Jaya melawan ITHB adalah aksi slam dunk yang dilakukan oleh Kelly Purwanto untuk menutup keunggulan sementara Pelita Jaya di kuarter 3, 77 – 42. Kereen!

2 pemikiran pada “American College Team Memberi “Pelajaran” Kepada Garuda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s