NBL Indonesia, New Season New Hope For Indonesia

Bagi gw, semuanya berawal sekitar 2 tahun yang lalu. Ketika itu musim kompetisi reguler Indonesian Basketball League 2008 sudah akan segera dimulai. Bukan keceriaan yang meliputi awal musim saat itu melainkan sebuah kekhawatiran dan cukup banyak kekecewaan. Kekecewaan yang hadir umumnya bernada sama “IBL semakin sepi.” Sedangkan kekhawatiran yang membayangi adalah IBL tidak akan berjalan lagi karena belum mendapatkan sponsor utama.

Kekhawatiran pupus sudah mana kala IBL akhirnya tetap berjalan walau tanpa dukungan sponsor utama. Beberapa sponsor kecil masih setia mendukung IBL saat itu. Tetapi kekecewaan masih terus berlanjut, IBL tetap sangat sepi. Pernah dalam suatu pertandingan di GOR C-Tra Arena Bandung, gw dan mas Chris (Manajer CLS Knights Surabaya saat itu) berbicara dengan nada miris dan sedih di luar GOR setelah mengetahui bahwa stadion yang bisa dijejali kurang lebih 5000 orang penonton itu hanya diisi oleh 20 orang saja!

DBL si Liga Pelajar

Di tengah situasi itu, gw dikejutkan oleh sebuah liga basket pelajar yang sangat-sangat tidak populer di Jawa Barat dan Jakarta tetapi menjadi bintang di daerah-daerah lain. Deteksi (belakangan menjadi Development) Basketball League namanya. Butuh waktu hanya 3 film di youtube buat gw untuk menganga dan berdecak kagum berulang kali menakjubi kehebohan suasana liga pelajar tersebut. Gw pun mempelajari dan mengikuti liga tersebut lebih intensif.

Penyelenggara DBL lalu mengundang gw untuk menyaksikan secara langsung sebuah even pertama yang bekerjasama dengan NBA yang mereka prakarsai dan diadakan di Surabaya, NBA Madness. Selain gw, beberapa pemain profesional IBL pun diundang.

Dalam acara makan malam perpisahan di akhir acara NBA Madness, gw sempat berbicara dan bercerita panjang lebar sebatas pengetahuan gw tentang apa itu DBL, DBL Indonesia, serta kegiatan NBA Madness yang mereka adakan kepada beberapa pemain profesional IBL. Para pemain profesional IBL sangat-sangat antusias bertanya kepada gw karena tak jauh berbeda dengan gw, mereka pun takjub menyaksikan ada sebuah liga pelajar heboh populer yang tidak populer (ngerti kan maksudnya?)

Saat itulah gw pertama kali mendengar kata-kata “DBL harus mengelola IBL!”

Singkat kata singkat cerita, pada penghujung tahun 2009 lalu DBL Indonesia kembali menggelar sebuah event internasional di Surabaya, Surabaya International Challenge. Saat itulah salah seorang teman menunjukkan kepada gw sebuah surat pernyataan dari penyelenggara IBL yang lama tentang ketidakmampuan mereka dalam kembali menggelar kompetisi IBL putaran selanjutnya. Tim-tim IBL benar-benar berada dalam ketidakpastian.

Dorongan agar DBL Indonesia yang telah berpengalaman menyelenggarakan kompetisi antar pelajar, DBL, serta beberapa kegiatan basket internasional semakin kencang datang agar DBL Indonesia juga “megang” IBL. Awal tahun 2010, DBL Indonesia pun bersedia menerima permintaan tersebut.

New Season New Hope

Seharusnya tulisan ini muncul kemarin. Sayang, kemarin gw sama sekali tidak bertemu dengan komputer.

2 hari lalu, bertempat di Ballroom hotel Four Seasons Jakarta IBL “baru” diluncurkan. Nama IBL secara resmi ditinggalkan dan berganti dengan National Basketball League Indonesia, disingkat NBL Indonesia.

(Untuk cerita lengkap peluncuran NBL Indonesia, baca di sini.)

Sebelum acara resmi diadakan, wajah ceria dan bersemangat para pemain NBL Indonesia maupun para undangan lain telah menunjukkan keceriaan. Dalam bahasa Sue Wicks (legenda WNBA yang ikut menjadi saksi peluncuran NBL Indonesia) “Wajah-wajah penuh optimisme dan harapan serta penuh semangat untuk segera menunjukkan kemampuan masing-masing di lapangan.”

“Kita harus punya komitmen baru juga..” kata Sam Perkins (salah seorang legenda NBA yang menjadi saksi juga) ketika membari sambutan singkat. Pernyataan Sue dan Sam adalah yang paling melekat di hati gw pada acara peluncuran NBL Indonesia. Malam itu para pemain memang terlihat sangat ceria dan bersemangat. Beberapa mengeluarkan celetukan “acara seperti ini (peluncuran resmi) belum pernah ada sebelumnya.”

Bahkan sang bintang NBA, Sam Perkins juga mengatakan “Acara ini sudah sangat mirip dengan yang sering diadakan oleh NBA.”

Kata-kata yang datang dari Sue Wicks pun benar-benar menggugah “ini membuat saya merindukan kembali saat masih menjadi pemain aktif dulu.”

Ketika gw berpapasan dengan Mario Wuysang, gw mengatakan “Champion bro! (Garuda Flexi Bandung)” dan Mario dengan bersemangat menjawab “We will!” Bahkan saking bersemangatnya, Mario bahkan membawa pulang sebuah manekin bergambar dirinya yang menjadi pajangan pada acara peluncuran tersebut.

“Ini baru permulaan, masih banyak yang harus dilakukan.” ujar Azrul Ananda. Yup! Seperti yang dikatakan oleh Sam Perkins tadi, yang dibutuhkan adalah komitmen dari semua pihak yang merasa peduli dan sayang kepada liga ini, NBL Indonesia. Siapapun bisa menunjukkan komitmen kecintaan dan dukungannya untuk kemajuan NBL Indonesia. Bentuk komitmen dan dukungan paling sederhana tetapi justru paling-paling sangat berharga adalah menyaksikan pertandingan-pertandingan NBL Indonesia yang akan mulai digelar Juli (Turnamen) dan Oktober nanti.

Wajah-wajah khawatir sudah berganti penuh harap dan semangat. Semuanya terlihat jelas malam itu. New hope for new season for Indonesia!

18 pemikiran pada “NBL Indonesia, New Season New Hope For Indonesia

  1. Wah..ga saBar nunggu NBL..baca berita nya bikin aku semangat,.dan g sabar bgt liat kaya gmn pertandingan nya..pasti lebih seru dan lebih spektakuler,amin

  2. keren sih keren tapi videonya MENIRU alias Plagiat
    kalo ga percaya

    “NBA 2010 SEASON OPENING COMMERCIAL TNT ”

    buka aja di youtube.zzz

    gimana sihhh !!!!

  3. @gerry: koq situ seperti kebakaran jenggot ya??padahal Sue wicks aj ampe merinding lo liat videonya….(meskipun dia itu tau videonya referensi dan inspirasi dari TNT…buka MENIRU)

    kalo pengen bantu majuin basket Indonesia seharusnya anda bukan mengkritisi materi tersebut.harusnya anda BANGGA!! karna basket Indonesia telah bangkit….

  4. @sarina : yee,semuanya aja dibikin versi indonya.
    Prasaan smua tiruan deh,
    Contoh: acara cari bakat,indo idol,trus film yg niru avatar,karate kid dll..ga kreatif

  5. tenang tenang kawan2
    jangan jadiin halaman ini penuh dengan psywar donk
    biarlah basket indonesia maju
    walaupun kenyataanya seperti itu entah plagiat atau inspirasi dari video NBA.
    toh juga kan bagus kalau bener2 bisa seperti NBA.
    mari kita dukung mereka semua yang berjuang agar basket indonesia jaya kembali.

    go NBL.

    btw udah bukan rahasia lagi kalu negara kita tukang tiru. heheee….
    piss. :)

  6. @ichigo : tuh elu tau kalo videonya niru.ckckck

    Gag bakalan sama kayak nba,dana aja pas pasan, kalo mau kyk nba,basket indo harus dijadiin pekerjaan,yg bisa jamin hidup,baru banayk yg mau maen basket pro..
    Yg skanr di basket pro ,kasian,masa tmen gw udh ngorbanin kuliah,waktu,cuma buat latian basket,n tanding” cuma dapet 50rb pergame waktu di malang baru” ini..parah..50rb makan sehari juga abis..

  7. wahhh denger mario wuysang semangat kyk gitu,,,jd ikut semangat deh nunggu NBL,,,jd ga sabar,,,hehehe
    cayoo mario,,,cayoo garuda,,,^^

  8. @pecel ayam
    bro jangan pesimis dulu bro
    semua itu memang gak ada yang sempurna
    apalagi IBL ini baru lahir loh.
    dan mencoba bangun lagi dari awal yg pastinya bakal berat sekali.
    mari kita dukung bersama, kalau saling meremehkan seperti ini yah gimana mau maju basketnya.
    mari kita berharap smoga ada perubahan manajemen club masing di seri NBL yg baru ini
    supaya basket bener2 bisa menjadi lahan penghasilan.

    setuju sama ungkapan bro mainbasket
    “pesimis gak akan membuat sesuatu menjadi lebih baik lho”

    go basket Indonesia.

    asyik ngeliat mario wuysang ngomong di video
    keren banget uy.

  9. si mario klu ga salah denger di videonya sih ada ngomongin

    “waktu di lapangan, saya merasakan semua masalah dan tekanan dari luar lapangan hilang”

    “pemain favorit saya adalah Lolik, dia berusia 40 tahun tapi masih terbaik di lapangan”

    “saya gak pernah ke surga, tapi perasaan menang sperti di surga”
    bener gak ya?

    maap inggris sya paspasan
    correct me if i’m wrong, heheeee…

    pengen juga nih ikutan gabung IBL, kali aja bisa bantu2 ikut membangun basket indonesia.
    tapi gimana caranya ya??

  10. y semua ada pro dan kontranya kalo buat saya soal niru selama itu baik y gpp lah….percayalah NBL g bs kayak NBA tapi NBL bisa lebih dari NBA……..maju terus basket INDONESIA

  11. kita mesti bangga..,cz dgn begini..basket d indonesia ad kemajuan..n terus berjalan..klo pelajar aaj jalan masa senior mandeeg..lg pula kiblat basket kan nba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s