Wasit Lengah, Aspac Walk Out, Penonton Kecewa! (Semi Final Bima Sakti Cup 2010)

Pada laga semi final antara Aspac Jakarta melawan Satria Muda Britama Jakarta kemarin (15/5) ada sebuah kejadian yang membuat gw berpikir “Seharusnya ada aturan di mana jika sebuah tim meninggalkan pertandingan yang sedang berlangsung dengan alasan apa pun di denda 1 milyar Rupiah, oh atau jauh lebih mahal lagi!

Kronologi singkat

Cerita ini gw dapatkan dari seorang teman media (Jawa Pos) yang meliput pertandingan semi final kemarin.

Pertandingan antara Aspac versus Satria Muda sebetulnya berjalan seru. Aspac sempat unggul 34-29 atas Youbel Sondakh dkk di kuarter ketiga. Insiden terjadi saat salah seorang pemain Aspac melakukan layup dan dilanggar pemain Satria Muda.

Wasit Teguh Caesar (Surabaya) merasa melihat bola itu masuk (padahal bola tidak masuk!). Karena itu, wasit menyatakan foul in dan memberikan free throw satu kali kepada Aspac.

Pemain Satria Muda pun protes karena bola tidak masuk ketika terjadi foul. Mereka meminta wasit untuk membatalkan dua nilai Aspac dan cukup memberikan dua kali free throw kepada Aspac.

Wasit menuruti protes Satria Muda. Aspac yang sudah melakukan sekali free throw menolak untuk melakukan free throw kedua. “Lucunya, skor kami dibatalkan, tapi free throw-nya tidak dibatalkan,” ucap manajer Aspac Irawan Hariono. Merasa dirugikan wasit, Aspac pun memilih meninggalkan lapangan pertandingan. Satria Muda melenggang ke final dengan setengah hati.

Aksi walk out mengecewakan :(

Silahkan teman-teman menelaah sendiri insiden tersebut. Bagi gw, seharusnya solusinya bisa cukup mudah. Namun namanya juga kalau sudah emosi yang berbicara, gelaplah dunia!

Dari sudut pandang gw, aksi walk out itu bak mengkhianati penonton, penggemar, fans, insan basket Indonesia (agak lebay nih).

Penonton/fans datang jauh-jauh, membeli tiket, dan penuh niat persiapan untuk menyaksikan laga bermutu. Bukannya pertandingan keren, malah sebuah permainan yang mempertontonkan aksi tidak sportif.

22 pemikiran pada “Wasit Lengah, Aspac Walk Out, Penonton Kecewa! (Semi Final Bima Sakti Cup 2010)

  1. Aspac sebagai suatu organisasi tidak menanamkan budaya profesionalisme kepada anak didiknya. Malah mungkin tidak ada profesionalisme di organisasi itu sendiri.

  2. Ditengah atmosfer basket yg sedang tinggi-tingginya, tindakan Walk Out ini sgt menyakitkan hati..
    Terasa sangat tidak ksatria.
    Toh mreka lg leading dan mmpunyai peluang besar untuk menang..

    Semoga gk ada lg insiden sperti ini..

  3. ASPAC dulu team yang bagus loh.. Knapa spt itu ya? Apa krn ASPAC ga bisa lg jd pemenang setelah SM terus membuktikan kemampuannya… Tp tetep aja SM masih team favourite gw dr dulu… Be wise n profesional guys..

  4. Keputusan tertinggi tetap ada ditangan wasit. Mau bagaimanapun buruknya keputusan itu..

    Seharusnya sebagai tim profesional bbertindaklah sewajarnya tim profesional. Walk out sama sekali tidak mencerminkan kedewasaan.

  5. Untk memperjelas., d Turnamen Bima Sakti Cup 2010..Wasit yg D gunakan bukan Wasit terbaik d indonesia..
    Wasit yg d Gunakan murni dari Jawa_Timur..mungkn ms ad be2rapa yg br pertama x memimpin pertandingan sekelas #IBL..
    Jd dr hari pertama d mulai, ud byk protes2 dan keputusan yg keliru baik it menguntungkan Team, atau Merugikan.
    Sebenarny, pertandingan Aspac vs SM kmrn, juga byk Keputusan kontroversial dr Wasit.
    Tp tdk selalu Aspac yg d Rugikan.
    Tp dsyngkan, pada saat kejadian d TULISAN d atas.(sy ntn lgsg)

  6. jangan asal ngomentarin aspac…
    mungkin aspac seperti itu karna dia ngerasa telah dirugikan..
    seharusnya wasit indonesia ( wasit yg udah punya lisensi ) harus lebih subjektif melihat suatu insiden didalam pertandingan…jangan plin plan lah,,,,

  7. cntoh yg tdak baik itu,,,,, laox tkut klah bkan gtu cranya,,,,kpan olahrga indonesia mampu mraih prestasi klau hnya msalah sperti itu,,,,, pdahal udh unggul. mngapa mundur????????

  8. jadikanlah hal ini suatu pelajaran yang sangat mahal, semua harus mau melihat bagaimana kejadian itu bisa terjadi alias jadi bahan evaluasi bagi insan basket di Indonesia. jayalah basket Indonesia.

  9. gmana yya ?
    mungkin aspac sangat menjunjung yang namanya rule is a rule
    ini kalo kita liat dari sisi postifnya
    tapi kalo dari sisi negatifnya, tetep bisa dibilang Aspac udah ngecewain banget kmaren
    well people, gg boleh nge judge juga lah

  10. menurut gw dilicikin gak dilicikin harus tetep terus bertanding, konon dlu pernah gw dapet wejangan klo main basket itu lawannya ada 3

    1.tim lawan
    2. wasit
    3. penonton

    jadi apapun yg terjadi lanjutkan saja demi penonton yg udah beli tiket…..(mudah2an di nbl gak ada yg ky gtu yah)

  11. justru karna seorang wasit adalah yang tertinggi semestinya hanya satu kputusan yang kluar jangan tiba tiba brubah karna desakan hal lain.

    tapi juga sangat disayangkan ktika aspac harus walk out ,aspac melakukannya pasti dengan suatu alasan, nmun tetap itu mengecawakan penggemar IBL.
    semua team harus bisa bersikap dewasa,.. congrats aspac.

  12. kputusan wasit yg merugikan..gmn basket indonesia mw maju???
    sharus na sbg wasit hrs tegas dlm m’ambil kputusan…

  13. saya pikir Aspac harus lebih dewasa menyikapi keputusan wasit. wasit adalah manusia biasa, suatu saat bisa saja membuat kesalahan, meskipun itu wasit terbaik NBA!!

    dalam hal ini jelas, wasit tidak bermaksud memberikan keuntungan bagi salah satu tim. saya pikir keputusan yang diambil sudah sangat adil.

  14. dalam hal ini berarti sudah ada 3 pihak yang bertanggung jawab. pertama pihak Aspac sendiri yang menjadi pelaku aksi WO, wasit yang tidak tegas dan terakhir panitia sendiri yang tidak mampu menghalangi aksi ini.
    sebagai orang-orang yang pernah main dalam kompetisi basket, tentu saja kita sendiri pernah merasakan dirugikan oleh wasit. jadi kita seharusnya jangan mencemooh sang pelaku saja, namun juga pihak-pihak terkait ainnya. ingat slogan terkenal negara AS, “jika ingin damai, berarti harus siap perang!”. jadi jika hal ini tidak ingin terjadi lagi, maka pihak panitia pun harus melakukan tindakan preventif.

    *stop monopolisasi basket indonesia !

  15. ini adalah buruknya pola pikir warga indonesia,…pada saat kita memberikan pandangan2 atau analisa kita kepada hal apapun, jgn pernah kita lgsg menilai apalagi menghakimi sesuatu hal…mmg benar tdk sepantasnya tim besar seperti aspac hrs WO, ttpi kita hrs menganalisa dan mencermati secara keseluruhan, bisa jd kesalahan2 wasit mmg sudah di nilai dari awal bnyk menyalahi aturan2, tp masalah FOUL IN inilah yang mnjdi momen aspac untuk WO..who knows ???…krn sbgai insan basket indonesia,bhkan pencinta basket indonesia,,sy atau pecinta2 basket yg lain mungkin sering melihat bnyknya prestasi buruk WASIT Basket indonesia…2 variable yg tdk dpt di pisahkan..GAME DAN REFEREE…JD BE PROFESIONAL lah para wasit basket kita, anda adalah salah satu penentu pimbinaan bola basket indonesia…Maju terus Aspac…BE the Best,Away from LOser…

  16. Menurut gw sih, ga seharusnya sebuah tim menyatakan WO gara” suatu kesalahan dr wasit.. Ga mungkin wasit ga nglakuin kesalahan di dlm 1 game..

    Langkah WO, menurut gw itu bisa diambil kalo situasi di lapangan mengancam keselamatan team.. Bukan karena game yang ngerugiin kita.. Toh kalo misal kita kalah karena game, kita kalah terhormat.. Lebih malu kalo misal kita kalah karena WO..

    N mungkin untuk PB PERBASI bisa lebih ketat dlm memberi lisensi untuk para wasit dan pelatih.. Jangan terlalu mudah memberi lisensi kalo memang mereka tidak memenuhi syarat..

  17. Dlm peraturan basket yg ada adalah tim yg kurang pemain saat hendak jumpball dan tim yg belum datang setelah panggilan ke 3 dari meja. Jadi kalo keputusan aspac meninggalkan lapangan dlm basket jelas mencederai semangat sportivitas, palagi dengan tim sekelas aspac. Yg kedua basket indonesia akan tercoreng namanya, ntar malah makin ditinggalkan penggemar. Kalo gini yg rugi seluruh insan basket kan ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s