Alasan-alasan Kenapa Gw Netral Sekaligus Mendukung Garuda Bandung!

Sebuah kritik menyambangi gw (lagi) hari ini. Betapa gw sangat condong membela Garuda di tengah pengharapan bahwa gw seharusnya netral :)

Semuanya berawal dari blogging

Hampir 2 tahun yang lalu gw mulai nge-blog. Dan gak muncul ide lain selain nge-blog tentang basket. Awalnya alamat blog gw adalah mainbasket.blogspot.com (dan gw masih memiliki akun ini). Selama beberapa waktu gw masih rajin nge-blog di blog tersebut. Namun beberapa waktu tersebut tidak lebih dari 1 bulan efektif di tahun 2008. Gw lalu vakum. Gak nge-blog lagi selama sekian bulan.

Gw lalu cukup sering ketemu dengan Pandji. Ia menceritakan betapa saat itu ia sedang getol-getolnya nulis di blognya pandji.com. Hingga suatu hari saat ketemu Pandji di kafe Ngopi Doeloe di Bandung, gw bilang ke dia “boy, sekarang gw tahu isi blog gw tentang apa!”

Sejak itu, sekitar November 2008, hampir setiap hari selalu ada saja ide untuk menulis sesuatu di blog ini, Mainbasket. Dan gw senang sekali :D

Alasan gw nge-blog

Gw senang nonton IBL. Seperti halnya penggemar IBL lain, gw selalu ingin mencari tahu berita dan cerita seputar liga basket terbesar di Tanah Air ini. Internet adalah jawabannya. Dan seperti halnya penggemar IBL lain yang melakukan hal serupa, ujung pencarian kita biasanya adalah kecewa. Karena tak ada informasi atau situs khusus yang memuat tentang IBL.

Daripada mengeluh dan tidak menghasilkan apa-apa. Gw buatlah blog ini, Mainbasket. Gw meng-upload cerita seputar basket Indonesia sekadar dari apa yang gw tahu sembari terus mencari tahu. Ketika ada event IBL, gw datangi panitia dan minta jadwal pertandingan untuk gw sampaikan di blog gw. Gw mulai berkenalan dengan para pemain IBL (tidak hanya Garuda) dan iseng mewawancarai mereka lalu gw sampaikan di blog. Serta banyak hal lainnya. Gw sepertinya ketagihan menulis di blog ini.

Tak butuh waktu lama, blog gw selalu menduduki tempat teratas di halaman pertama tatkala seseorang melakukan pencarian di google tentang hal-hal yang terkait dengan dunia basket di Indonesia.

Pembaca gw kini rata-rata mencapai angka 700-an perhari. Kalau sedang ada seri IBL, rata-ratanya bisa mencapai 1.000 sehari.

Efek samping/sebuah pengharapan

Kini banyak yang merekomendasikan gw sebagai sumber berita atau pun cerita tentang dunia basket di Indonesia. Gw berterima-kasih, tersanjung, dan juga merasa sedikit “oh, ini terlalu berlebihan, gw cuman blogger biasa yang kebetulan suka basket.”

Sebenarnya, selain berisi tentang dunia basket Indonesia, blog gw sangat kental dukungannya terhadap tim lokal yang gw gemari, Garuda Bandung. Gw sangat-sangat sering bercerita tentang tim ini. Dan sebagai seorang fan, gw merasa bahwa diri gw adalah seorang fan yang adil, yang tidak hanya memuji buta tim ini. Gw bahkan juga sering (sangat sering) mengkritik tim ini. Mulai dari performanya yang naik turun, logonya yang amburadul, pelatih yang kurang bagus, dan lain-lain.

Selain Garuda, tentunya pun gw menulis tentang tim-tim lain dan juga perkembangan basket Indonesia. Gw sangat mendukung pencabutan larangan pemakaian jersey CLS Knights Surabaya yang beraksara Tionghoa yang secara konyol dikeluarkan oleh Perbasi di awal musim kompetisi tahun 2009 lalu. Gw banyak memuji Satria Muda Britama Jakarta atas dominasinya (bandingkan dengan banyak orang lain yang justru sebal dan jengkel kepada SM). Serta beberapa cerita lainnya.

Sejak “seolah-olah” menjadi sumber utama dunia basket Indonesia, banyak tuntutan agar gw netral dan tidak memihak salah satu tim peserta IBL (Garuda). Itu sebenarnya sudah sangat-sangat gw lakukan. Kalau ada teman-teman yang benar-benar mengikuti blog ini, pasti sadar akan hal tersebut. Masalah keberpihakan gw dalam mendukung Garuda, hal tersebut sebenarnya adalah sebuah selera pribadi yang gw harap bisa dilihat oleh para pembaca gw bahwa gw dari awal memang pendukung Garuda.

Analogi sederhana

Ini adalah sebuah perumpamaan mengapa gw netral sekaligus pendukung Garuda. Teman-teman tahu Presiden Sukarno? Beliau adalah orang yang mempersatukan Indonesia, dan beliau mendukung sebuah partai (silahkan cari partai apa yag di dukung Bung Karno). Ketika melihat presiden Soesilo Bambang Yudoyono, sangat-sangat tepat mengharapkan beliau mementingkan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan. Namun ketika Pemilu tiba, kita semua juga tahu partai apa yang dibela oleh beliau.

Barack Obama adalah milik bangsa Amerika Serikat dan Obama pun mengabdi kepada seluruh warga negara Amerika Serikat. Tetapi orang-orang Ameika Serikat pun tahu bahwa Obama bukanlah milik orang-orang Republik (Partai Republik), ia adalah kebanggaan konstituen Demokrat (Partai Demokrat) kala Pemilu nanti tiba lagi.

Jadi gw bisa mengatakan bahwa Obama dan SBY adalah netral dalam membangun bangsa, namun kala Pemilu tiba, kita tahu mereka condong ke mana. Kurang lebih begitulah posisi gw di ranah ini.

Dukunglah tim masing-masing dengan cara apapun yang lu bisa

Gw punya seorang teman di twitter yang bernama George (@GeeDendeng), seorang pendukung fanatik Satria Muda Britama. Ketika Satria Muda berlaga di kancah ASEAN Basketball League (ABL) gw banyak menulis dan menunjukkan dukungan gw terhadap Satria Muda. Banyak yang memberikan komentar dukungan di setiap tulisan gw mengenai Satria Muda.

Gw lalu mengatakan kepada George bahwa gw rasa dia harus memulai untuk menulis blog juga tentang Satria Muda karena dia mengetahui seluk beluk tim tersebut jauh melebihi apa yang ada di kepala gw. George pun akhirnya memulai blog satriamudafanatics dan sangat sukses menjadi tempat alternatif para pendukung Satria Muda untuk berbagi cerita tentang tim kesayangannya.

Gw berharap ini terus berlanjut. Gw mendukung basket nasional dan gw memihak Garuda.

George mendukung basket nasional dan memihak Satria Muda.

Coba tanyakan Erick Thohir, apakah ia mendukung basket nasional? Jawabannya pasti “ya dan saya mendukung Satria Muda!”

Lalu tanyakan juga Azrul Ananda, apakah ia melakukan apa yang ia lakukan saat ini untuk basket nasional? Gw yakin ia pun akan menjawab “ya! dan saya juga mendukung CLS Knights Surabaya!”