Teman-teman Basket, Mari Meniru Kezia dan Amelia :)

Jangan pernah meremehkan student-athlete. Dengan prestasi dan latihan yang keras di lapangan, mereka tetap bisa jagoan di bangku sekolah. Dua orang pemain DBL Indonesia All-Star 2009 berikut bisa jadi contoh.

Wajah Maria Josephina Ruth Kezia Saudale terlihat cerah ketika berkunjung ke kantor DBL Indonesia, penyelenggara Development Basketball League (DBL). Kezia, sapaannya, memang salah satu mantan peserta kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia tersebut. Pada 2009, dia juga terpilih menjadi salah satu dari 12 pemain putri DBL yang berangkat ke Perth, Australia untuk mengikuti DBL Australia Games.

Bukan hanya wajah cerah, pakaiannya pun rapi. ”Aku barusan daftar PMDK Unair,” ujarnya. Kezia memang baru saja menyelesaikan studinya di bangku kelas 3 SMAN 1 Denpasar. Saat ini, dia sedang sibuk mempersiapkan diri masuk ke jenjang universitas.

Ketika ditanya bagaimana hasil Ujian Nasional (Unas) yang baru saja diumumkan, wajah Kezia makin cerah. ”Aku dapat nilai 56,” katanya. Nilai Ujian Nasional (NUN) 56 adalah istimewa mengingat nilai maksimumnya adalah 60. Itu didapat dari enam mata pelajaran. Berarti, rata-rata NUN gadis berdarah Kupang ini adalah 9,33.

”Itu berkah banget buat aku. Soalnya, sembilan hari sebelum Unas, aku masih ikut beberapa kompetisi. Untung soal-soalnya masih bisa aku kerjain,” cerita pemain yang juga terpilih sebagai Most Valuable Player di DBL 2009 seri Bali.

Tentu nilai tersebut tidak didapat Kezia dengan mudah. Dia memang sudah sejak lama menyiapkan diri untuk Unas. Di saat harus mengikuti Training Camp bersama pemain-pemain lain, dia selalu menyempatkan diri belajar. Saat teman-temannya sesama atlet istirahat tidur siang, Kezia membuka buku pelajarannya.

”Pokoknya, setiap hari sebelum latihan sore, aku harus belajar. Minimal satu setengah jam. Kalau nggak gitu, nggak akan bisa dicicil. Nanti di akhir tinggal mengulang-ulang lagi,” ceritanya. ”Kalau sedang nggak ada pertandingan, setiap hari aku juga les privat di rumah,” lanjut Kezia

Hasilnya, istimewa. Tidak ada satu pun nilai Kezia yang di bawah sembilan. Bahkan, nilai Matematika dan Kimianya mencapai 9,75. Hanya 0,25 mendekati sempurna. ”Aku banyak termotivasi dari mama. Dia sampai sekarang pun masih rajin baca buku. Masak aku yang muda kalah,” katanya.

Amelia Herawati, pemain asal SMA Karangturi Semarang, juga tak kalah hebat. Pemain yang pada 2008 dan 2009 terpilih menjadi kapten putri DBL Indonesia All-Star dan bertanding di Perth, Australia ini juga dapat nilai memuaskan di Unas lalu. ”Nilai totalnya 53,45,” kata Amel, sapaan Amelia. Itu berarti, rata-rata nilai Amel adalah 8,91.

Cara belajar pemain yang terpilih sebagai MVP Indonesia Development Camp (dipilih oleh pemain dan asisten pelatih NBA) ini tak kalah dahsyat. Setiap hari, dia sekolah sampai pukul 3 sore. Setelah itu, dia harus latihan basket sampai pukul 8 malam.

Sepulang dari latihan dan istirahat sejenak, Amel masih harus belajar dan les privat. ”Biasanya aku baru tidur jam sebelas malam setiap hari,” ceritanya.

Ketika ditanya apakah kelelahan dengan schedule seperti itu, Amel mengiyakan. ”Tapi, kalau aku mau bagus di basket dan bagus di sekolah, ya itu jadi risiko. Kalau lagi capek, aku ya nggak langsung tancap belajar terus. Sekali-sekali, aku berhenti sebentar, chating, browsing, pokoknya internetan,” ceritanya.

Salah satu risiko dari jadwalnya yang superpadat, Amel harus rela tidak berpacaran seperti teman-temannya yang lain. Selain karena dilarang sang mama, dia juga memahami kegiatannya yang melelahkan. ”Lha kalo tiap hari baru tidur jam sebelas, kapan lek mau pacaran?” ungkap Amel dengan nada khas Semarang.

Tapi, gadis yang sudah diterima kuliah di UK Petra Surabaya lewat jalur prestasi ini tak menganggap bahwa pacaran adalah penting. ”Kata Mama, nanti saja nunggu kuliah di Surabaya. Cowok Surabaya lebih ngganteng-ngganteng,” kelakar Amel disambung tawa.

3 pemikiran pada “Teman-teman Basket, Mari Meniru Kezia dan Amelia :)

  1. wah ternyata atlet basket dari semarang hebat hebat ya?
    *unjug bendera sma karangturi*
    nanti yang dari gunungpati menyusul hehehe
    semarang juga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s