Analogi dalam Komentar-komentar Basket

Saat menyaksikan pertandingan-pertandingan basket NBA atau pertandingan-pertandingan sepak bola luar negeri, gw sering terkagum-kagum dengan pilihan-pilihan kata-kata maupun kalimat-kalimat yang digunakan oleh sang komentator. Sangat kaya dan beragam sekali.

Berlari kencang terkadang dianalogikan bak kijang atau mesin turbo jet atau perumpamaan heboh lainnya. Slamdunk yang dahsyat sering diibaratkan dalam berbagai macam analogi seperti bom atom, gempa bumi, tsunami, dan lain-lain.

Penguasaan pengolahan kata dan kalimat dari para komentator ini benar-benar menjadi salah satu daya tarik yang menambah nilai sebuah pertandingan untuk terlihat lebih menarik!

Beberapa hari yang lalu, usai mengalahkan Portland Trail Blazer di babak lanjutan play off NBA, Steve Nash (Phoenix Suns) memberi jawaban atas pertanyaan dari seorang wartawan dengan analogi yang sangat indah dan cerdas.

They were making everything so it made it feel like we were running uphill, but I just felt like we had to think of this thing as long-term and think of it as the stock market. We’re not day traders, we want to be very conservative and long-term in our investment in transition. You’ve got to stick with it from the start to finish.”

Kebayang kan isi tempurung kepala si penyuka sepak bola ini?! Eh, ngomong-ngomong, komentar Steve Nash kok kayaknya masih nyambung juga ya sama dua posting sebelum tulisan ini :)

*inspirasi tulisan ini dari majalah Fast Company

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s