Kemampuan Basketmu Diukur dari Pilihan Lagu Favoritmu!

Tadi malam, saat mengantri di kasir sebuah mini market, untuk kesekian kalinya gw merasa tersiksa mendengarkan lirik-lirik lagu Indonesia yang tengah populer saat ini yang kebetulan salah satunya tengah diputar di tempat tersebut.

Apa pasal? Lirik-lirik lagu tersebut benar-benar “membunuh” (dalam tanda kutip) dan bisa benar-benar membunuh dalam arti kata sebenarnya! Cobalah perhatikan lirik-lirik beberapa lagu dari band-band baru yang tengah naik daun saat ini. Kebanyakan bernada kalah. Putus cinta yang berefek kehancuran sangat mendalam. Ketidakmampuan meraih cinta. Serta banyak hal yang berasosiasi kekalahan lainnya. Lagu yang terdengar oleh gw tadi malam berlirik seperti itu.

Dari apa yang gw ketahui, lirik lagu (kata-kata) memiliki kekuatan yang sangat dahsyat dalam menggerakkan seseorang. Ketika sebuah lirik lagu menempel pada benak seseorang apalagi sedemikian kuatnya karena didengarkan berulang-ulang, ia memiliki kekuatan untuk menarik segala hal untuk terjadi seperti makna kata-kata tersebut. Law of attraction bahasa kerennya. Karena kekuatan pengulangan kata-kata itu pula makanya kita dianjurkan untuk sering-sering berdoa.

Kekuatan kata-kata

Tersebutlah seorang mahasiswa Universitas Indonesia pada tahun 1972 bernama Asriat Ginting. Pada tahun itu ia tengah dilanda sebuah masalah yang sangat-sangat pelik. Ia terdorong untuk bunuh diri. Asriat memilih akan melompat dari sebuah gedung tinggi setengah jadi di Daan Mogot, Grogol. Asriat adalah seorang fan fanatik dari band legendaris God Bless.

Entah angin apa yang membawanya, sesaat sebelum melompat dari gedung tinggi tersebut, ia mendengarkan terlebih dulu sebuah lagu dari God Bless yang berjudul “Ingat”,

Hey, tahukah kau sobat, hidup memang berat.
Hey, jangan kau terjerat dalam nafsu sesaat.
Kau kan lihat, kau kan dapat semua akibat terberat.

Usai mendengar lagu tersebut, Asriat hanya berjarak 40cm dari bibir gedung tersebut sebelum akhirnya ia terduduk, menangis, dan istighfar. Asriat urung melanjutkan niatnya. (*ini kisah nyata yang dituturkan Asriat, yang kini menjadi penyiar radio di Utan Kayu, kepada majalah Rolling Stone)

Gw gak habis pikir. Saat ini bahkan ada lirik lagu yang justru seolah menyarankan agar melakukan bunuh diri sebagai sebuah pilihan karena mengalami kegagalan! WTF!! Dengan nada pesimis penuh penderitaan dan dilantunkan oleh seorang LELAKI!

Sekarang gw mengerti mengapa dulu Menteri Penerangan, Harmoko sempat marah kepada penyanyi macam Betharia Sonata dan Nia Daniati yang selalu menyanyikan lagu-lagu sedih korban penindasan. Rasanya bukan masalah ungkapan perasaan lewat karya seninya. Tetapi potensi efek dari lirik lagu tersebut yang bisa membuat bangsa ini menjadi bangsa yang lemah.

Mungkin, mungkin nih yaa, kalau basket lu gak jago, coba periksa pilihan lagu-lagu yang sering kalian dengarkan. Gw rasa ada pengaruhnya :)

5 pemikiran pada “Kemampuan Basketmu Diukur dari Pilihan Lagu Favoritmu!

  1. Nice,,bener juga yaaa kadang lagu-lagu itu bikin sugesti di diri kita sendiri..kalo lagi sedih denger lagunya melow-melow sampe termehek-mehek. Kalo butuh yang semangat dengerinnya lagu ngebeat2. Benerr jadi sugesti, sebenernya tergantung masing-masing orangnya juga sih..kuat2 iman ga?? Sooo please don’t stop the music and pick the right song hehe

  2. hahaha…
    i really like this bro!!

    setuju banget gue sama yang lo tulis!!
    mungkin someday lo bisa bikin lirik lagu tentang basket yang bisa ngebangkitin motivasi orang-orang *atau udah?!!*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s