Gila Basket di Bulan Maret

Orang-orang di Amerika Serikat itu gila-gila basket. Bukan hanya anak-anak muda, tetapi para orang tua, cewek-cowok menggemari olahraga ini. Baik itu bermain basket atau hanya sekadar nonton atau ngobrolin doang.

Tidak heran mengapa orang-orang sepuh di Amerika menyukai basket. Itu karena saat mereka anak-anak dan masa mudanya memang sudah menggemari basket. Amerika punya sejarah dan cerita panjang mengenai bola basket di negeri mereka.

Salah satunya adalah “March Madness“. Dalam Bahasa Indonesia bisa diterjemahkan sebagai “kegilaan di bulan Maret”. Kegilaan ini melanda seluruh pelosok negeri Amerika selama bulan Maret dan sedikit awal April.

Penyebabnya adalah sebuah turnamen bola basket!

NBA? Bukan NBA tetapi National Collegiate Athletic Association disingkat NCAA. Sebuah liga mahasiswa yang kalau di Indonesia bernama Libama. Sebuah turnamen basket mahasiswa bisa bikin sebuah negara jadi heboh!

Ya! March Madness adalah istilah populer untuk turnamen bola basket antar mahasiswa dengan sistem gugur yang diadakan pada setiap bulan Maret di Amerika Serikat. Daya sedot kehebohan turnamen yang diikuti oleh 65 kampus ini sesaat mampu mengalihkan perhatian publik Amerika dari gemerlapnya NBA. Pada babak Final Four (semi final), turnamen NCAA ini merupakan event olahraga yang paling banyak ditonton oleh warga Amerika Serikat.

Saking hebohnya, pula kabarnya, di bulan Maret, Las Vegas tidak lagi menjadi obyek-obyek berjudi nomor satu. Para penjudi bertaruh menebak siapa yang akan keluar sebagai juara March Madness! Sakit!

Oh ya? Sepopuler itu kah? Dari sebuah majalah online gw pernah membaca, masyarakat North Carolina, Amerika lebih bangga pada tim basket University of North Caroline Tar Heels (NCAA) daripada Charlotte Bobcats (NBA) yang mewakili wilayah mereka.

Balik lagi ke Indonesia

Hehee.. Kapan ya masyarakat Indonesia bisa gila basket seperti orang-orang Amerika Serikat? Sebentar lagi. Amiin :)