Berharap IBL Lebih Keren daripada DBL (Final DBL West Java 2010)

Sekitar 3.500 penonton kemarin bergantian meramaikan GOR C-Tra Arena, menyaksikan dua laga final yang mempertemukan wakil dari dua kota. Di laga putra, SMA Trinitas Bandung sebagai juara East Region menghadapi SMAN 2 Bogor sebagai juara West Region. Di laga putri, SMAN 9 Bandung (East) melawan SMAN 5 Bogor (West).

Lebih dari 1.000 penonon kemarin datang dari Bogor. Menumpang belasan bus dan tak terhitung kendaraan pribadi.

Sayang, semangat itu tak dibarengi dengan sukses tim yang didukung. Tim putra SMAN 2 Bogor harus mengakui keunggulan SMA Trinitas Bandung, 57-76, sedangkan tim putri SMAN 5 Bogor kalah dari SMAN 9 Bandung 46-79.

Meski demikian, rombongan Bogor tetap pulang dengan kepuasan tersendiri. “Kalah nggak jadi masalah. Tim kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Justru penonton terbawa suasana yang seru, seolah-olah kami ikut bermain di lapangan,” kata Emi Rosmiami, guru sejarah SMAN 2 Bogor yang kemarin ikut menonton, kepada Bandung Ekspres (Jawa Pos Group, partner penyelenggara DBL di Bandung).

Bagi SMA Trinitas Bandung, sukses ini merupakan pembalasan kegagalan tahun lalu. Waktu itu, di babak final mereka ditundukkan SMAN 9 Bandung. Tahun ini, mereka telah membalas kekalahan itu di babak Fantastic Four East Region. Jadi, kemarin mereka layak disebut sebagai jawara sejati, karena dalam perjalanannya menundukkan tim yang selama ini mendominasi ajang basket SMA di Jabar.

Dicky Sastra, pelatih Trinitas, ini merupakan sukses terbesar yang pernah diraih tim basket sekolahnya. “Ini ajang pembuktian,” ucapnya.

Azrul Ananda, commissioner DBL, mengaku senang dengan pertumbuhan kompetisi ini di Jabar. “Total penonton selama delapan hari pertandingan di Bogor hampir 20 ribu orang. Di Bandung juga hampir 20 ribu orang. Final Jabar ini sekitar 3.500 orang. Jadi, penonton Honda DBL 2010 di Jabar sudah hampir 45 ribu orang,” ungkap Azrul di Bandung kemarin, setelah sehari sebelumnya menghadiri final di Manado. “Dan dalam hal kualitas permainan dan pertandingan, saat ini mungkin Jabar yang terbaik di Indonesia,” lanjutnya.

Final Jabar kemarin juga penuh dengan acara tambahan. Grup band The S.I.G.I.T. tampil sebagai bintang tamu, menghibur penonton di sela-sela pertandingan putra dan putri. Pada halftime laga putra, tampil pula tiga bintang klub Indonesian Basketball League (IBL) Garuda Flexi Bandung untuk menghibur penonton.

Agustinus “Aguy” Dapas Sigar, Nico Donda, dan Andre Tiara ikut beraksi, menunjukkan kemampuan shooting bersama penonton, bermain DBL 2Ball dan Free Throw Conga.

“Acaranya keren dengan kemasan yang bagus. Sebelumnya saya pernah lihat rekaman pertandingan DBL di Surabaya. Ternyata lebih hebat ketika datang melihat langsung,” kata Nico Donda.

Nico juga sempat menyampaikan harapan kepada DBL Indonesia, penyelenggara Honda DBL 2010 yang mulai tahun ini juga dipercaya sebagai pengelola IBL. “Seharusnya IBL lebih keren daripada DBL,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s