Cara Jitu Agar IBL 2010 Jadi Ramai!

Saat mengetahui IBL 2009 lalu tanpa sponsor dan berjalan sepi, banyak keluhan yang gw dengar. Banyak curahan hati. Mulai dari penonton, fans, polisi penjaga keamanan, penjual makanan, calo, pemain IBL, bahkan manajer-manajer klub IBL pun berkeluh kesah. Inti curahan hati mereka satu, IBL sepi penonton. Namanya juga keluhan, isinya adalah kekecewaan.

Tahun 2010, IBL dipegang oleh promotor baru, DBL. Timbul banyak harapan-harapan segar. Kekecewaan atas promotor lama kini berganti harapan atas promotor baru. Semua orang berharap dan menunggu apa yang akan dilakukan oleh promotor baru ini untuk membuat IBL menjadi lebih ramai. Semua orang memiliki ekspetasi besar.

Bagi gw, kekecewaan atas promotor lama serta harapan kepada promotor baru rasanya beda-beda tipis. Saat kecewa terhadap promotor yang lama, orang-orang mengeluh tanpa membantu menjadikan suasana menjadi lebih baik. Sekarang pun tidak jauh berbeda, semua orang menggantungkan harapan kepada DBL sebagai promotor baru sembari (mungkin) kebingungan bisa berkontribusi apa agar IBL 2010 menjadi lebih semarak.

Kenapa gw santai-santai saja. Karena buat gw, ada satu cara paling efektif untuk membuat IBL 2010 menjadi sangat ramai, siapapun penyelenggara atau promotornya. Saat IBL 2010 nanti akhirnya digelar, datang dan tonton langsung di stadion. Titik. Hehee.. :)