Sepenting Apakah Sepatu?

Dalam pembukaan buku “The Rebel Sell” Joseph Heath dan Andrew Potter menyatakan kurang lebih, bagi generasi orang-orang tua kita, mobil adalah obsesi tertinggi mereka. Namun bagi generasi masa kini (baca: kita-kita) obsesi yang paling utama adalah sepatu!

Adbusters Magazine milik Kalle Lasn pernah memberikan kutipan, “Sepatu dan kaca mata hitam adalah dua jenis produk yang harganya tidak masuk akal.”

Di beberapa negara, pabrik sepatu lebih mirip sebuah kamp tahanan yang “dijaga” oleh militer. Istilah “sweatshop” alias pabrik dengan segala keburukan bagi pekerjanya mengacu kepada pabrik sepatu. Naomi Klein dalam bukunya, No Logo bahkan berani menyebut nama seorang petinggi militer Indonesia yang melindungi kejahatan di dalam pabrik sepatu.

Film dokumenter “Just For Kicks” menceritakan bagaimana sebuah sepatu sedemikian pentingnya bagi banyak orang sehingga mereka takut dikatakan ketinggalan zaman bila tidak memiliki sebuah model sepatu tertentu. Beberapa mengalami adiksi yang parah terhadap sepatu. Seorang New Yorker mengaku ia tak lagi mengkonsumsi narkoba, alkohol, dan rokok namun tak bisa menghentikan kegilaannya membeli sepatu baru.

Pada film Entourage, Vincent Chase membelikan sepasang sepatu sneaker untuk sahabatnya, Turtle seharga 20.000 dollar.

Carnegie Mellon University di Pennsylvania, Amerika Serikat membuka sebuah kelas dengan nama Sneakerology 101. Sebuah kelas yang membahas semua hal mengenai sepatu; kebudayaan hingga industrinya. Tampaknya universitas ini mulai menganggap sepatu sebagai sebuah hal yang super penting.

Sepenting itukah sepatu?

6 pemikiran pada “Sepenting Apakah Sepatu?

  1. emmm pernah ntn children of heaven (klo gak salah judulnya) kaka adik yg bergantian pake sepatu k sekolah….. adiknya ikut lomba lari yg ada hadiahnya sepatu klo juara 2 tp akhirnya dya juara 1 dapet piala……

    berarti sepatu itu penting sangad…..

  2. Hahahaaa.. ya ya yaa.. gw ingat film Children of Heaven. Persaudaraan dua orang saudara di seputar sepatu butut mereka. Ceritanya bagus, walau endingnya agak ke-India-India-an :P

    1. hahahah nama nya jg d tonton buat ank2…… simpel tp kena kan makna nya…

      setiap orng harus berusaha meskipun yg menentukan jg allah…

  3. Waaah kalo buat gua pribadi sepatu penting banged…!!!!!!!!!!!! Gua bisa lebih nafsu liat sepatu baru ketimbang liat Cewe bugil berjemur..
    Dan ini juga ga tau knp??? Kl ga Ada sepatuuuu wahhhh ga bisa ampe ke CLSK kayanya ne…hehehe…Dari kecil gua uda cinta sepatu..!!! Uda do bawa gila AMA sepatu…coba de tanya AMA Adi Dasler (bener ga ya tulisan nya) hehe seberapa penting sepatu Sampe dia buka pabrik sepatu hahaha…ato buka http://www.futuresole.com tu buat yg pengen ikutan bikin sepatu.

  4. @Sandy, waahhh..bahaya nih Sandy.. Hahahaaa..Ayo asah kemampuan three point-nya biar lebih tajam lagi San.. Aksi pas di Surabaya International Challenge waktu itu edan bgt! :D

  5. gara2 sepatu gw udah 9 tahun bisa makan enak, bisa pegi ke luar negri seperti singapore, malaysia, manila, stutgart, berlin, amsterdam, london, california, newyork!

    Sepatu basket pertama gw LA GEAR trus dulu kayanya susah bgt mo beli sepatu basket yg bermerek…mahal bgt!! jadi bela2in nabung 6 bulan ga makan di luar buat sepasang AIR TRAINER….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s