DBL Indonesia All-Star 2009 Tiba di Perth, Australia

DBL Australia Games Logo

PERTH – Tim DetEksi Basketball League (DBL) Indonesia All-Star 2009 kemarin (19/10) menginjakkan kaki di Perth, Australia Barat. Setelah seminggu sebelumnya (mulai 12 – 18 Oktober 2009) berlatih dan bertanding di Surabaya, tim yang terbentuk dari hasil seleksi student athelete peserta Honda DBL 2009 di 15 provinsi di Indonesia itu akan berada di Australia sampai 26 Oktober nanti.

Di Perth, tim DBL Indonesia All-Star punya agenda cukup padat. Mulai dari berlatih dan bertanding melawan beberapa sekolah, mendapatkan latihan dari tim profesional asal Perth, Perth Wildcats, mengunjungi berbagai universitas, hingga puncaknya, yaitu bertanding melawan tim muda Western Australia pada 24 Oktober mendatang.

Begitu tiba di bandara di Perth sekitar pukul 14.00 waktu setempat, rombongan berjumlah 37 orang (24 pemain, lima pelatih, dan delapan ofisial dari DBL Indonesia dan Jawa Pos) disambut oleh Glenn Dawson, wakil Basketball Western Australia, serta Ricky Suhendar, perwakilan Konsulat Jenderal RI di Perth.

DBL Indonesia All-Star PERTH

”Ini kali kedua tim DBL Indonesia datang untuk berlatih dan bertanding di Perth. Tahun lalu, semua berjalan menyenangkan dan menarik. Semoga tim DBL Indonesia terus datang, dan kita bisa terus saling bertukar ilmu,” ujar Glenn Dawson, community basketball administrator di Basketball WA.

Dari bandara, tim ke penginapan untuk berbenah sebentar. Setelah itu bergegas menuju King’s Park. Di sana, para pemain dan pelatih yang pernah mendapat pelatihan langsung dari NBA itu menjalani sesi pemotretan resmi. Hampir semua rombongan memang baru kali pertama ini ke Perth. Dari seluruh pemain, hanya dua yang tahun lalu ikut DBL Indonesia. Yaitu Arif Hidayat (SMAN 2 Jember) dan Amelia Herawati (SMA Karangturi Semarang).

”Keren-keren. Unik banget! King’s Park taman yang indah. Bangunannya juga oke. Gabungan arsitektur keren sama nilai sejarah. Di sini spot bagus, di sana juga spot bagus. Banyak yang bisa dijadikan objek foto. Ha ha ha,” ucap Diana Pusphaningtyas, pemain asal SMAN 1 Bandung.

Dari King’s Park, tim langsung menuju Perry Lakes Stadium. Latihan ringan, sekaligus mengenali tempat diselenggarakannya pertandingan ekshibisi internasional melawan tim muda Western Australia, 24 Oktober nanti. ”Kondisi lapangan, ring, dan suhu di sini berbeda. Sebelum masuk ke tahap latihan inti, anak-anak harus kenal itu semua. Latihan hari ini (kemarin, Red) bertujuan agar anak-anak mencapai tahap mengenal dan terbiasa dengan kondisi baru. Semoga besok (hari ini, Red), anak-anak bisa langsung on untuk menjalani latihan lebih serius,” tutur Hanindito H Hadikusumo, head coach tim DBL Indonesia All-Star.

Hari ini, selain sesi latihan yang sudah memasuki tahap lebih serius, tim DBL Indonesia All-Star punya beberapa agenda lain. Bertemu tim profesional Perth Wildcats, tanding pemanasan melawan Woodvale Senior High, lalu makan malam bersama Departemen Olahraga dan Rekreasi Australia Barat.

Ikuti terus cerita tentang tim DBL Indonesia All-Star setiap hari di halaman ini. Besok, kita akan tahu hasil latih tanding pertama tim DBL Indonesia All-Star. We love Indonesia, we do. (dat)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s