DBA Puji DBL Liga Pelajar Terbaik di Dunia

DBL Australia Games 2009 Kumpulkan Rp 148 Juta untuk Korban Gempa Sumbar (Ini seharusnya berita kemarin, tapi baru sempat gw upload hari ini..hehee)

DBL Australia Games

SURABAYA – DetEksi Basketball League (DBL) Australia Games 2009 berlangsung penuh emosi. Sekitar 4 ribu penonton yang memadati DBL Arena Surabaya kemarin mendapatkan suguhan pertandingan penuh determinasi dari DBL Indonesia All-Star melawan Darwin Basketball Association (DBA) U-18.

Tidak melulu basket, laga itu juga diselingi penggalangan dana untuk korban gempa di Sumatera Barat. Dana yang terkumpul ratusan juta rupiah.

Tim putri DBL Indonesia All-Star akhirnya kalah 40-112. Berikutnya, tim putra DBL All-Star juga harus mengakui keunggulan DBA U-18 68-56.

DBL All-Star tidak perlu berkecil hati atas kekalahan itu. Sebab, mereka telah menunjukkan semangat pantang menyerah sepanjang pertandingan. Toh, masih ada peluang membalas pada lawatan DBL Indonesia All-Star ke Western, Australia, pada 24 Oktober mendatang. Mereka melawan tim muda negara bagian itu di kota Perth.

Commissioner DBL Azrul Ananda juga menyatakan puas dan bangga melihat semangat tempur para pemain. Dia memberikan apresiasi khusus kepada tim putra yang sudah memberikan perlawanan maksimal. Mereka punya peluang menang, Hanya karena salah seorang center-nya, Eki Rakity, cedera engkel, mereka tidak bisa bebas melakukan rotasi.

’’Tapi, ini modal yang bagus sekali buat tim ini. Senin (besok, Red) mereka berangkat ke Perth untuk menjalani beberapa pertandingan uji coba di sana. Tentunya pertandingan ini memberi mereka bekal kepercayaan diri dan lebih semangat,’’ ucap Azrul. ’’Asal program basket seperti ini konsisten dilaksanakan, saya yakin suatu saat Indonesia bisa menang jauh atas Australia,’’ tegasnya.

DBL Australia Games 2009

Suasana hangat dan meriah sudah terasa sejak para pemain dari kedua kubu diperkenalkan ke lapangan. Claire Humphrey dkk keluar terlebih dahulu dari sisi barat lapangan, lalu disusul tim putri DBL yang dikapteni Amelia Herawati. Berikutnya, tim putra DBA yang dipimpin Jarrod Sheppard juga keluar. Paling akhir adalah tim putra DBL All-Star.

Dengan bentangan bendera Indonesia dan Australia, kemudian diputar lagu kebangsaan masing-masing. Indonesia Raya dan Advance Australia Fair.

Setelah itu, salah seorang forward DBA Claire O’Bryan menyampaikan pidato dalam bahasa Indonesia yang ditulis sendiri. Siswi high school itu memang mempelajari bahasa Indonesia di sekolahnya.

’’Kami senang sekali bisa mendapatkan kesempatan bermain di Surabaya. Saya harap, ini bisa menjadi awal persahabatan. Terima kasih, DBL,’’ serunya, disambut aplaus sekitar 4 ribu penonton yang memadati DetEksi Basketball League (DBL) Arena Surabaya.

Sebelum pertandingan, tim putri DBA melawan DBL All-Star, digeber laga perdana Honda DBL Jr 2009 antara tim putri SMP Stella Maris melawan SMP Petra 5 Surabaya. Selama game yang menggunakan sistem 2 x 20 menit kotor itu, para pemain putra DBA berkeliling tribun, menyalami para penonton. Tentu saja, tindakan itu memancing kemeriahan lain di luar lapangan.

Pertandingan internasional itu disaksikan langsung oleh Presiden DBA John Sealy. Menurut dia, pertemuan semacam itu tidak hanya bermanfaat untuk saling belajar dan transfer ilmu. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari diplomasi nonpemerintah yang efektif mempererat hubungan kedua negara.

’’Ini sangat bagus. Tim dari negeri kami datang ke Indonesia membawa misi dan pesan-pesan positif. Begitu sebaliknya, tim dari Indonesia juga bisa balik mengunjungi Australia dengan niat yang sama,’’ papar Sealy. ’’Untuk perkembangan DBA sendiri, saya ingin membawa lebih banyak tim ke sini tahun depan,’’ imbuhnya.

Senada dengan Sealy, Direktur MPM Motor Suwito M. juga yakin bahwa DBL Australia Games akan membuat pengertian yang lebih baik di antara kedua negara.

’’Even ini sangat bagus, kental dengan nuansa kebersamaan. Walaupun warna kulit berbeda, kita tetap saudara. Di olahraga, hal semacam itu tidak terhindarkan,’’ kata Suwito.

Sementara itu, Ketua Bidang Basket Sritex Arena Alim Susanto lebih menyoroti arti penting even tersebut dari segi teknis. Alim mengatakan, makin banyak sparring dengan tim dari luar negeri lebih membuka wawasan basket tanah air. Dampaknya, para pemain bisa mengetahui kelemahan sendiri.

’’Kalau sudah tahu titik lemahnya, kan pasti tergerak untuk melakukan perbaikan. Dan, hasilnya akan sangat efektif karena dilakukan di tingkat junior. Jadi, belum terlalu terlambat,’’ papar Alim.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, even tersebut juga diselingi dengan misi kemanusiaan. Yakni, penggalangan dana untuk korban gempa di Sumatera Barat. Sepanjang pertandingan, beberapa pemain DBA dan DBL All Star berkeliling demi menggalang dana spontan dari penonton di tribun.

Selain itu, panitia akan menyalurkan bantuan dari sponsor. Yakni, Flexi dan Cahaya Lestari Surabaya (CLS) Knights, tim profesional kebanggaan Surabaya. Flexi menyerahkan donasi Rp 105 juta dan CLS menyalurkan bantuan Rp 32,385 juta.

Sumbangan yang terkumpul secara spontan dari tribun penonton Rp 4.615.700. DBL Indonesia All-Star juga memberikan sumbangan Rp 1 juta. Sedangkan pengalian poin yang tercipta dalam DBL Australia Games dengan Rp 20 ribu mencapai 5.520.000. Dengan demikian, total sumbangan yang terkumpul dari DBL Arena tadi malam Rp 148.520.700

’’Sumbangan tersebut merupakan empati kami terhadap korban gempa,’’ kata GM Commerce Telkom Flexi Jatim Suparwiyanto.

Di sisi lain, Suparwiyanto mengapresiasi ajang tersebut. Menurut dia, pertandingan itu adalah laga besar dan membanggakan. ’’Sangat luar biasa. Semua yang ada di sini sangat profesional. Ajang ini bisa menjadi embrio perkembangan bola basket nasional di masa depan,’’ jelasnya.

Even yang bersamaan dengan Opening Party Honda DBL Jr 2009 itu juga dihadiri sejumlah tokoh penting. Yaitu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Wakil Wali Kota Surabaya Arif Afandi, Cayono Kesuma (area promotion manager PT Agel Langgeng), Subardi (pemimpin Bisnis & Layanan BNI Kanwil 06 Jatim), Prajna Murdaya (PT Berca Sportindo), dan Thomas More (PT Inkorbola Pacific).

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menyatakan bangga dengan diadakannya pertandingan DBL kemarin. Sebab, pertandingan melawan DBA U-18 kemarin bukan hanya laga biasa. Tetapi, itu juga merupakan pertandingan internasional kelas atas. Pria yang akrab dipanggil Gus Ipul tersebut mengatakan, pertandingan basket internasional yang diadakan di Surabaya sungguh menjadi kebanggaan.

’’Saya juga bangga bahwa ada gedung basket semegah ini. Yang tentu saja bisa menyelenggarakan pertandingan dengan sangat meriah. Kalau begini terus, saya yakin, Surabaya akan menjadi barometer basket nasional. Sekarang pun kota ini sudah mengalahkan Jakarta,’’ tuturnya.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Surabaya Arif Afandi menuturkan, dirinya bangga dengan permainan yang dipertontonkan tim DBL Indonesia All-Star. Bagi dia, semangat yang diperlihatkan tim putri sangat luar biasa dan bisa menjadi inspirasi bagi kemajuan basket dalam negeri pada masa mendatang.

’’Semangat mereka, kengototan mereka sangat hebat. Kalau terus bersemangat, ngotot, dan pantang menyerah, Indonesia akan memiliki atlet-atlet mumpuni di masa depan,’’ jelasnya.

Allan Hilzinger, executive officer DBA, menyatakan kagum melihat perkembangan basket di Indonesia. ’’Indonesia sekarang punya banyak pemain, atmosfer pertandingannya amazing, dan punya tim yang berhati besar. Tinggal menunggu waktu untuk berkembang,’’ pujinya.

Don Sheppard, pelatih tim putra DBA U-18, tidak kalah senang bisa berlaga dalam rangkaian acara yang diselenggarakan DBL. Itu menjadi pengalaman yang sangat berkesan dalam hidupnya. Dia pun berharap bisa diundang lagi tahun depan.

’’Sebelum datang ke sini (Surabaya), saya sudah mengira DBL adalah salah satu liga pelajar terbaik di dunia. Setelah saya datang ke sini, saya tahu bahwa inilah liga pelajar terbaik di dunia,’’ katanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s