Selamat Jalan Mas Innisisri (30 September 2009, 57 Tahun)

3505809p

Gw nggak pernah mengatakan pada diri gw bahwa gw fanatik pada sebuah band musik tertentu. Namun ada sebuah band (dua sebenarnya yang anggotanya kurang lebih sama) yang tanpa gw sadari begitu terikat dalam hati dan otak gw. Salah satu anggota band tersebut sekitar dua bulan lalu meninggal dunia. Gw bersedih. Gw menangis. Nama anggota band tersebut adalah W.S. Rendra.

Kemarin, Rabu, 30 September 2009, penggebuk drum sekaligus perkusionis dua band tersebut akhirnya juga dipanggil Tuhan. Gw menangis kembali. Mas Innisisri meninggal dunia.

Dua band yang gw maksud adalah Swami dan Kantata Takwa. Bagi gw, dan mungkin bagi para pengamat musik di Tanah Air ini, inilah dua band terbesar yang pernah dimiliki Indonesia.

Innisisri memulai karirnya dari tahun 70-an dan melewatinya bersama grup band seperti Sirkus Barock, Swami dan Kantata Takwa.

Gw sendiri sebenarnya kurang memahami sepak terjang Mas Innsisri. Namun kontribusinya sebagai drummer dan perkusionis di dalam band favorit gw, Swami dan Kantata Takwa, sangat lebih dari cukup menggugah gw untuk mencintai sosok ini.

Teman-teman bahkan mungkin tak banyak yang tahu, bahkan baru mendengar nama band Swami dan Kantata Takwa. Gw hanya bisa mengatakan, dua band ini bukanlah seperti grup band yang tengah populer di zaman sekarang ini. Mereka bukan band-band yang hanya mengandalkan lirik-lirik patah hati dengan cengkok suara yang mencoba meniru timbre Ariel Peterpan. Swami dan Kantata Takwa adalah grup band yang menggugah rasa dan pikiran. Sekali lagi, manggugah!

Coba sebutkan satu band masa kini yang mampu membuat Gelora Bung Karno penuh sesak karena manusia yang menghapal semua lirik lagunya?! Tak ada. Swami dan Kantata Takwa seringkali kesulitan menggelar konser karena pihak keamanan a.k.a. polisi seringkali tak mampu mengendalikan fans yang perbandingannya sangat jomplang dengan pihak kepolisian. Bandingkan dengan band-band sekarang yang tampil keroyokan dalam satu panggung kecil di halaman-halaman mall dan pusat perbelanjaan.

Selamat jalan Mas Innisisri. Terima kasih atas karya-karyamu bersama Swami dan Kantata takwa yang menginspirasi jutaan orang Indonesia. Semoga Allah Swt ridha padamu. Amiin.

Satu pemikiran pada “Selamat Jalan Mas Innisisri (30 September 2009, 57 Tahun)

  1. Iwan Fals, Sawung Jabo, WS Rendra, Setiawan Djodi, Jockie Suryoprayogo, Innisisri, Totok Tewel, Donny Fattah, Nanoe, Naniel
    Adalah seniman sejati, JANTAN dan tidak cengeng
    Swami dan Kantata adalah group musik yg blm ada tandingannya dijagad hiburan Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s