Wawancara Eksklusif dengan Pelita Jaya Esia Jakarta (Target, Juara IBL 2010)

Musim kompetisi 2009 berakhir dengan sebuah anti-klimaks. Harapan besar pecinta Indonesian Basketball League untuk menyaksikan munculnya juara baru pupus, setelah tim yang sangat diharapkan memenuhi impian tersebut, Garuda Flexi Bandung, tanpa disangka tertendang di semi final oleh Aspac Jakarta.

Menghadapi musim kompetisi 2010, Satria Muda Britama Jakarta masih menjadi kekuatan yang berusaha ditumbangkan oleh tim-tim peserta IBL lain. Tetapi untuk mengatakan bahwa Garuda Flexi Bandung akan kembali menjadi penyeimbang sang juara bertahan mulai dan semakin dipertanyakan.

Tim-tim seperti CLS Knights Surabaya, Garuda Flexi Bandung, Aspac Jakarta, dan tentunya Pelita Jaya Esia Jakarta kini dipandang memiliki potensi yang sangat berimbang.

Fix3_

Berikut petikan wawancara gw dengan manajemen Pelita Jaya Esia Jakarta mengenai kesiapan mereka menghadapi IBL musim kompetisi 2010

Dari kompetisi tahun 2009 lalu, apa yang menjadi kelemahan utama Pelita Jaya Esia (PJE)?

Kelemahan kami sebagai tim tahun ini sebetulnya paling besar di mental para pemain. Sebelum manajemen baru masuk, kami bermain tanpa objektif yang kuat. Pada saat Ebos memilih untuk tidak melatih PJE lagi, kami sempat ditinggalkan beberapa bulan tanpa pelatih dan pada saat itu ada sedikit rasa bingung di antara para manajemen dan pemain. Saat ini pak Rastafari dan manajemen sedang membantu para pemain untuk membangun mental yang kuat dengan objektif yang lebih jelas. Mudah mudahan kedepannya kelemahan kami ini dapat teratasi.

Hal apa yang paling membuat PJE optimis menghadapi musim kompetisi 2010?

Pertama, kekompakan dari owner sampai ke player sudah terbentuk. Kedua, dengan masuknya saat ini dua pemain Kelly dan Komink (adminstrasi sedang diurus, tawaran sudah diberikan ke Bima Sakti, semoga semua lancar) kami optimis bisa memberikan yang terbaik. Tapi sekali lagi optimisme kami lebih besar karena jiwa kekeluargaan PJE yang semakin solid dengan tujuan bermain karena alasan sayang terhadap tim dan teman satu tim.

Tim mana saja yang akan menjadi tantangan utama bagi PJE di musim 2010? Mengapa?

Bagi kami semua tim adalah tantangan. Setiap tim memiliki kesempatan untuk menang. :)

Biasanya akan muncul pertanyaan ini dari pembaca, bagaimana caranya agar bisa bermain untuk PJE?

PJE Junior sedang dibentuk saat ini kami lagi merekrut pemain pemain basket dari tanah air. Bapak Ronald dengan senang hati akan menerima try-out setelah calon home base kami di Rasuna kuningan selesai direnovasi

Sejauh mana pengaruh masuk kembalinya Kelly ke skuad PJE terhadap kekuatan di 2010 nanti?

PJE mengharapkan Kelly bisa bermain seperti dulu saat dia di tim kami, tanpa rasa bingung atau persaingan di dalam tim tapi bermain lebih karena rasa sayang terhadap tim. Karena seluruh pemain PJE adalah sahabat lama Kelly dan persaingan di dalam tim adalah salah satu hal yang paling ingin kami hindari. Kami yakin dia akan memberikan pengaruh yang sangat besar bersama teman temannya di musin depan untuk PJE.

Jika nanti Ali Budimansyah melatih Kelly, menurut Ali, apa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh Kelly?

Ali Budimansyah: 2 points field goal ok, assist bagus, dan Kelly sangat mampu membaca situasi pertandingan dan kemudian mengontrol pertandingan tersebut. Kekurangan dari Kelly: pengalamannya masih belum teruji, walaupun safety-nya sudah matang, tapi Kelly tembakan 3 points-nya masih perlu diasah. Overall Kelly akan sangat membantu PJE secara keseluruhan.

Sebagai kapten tim, bagaimana Andi Batam melihat tim PJE. Apa harapan Andi Batam terhadap setiap pemain PJE?

Andi Batam: PJE sekarang menurut gue tim yang potensional bisa menjadi tim finalis. Memang butuh kerja keras dan proses. Kalau harapan gue dari pemain, mereka harus mempunyai ambisi dan mental “Jangan Mau Kalah” buat bawa PJE jadi tim juara.

Sebuah tim akan lebih solid dengan fans yang fanatik, bagaimana strategi atau cara PJE merebut fans di dalam satu kota yang dihuni lebih dari 3 tim IBL ini (Jakarta)?

Sepertinya saat ini hanya Garuda Flexi yang mempunyai fans fanatik. untuk bersaing masalah fans sepertinya PJE akan butuh waktu; ditambah lagi fans saingan satu kota kami adalah Aspac Jakarta dan Satria Muda yang merupakan dua tim yang sangat kuat. Fans kami saat ini rata-rata penggemar bola basket zaman dulu, jadi untuk menarik hati penggemar basket di era sekarang spertinya akan jauh lebih sulit. strategi mungkin kita cukup mencoba bermain bagus dan fans mudah mudahan terkumpul dengan sendirinya.

Jika saya adalah fans fanatik PJE, bagaimana caranya agar bisa tetap berhubungan dengan tim ini?

www.pelitajayabasketball.com, kami sebagai admin siap mencoba menjawab keinginan fans. Minta support dari Mainbasket juga dong ya?

(Foto dari Richard “Insane”)

Iklan

4 pemikiran pada “Wawancara Eksklusif dengan Pelita Jaya Esia Jakarta (Target, Juara IBL 2010)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s