A Buzzer Beater Cheers Me High! (Indonesia Development Camp 2009. Surabaya, 16-18 Agustus 2009)

(Sambungan: Salah Satu Pengalaman Terbaik Gw (Indonesia Development Camp 2009. Surabaya, 16-18 Agustus 2009))

Pada hari pertama Indonesia Development Camp 2009 (IDC), 24 peserta putra dibagi menjadi dua kelompok tim, demikian pula 24 peserta putri. Pembagian tim pada hari pertama ini hanya berdasarkan pembagian nomor urut ganjil-genap. Salah satu tujuan pelatihan IDC hari pertama adalah untuk melihat kemampuan setiap individu.

Dari pemantauan hari pertama, di hari kedua, komposisi anggota tim dirubah kembali agar lebih merata sesuai pandangan Kevin Martin dan para pelatih NBA. Tim putra dibagi menjadi tim East dan tim West, demikian pula tim putri. Sejak hari kedua ini pula, dimulai dari Coach Simon Wong (Coach CLS Knights Surabaya), Coach Brooks, dan Coach Neal, mulai menyapa dan memanggil gw dengan sapaan “Coach”. Hahahaaa.

Foto1

(My Team, East Team, Red Team!)

Pada setiap penghujung hari kedua dan ketiga selalu diisi dengan scrimmage game di mana kedua tim putra dan putri diadu tanding. Coach Joe menangani tim West dengan asisten pelatih Coach Simon Wong. Coach Neal menangani tim East dengan asisten pelatih “Coach” Idan.

Menarik selama “mengasisteni” Coach Neal dalam memimpin permainan tim East melawan West, gw selalu mendapatkan hal-hal baru. Bagaimana Coach Neal menerapkan strategi yang sangat sederhana namun dapat membuat permainan menjadi lebih menarik dan seru.

Pengalaman paling seru gw adalah saat Coach Neal dan gw menangani tim East putri. Total scrimmage game yang dijalani oleh kedua tim putri adalah tiga game. Di hari ketiga, scrimmage game berganti nama menjadi All Star Game. Pembagian skor sama di dua game sebelumnya membuat game ketiga yang akan dilaksanakan setalah makan siang hari ketiga menjadi sangat menegangkan bagi tim East.

Ketegangan terasa sejak makan siang. Anggota tim East yang berkostum merah terlihat berkumpul untuk mendiskusikan All Star Game yang beberapa menit lagi akan berlangsung. Saat itu mereka terlihat cukup tegang dan serius serta khawatir bahwa tim putih (West) jauh lebih kuat. Gw ingat, gw hanya mengatakan kepada mereka bahwa dalam sebuah pertandingan, tim yang mengenakan kostum berwarna merah memiliki potensi kemenangan lebih besar daripada tim dengan kostum warna lain. Yakinlah kita akan menang!

Pertandingan yang super seru

Instruksi Coach Neal bagi tim East sangat jelas; pertama, ketika menyerang bermain terbuka “space out”, dan ketika bertahan adalah bermain man to man defense lebih ke dalam area key, menjaga agar pemain lawan tidak mampu menerobos masuk. Di lain sisi, pada pola pertahanan, Coach Neal menekankan agar tim East memberikan ruang kepada tim menyerang agar mereka nyaman melakukan tembakan dari luar.

Set a screen for your teammate.” Juga selalu diulang-ulang oleh Coach Neal. Pertandingan berjalan sangat seru, sebelum memulai sebuah instruksi atau penjelasan, Coach Neal selalu memanggil gw dan memastikan bahwa tim East paham akan semua perintah yang dia berikan.

Kepemimpinan wasit membuat gw dan Coach Neal geleng-geleng kepala. Coach Neal bahkan beberapa kali beradu mulut memrotes keputusan wasit yang dianggap sering kali kurang tepat. Pada sekitar 30 detik terakhir Coach Neal berulang kali meminta time out kepada wasit namun tidak digubris. Coach Neal terlihat sangat-sangat berang. Panitia dari Perbasi pun akhirnya turun tangan menjelaskan bahwa aturan FIBA dan NBA dalam meminta time out memiliki perbedaan. NBA memperbolehkan pelatih untuk meminta time out secara langsung ke wasit, namun FIBA mewajibkan pelaporan terlebih dahulu ke meja juri.

Sekitar 15 detik terakhir, kedudukan angka 36-34 untuk keunggulan tim East. Celaka, sebuah operan cepat dari tim West yang jatuh ke tangan Yohana Momot (SMA Teruna Bakti Jayapura) di selesaikan dengan sangat baik oleh dara lucu dari Papua ini. Skor menjadi 36-36 dan over time tampaknya tak bisa dihindari.

Di sisa waktu di bawah 10 detik, Coach Neal masih memrotes wasit karena keputusan-keputusannya dan keengganannya memberikan waktu time out. Ketika waktu tinggal dua detik lagi, wasit meniup peluit dengan kencang sambil melihat ke arah Coach Neal sambil memberi kode tangan berbentuk huruf T! Permohonan time out dikabulkan! (Belakangan gw dan Coach Neal tertawa karena menyangka wasit kesal atas protes-protes kita dan memberikan technical foul. Kode time out dan technical foul memang mirip.)

Waktu hanya tersisa dua detik. Bola berada di pihak kita, tim East. Coach Neal mengatur pola penyerangan satu dengan strategi screening untuk membebaskan Diana Pusphaningtyas (SMAN 1 Bandung) dari penjagaan sehingga ia bisa melakukan tembakan terakhir.

Jeda waktu time out berakhir, setiap pemain berada di posisi sesuai instruksi Coach Neal. Begitu bola diterima oleh pemain East, semua pemain bergerak sesuai perintah Coach Neal, dan benar, bola akhirnya ditangkap oleh Diana di luar garis three point. Dengan posisi kurang seimbang, Diana melepaskan tembakan bersamaan dengan raungan bel tanda habisnya waktu. Bola meluncur ke arah papan, memantul, dan masuk!

Hening sepersekian detik sebelum gw akhirnya berteriak menghambur ke arah para pemain tim East di dalam lapangan, memeluk dan memberi selamat. Diana menyarangkan tiga angka tepat ketika waktu permainan berakhir! A buzzer beater! Skor akhir 39-36 untuk kemenangan tim East!

Congratulations Coach and “Asisstant Coach”! Hahahaaa.

7 pemikiran pada “A Buzzer Beater Cheers Me High! (Indonesia Development Camp 2009. Surabaya, 16-18 Agustus 2009)

  1. Waw!

    Saya jadi semakin iri karena gak bisa ikut DBL tahun2 sebelum saya lulus SMA…haha
    What a great experience!
    I really2 wanna feel that, but what can I do…haha

    Thx for sharing ma man… :)

  2. wah,coach…
    setuju…!!!
    prtndingan all star game,g bkal trlupakan..
    hha…
    kapan kt bs brkumpul n brtanding lg ya??
    jd sedih mengingtnya…
    hiikz…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s