Untuk Garuda Flexi Bandung yang Lebih Baik

Surat atau tulisan ini sebenarnya ingin langsung gw sampaikan begitu Garuda mengalami nasib tidak beruntung saat dikalahkan Aspac beberapa hari lalu. Tapi rasanya nggak bijaksana memberi masukan saat itu, karena aura kesedihan masih terlalu kental. Kini, hari ini, sudah terlalu panjang untuk tetap larut dan meratapi kegagalan. Saatnya bangkit kembali. Tak ada lagi jalan lain selain ke atas!

Namun hari ini, bukan Garuda Flexi Bandung saja yang mendapat tantangan untuk bangkit, seluruh Bangsa Indonesia, atau semua orang yang merasa sebagai Orang Indonesia ditantang untuk bangkit!!! (Gw merasa, teroris-teroris yang membom Hotel Ritz Carlton dan JW Marriot pagi ini bukan Orang-orang Indonesia. Kalaupun iya, mereka adalah pengkhianat yang berhak mendapatkan perlakuan paling buruk yang pernah terlintas dalam pikiran semua orang!).

Garuda preparing

Berat sebenarnya menuliskan opini dan saran tentang dan untuk Garuda Flexi Bandung ini di tengah suasana pagi seperti ini. Tetapi gw berpendapat, para teroris itu adalah orang-orang yang mencoba menarik perhatian dengan cara yang sangat tidak masuk akal, dan salah satu cara menanggapi orang-orang seperti itu adalah mengabaikannya.

Potensi besar yang tidak termanfaatkan dengan baik

Gw rasa itulah kalimat yang tepat untuk melihat Garuda pada musim kompetisi 2009 ini. Semua pemain Garuda adalah bintang. Namanya bintang, kemampuan teknisnya seharusnya di atas rata-rata. Apa yang terjadi di lapangan malah sebaliknya. Hal yang paling sederhana, misalnya tembakan, sangat buruk. Banyak tembakan yang seharusnya menjadi angka terlepas sia-sia hanya karena buruknya mutu tembakan.

Ok-ok, berhenti bicara yang lalu, ini masukan pribadi gw untuk Garuda Flexi Bandung.

1. Pertahankan formasi sekarang

Gw rasa, Garuda sudah tidak perlu menambah pemain baru lagi. Tak ada yang meragukan mutu setiap pemain yang ada sekarang. Gw bahkan melihat Octo, Kelly, Wiwin, dan Hendrik mengalami peningkatan kualitas yang cukup signifikan.

2. Tingkatkan kualitas individu

Larry Bird dan Michael Jordan adalah dua legenda NBA yang sering kali tertangkap basah sedang berlatih menembak di saat jadwal latihan sedang kosong. Mereka berlatih sendiri tanpa ada yang memerintah. Dedikasi kepada tim dan kesuksesan yang sangat luar biasa! Hasilnya? Semua orang pada tahu.

3. Mantapkan kekompakan pemain

Mungkin karena baru bersama selama satu tahun, jadi belum begitu klop. Pola serangan masih lebih banyak bersandar kepada kemampuan perorangan, bukan hasil pola kerja sama yang apik. Terlebih dalam hal bertahan, kekompakan Garuda sangat kurang baik.

4. Cari pelatih kepala yang baru!

Pelatih Raoul “Ebos” Miguel gw rasa dan pikir kurang mampu memaksimalkan potensi Garuda. Rasanya, sekali lagi, rasanya Ebos kurang klop sama pemain-pemain Garuda (ini hanya berdasarkan pengamatan gw di lapangan). Pada penghujung Putaran 2, Garuda memanggil Coach Bong sebagai konsultan yang saat Final Four justru terlihat lebih dominan daripada Ebos. Pertanyaan gw sederhana, bagaimana mungkin seorang pelatih yang baru saja meninggalkan tim yang kualitasnya di bawah Garuda (Nuvo CLS Knights Surabaya) dan sering kalah di bawah kepemimpinannya justru diambil oleh Garuda yang nota bene jauh lebih baik??? Padahal, sepeninggal Coach Bong, CLS justru menjadi lebih baik. Ini pertanyaan sederhana, dan gw rasa, Garuda harus segera mencari Pelatih Kepala yang baru, yang jelas bukan Coach Ebos atau Coach Bong.

5. Lebih dekat lagi dengan fans, Garuda Lovers

Dorongan untuk kembali bermarkas di Bandung mengalir sangat deras pasca kekalahan kemarin. Buat gw, Garuda mau bermarkas di Jakarta atau di Los Angeles tidak akan banyak bedanya selama mereka masih membawa nama Bandung di belakangnya. Gw percaya, manajemen Garuda melakukan itu semua untuk meningkatkan kualitas tim Garuda. Namun yang perlu dicatat, Garuda harus menjaga kedekatan dengan fans-nya yang merupakan fans terbesar dan paling fanatik di seluruh Indonesia ini. Dengan memindahkan markas latihan ke Bandung akan baik, tetapi tentu saja itu bukanlah satu-satunya cara. Banyak kegiatan yang melibatkan para pemain Garuda dan fans-nya yang bisa dilakukan. Inilah yang bisa semakin mengikat Garuda dengan fans-nya.

Pertahankan dan tingkatkan semua kemampuan! Go Garuda Flexi Bandung :)

Iklan

14 pemikiran pada “Untuk Garuda Flexi Bandung yang Lebih Baik

  1. gwe setuju sama mas Idan..yang juga penting adalah menahan ego masing2 pemain bintang, karena bagi gwe sebuah teamwork yah harus kerjasama satu sama lain, jangan hanya mengandalkan ego masing2 pemain.

    walaupun begitu gwe tetep salut sama GARUDA.
    semoga tahun depan mereka bisa membuktikan kalau mereka bisa bermain lebih baik dari sekarang. Kekalahan cuma sebuah kemenangan yang tertunda.

    the greates success is not depend on how many things that you’ve done but on how well you achieved your goals.

    bravo GARUDA!!!!!!

  2. Setuju bgt dah..
    teamwork ma defense nya kudu d maksimalin lg tuh..plus kyaknya coach ebos msi kurang cocok deh, gw sih prefer coach fari (rastafari horongbala)..kyaknya lbii asik deh..
    GO GARUDA!

  3. dger ke kalahan garuda kali ini, jujur w sedih banget dan ga percaya garuda g masuk k final,,,,,
    krna pemain yang da di garuda bintang smwa,,,,

    ni mungkin kekalahan yang menyakitkan bwt fans garuda yng lainnya….
    w harap, tahun yng akan dtg garuda bsa lbih baik dri seblm nya n para pemainnya bsa introspeksi diri…

  4. jujur gw punya punya feel garuda bakal kalah sehari sblum pertandingan ke 3 di mulai, tepatnya selagi sesi latihan. Hari itu pada saat latihan gw lihat para pemain garuda penuh ketegangan tanpa senyuman, berbeda sekali dengan suasana latihan aspac yg begitu serius tapi santai. tanpa beban dengan suasana yang sangat kekeluargaan kadang kita dibuat tersenyum oleh tingkah mereka. hari itu gw sempat berkelakar pd seorang kerabat (bukan berarti doain loh..) “wah klo liat dari suasana latihan sptnya garuda bakal kalah deh,” dan langsung di iyakan jg oleh kerabat gw.. ini mrupakan satu bukti klo kebersamaan dan kekeluargaan adalah kunci sukses sebuah tim.. Garuda memang penuh dengan bintang justru di situlah masalahnya, mereka enggan menekan egonya masing2, satu lg yg hrs di perhatikan MENTAL… ya pemain garuda bintang tapi tidak punya mental bintang…

    1. Gw setuju Bro ama kritikan lo buat Garuda Flexy.Walau kerasa pedes tap itu untuk membangun Garudaku.qt ga pengen Garuda yang sekarang jad PANASIA lag.Qta pegen dengan mengususng nama GARUDA team ini akan menjadi lebih besar dibanding sebelumnya
      seharusnya sekarang udah bisa jad team jawara berturut di IBL Amin…………….Qoz itu doa gw buat Teamku.
      Karena selama gw hidup bersama Team ini dari mulai namanya Panasia ampe sekarang jad Garuda.Gw akui banyak perubaha didalam team ini,yang pastinya ada yang baik dan buruknya tap gw harap perubahan baik akan lebih mendominasi team ini,jad buat kalian GARUDA FLEXY BANDUNG rubahlah jati dirimu sebesar jati diri burung GARUDA yang jad lambang kebangsaan negara INDONESIA ini dan kalian lah yang harus menjadi wakil Indonesia untuk kejuaraan basket tingkat internasional

      SUKSES Teamku GARUDA akan selalu di dadaku

  5. buset gw sependapat bgt ma lo. sob
    walau kita blm knal tp gw stuju bgt ma ocehan lo di atas 100% stuju broo
    Go GARUDA
    gapai impian yg tertunda menjadi juara IBL

  6. Waktu garuda masih PANASIA bandung, gw suka bgt nonton di TV –masih kecil gw tentunya…

    btw…gw kurang setuju soal “blaming the coaches”…
    it sounds a bit like unfair, klo coach yg gagal sm satu team dinilai ga layak buat team lain terutama yg levelnya lebih tinggi kyk Garuda… kegagalan team = kegagalan smua komponennya…
    well, menurut gw Garuda tuh kurang sosok berkharisma kayak J. Winar atau AF Rinaldo..
    punya berbagai koleksi pemain terbaik itu ga slamanya menjanjikan tentunya…

  7. Kalau menurut saya, kelemahan Garuda dari musim ke musim tuch cuma satu, REBOUND. baik offense maupun defense parah banget. di tambah lagi garuda gak 3 point shooter yang betul2 bagus. Mudah2an di musim yang akan datang bisa lebih bagus lagi. By the way, ada yang punya no HP Kelly gak ya??? anak saya yang baru berumur 6,5 tahun ngefans banget. dia punya baju garuda flexy yang biru( no 3, KELLY). sampai2 suka di pake tidur……………………………

  8. Kalau menurut saya,Garuda bisa bangkit mungkin mrk kurang tenang di dlm pertandingan kl bisa semua sponsor dukung acara IBL karena IBL banyak peminatnya maaf kl nmr hp kelly Ibu minta langsung sama orgnya terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s