Garuda Harus Bisa Memanfaatkan Keunggulan atas Aspac

Dari pengamatan pertandingan pribadi gw pada game kedua Final Four IBL 2009 antara Garuda Flexi Bandung melawan XL Aspac Jakarta kemarin, tampak sekali bahwa sebenarnya dan memang para pemain Garuda memiliki banyak kelebihan dan keunggulan atas para pemain Aspac.

2655_54347053214_574388214_1450586_2875472_n

Pemain-pemain Aspac memang memiliki postur besar pada diri Vinton, Antonius Joko, dan tentu saja Isman Thoyib. Namun sebenarnya postur mereka tidak jauh berbeda dengan Wiwin dan Hendrik. Jika awalnya Isman selalu berhasil memblok tembakan Wiwin dan Hendrik, nampaknya dua pemain Garuda ini telah menemukan cara efektif untuk menghindarinya. Hendrik menggunakan tenaga tekanan badan kepada Isman sebelum melepas tembakan dan Wiwin berulang kali berhasil melepaskan tembakan sky hook a la Kareem Abdul-Jabbar. Keduanya terbukti efektif.

Denny Sumargo sangat jelas lebih baik dari pemain Aspac yang lain. Kelenturan dan akurasi tembakan Denny pada game kedua jauh membaik. Ia mengemas 21 poin. Dan yang patut diacungi jempol, Denny perlahan tetapi pasti mulai berhasil mengontrol emosinya. Aguy? Sangat terlihat betapa para pemain Aspac ketakutan jika Aguy memegang bola. Serta salut untuk Kelly dan Mario yang berulang kali bergantian peran sebagai pengatur serangan yang sangat baik.

Manfaatkan perseteruan antara Xaverius dan Pelatih Tjetjep Firmansyah

Pada sekitar pertengahan babak di game kedua kemarin, Pelatih Tjetjep terlihat berulang kali membentak Xaverius, bahkan Pelatih Tjetjep sampai menunjuk-nunjuk Xaverius untuk menekankan emosinya yang membeludak. Usai pertandingan tersebut gw sempat bertanya pada Xaverius tentang perselisihannya dengan Pelatih Tjetjep pada pertandingan tersebut. “Iya, gw kebawa emosi dan nggak main sesuai aturan coach.” ungkap Xaverius mengenai insiden kecil dengan Pelatih Tjetjep.

Garuda sebaiknya bisa memanfaatkan hal ini, karena jelas Pelatih Tjetjep akan kembali mewanti-wanti Xaverius agar disiplin, dan ketidak kompakan pelatih dan pemain andalan Aspac ini adalah keuntungan besar bagi Garuda.

Iklan

7 pemikiran pada “Garuda Harus Bisa Memanfaatkan Keunggulan atas Aspac

  1. Ternyata malah kalah!!
    Padahal secara materi seharusnya Garuda bisa menang. Hayo cepet ngaca, mungkin ada yg salah dengan penampilan kalian. Mungkin ada yg belum potong rambut, ada head band, elbow band, wrist band, ato knee band yg terlalu berat, ato mungkin pake kaos kaki yg terlalu panjang, ato kostumnya agak kedodoran?

  2. Yah, garuda kalah…ga jadi liat andre tiara.
    Dari taon lalu final 4, aspac garuda, kemenangan ditentukan oleh team yg kerjanya solid dan kompak, bukan sederet nama mentereng.

    Angkat topi buat aspac, sebagai team yg sempat diragukan di awal seri, progressnya maju terus!

  3. hmmmm nama mentereng dan bertabur bintang bukan jaminan….
    amburadul…..

    tapi tetep semangat buat garuda!!! semoga musim selanjutnya bisa memperbaikin penampilan (potong rambut ma pasang tatoo lagi LHOOHH)

    Maju terus SM Britama!!! hempaskan Aspac!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s