Garuda Flexi Bandung (60), Satria Muda Britama Jakarta (79), Bandung 13 Juni 2009

DBL Bandung IBL Malang

Kita harus belajar lebih banyak lagi!

Siapa yang patut disalahkan atas kekalahan menyakitkan ini? Menyebalkan memang mencari kambing hitam, tak mau pula gw mencari hikmah di balik kekalahan. Membosankan. Kalah ya kalah saja.

Kelelahan akibat pertandingan yang hampir tak ada henti selama satu minggu terakhir ini terlihat sekali pada hampir semua pemain Garuda. Empat hari berturut-turut bertanding melawan tim-tim tangguh di Asia Tenggara di SEABA Championship di Medan, istirahat dua hari, lalu pertandingan kemarin melawan MUBA Hangtuah.

Mario terlihat lemah (sangat kelihatan), Kelly pun demikian. Denny Sumargo dan Lolik mudah terpancing emosi dan hampir semua pemain tidak fokus alias kehilangan konsentrasi. Akurasi tembakan yang sangat-sangat buruk, bola yang tercuri (steal) beberapa kali, kalah dalam rebound baik saat menyerang maupun bertahan, dan turnovers berulang-ulang.

Kecewa

Dari beberapa hal umum yang terlihat saat pertandingan tadi, ada beberapa hal kekecewaan gw secara pribadi. Pertama, minute play dari Aguy yang sangat sedikit. Padahal siapa yang tidak tahu bahwa Aguy memiliki akurasi tembakan yang sangat dahsyat? Aguy juga terkenal mampu mengeksekusi bola dalam berbagai posisi sulit. Kedua, walau gw buta strategi, namun gw memperhatikan, setiap kali Mario, Kelly, atau Teddy menginstruksikan suatu pola menyerang tertentu dengan berbagai macam kode, tidak ada pemain yang bergerak! Untuk apa strategi dan playmaker kalau begitu?

Rotasi pemain pun sangat minim. Jika saja Teddy, Gagan, Donnda, dan Wiwin dirotasi secara apik bersama pemain-pemain yang lain, mungkin hasilnya akan berbeda (Gw benci mengatakan ini karena semuanya sudah lewat). Gw rasa semua pemain butuh untuk dipercaya dalam nilai kuantitas yang sama. They’re all good!

Gw memuji penampilan Hendrik. Hendrik bermain sangat dingin. Kemampuan tekniknya pun meningkat sangat signifikan. Walau muka dinginnya terkadang mengesalkan (hahaa..). Kalah biasa. Jangan kalah terus ok? Still, whatever people would say, I am a fan of Garuda!

Kembali berlatih guys. Tingkatkan akurasi tembakan! Itu pesan dari gw yang awam ini. See you again in final!

Gw rasa Udjo setuju dengan gw! Right bro?!

Image100

(Foto paling atas oleh Ino Afiar, Bukan foto pertandingan tadi sore)

13 pemikiran pada “Garuda Flexi Bandung (60), Satria Muda Britama Jakarta (79), Bandung 13 Juni 2009

  1. yup..gw kecewa bgt liat permainan Garuda vs SM..
    kayanya dari segi strategi kacau bgt ! trus pemainnya ko jadi cepet kebawa emosi gitu ya..?
    buat Garuda terus Semangat ya..semoga dengan kekalahan kalian ini bisa jadi motivasi untuk terus berjuang ! Go Go Garuda !!

  2. defense garuda gmn?????
    cba lo perhatiin stiap pertandingan dech…
    mrka klo offense smangatnya bkn main..tp klo defense???bgtu dehh….
    knci kmengan dari suatu pertandngan itu dalah “defense yg baik”””

  3. Gw setuju dengan lu Robi. Pertahanan Garuda juga tidak bagus. Tidak ketat! Lihat saja waktu lawan Pelita Jaya di Surabaya di seri sebelumnya. Parah!!!

  4. iyooo,padahal pas quarter pertama uda meyakin kan karena KELLY Purwanto dan Denny SUMargo di mainkan …
    yaah tpi apa mau dikata…
    memang TAKDIR..
    Maju TErus GARUDA ……..!!!

  5. memang disitu kelihatan pemain garuda gampang terpancing emosi,saya rasa mungkin karena kekalahan terjadi di hadapan para pendukungnya jadi ya pastinya merasa malu dan untuk menghindari itu jadinya emosi juga terpancing de… mudah2an kedepannya terus diperbaiki yang salah,kalau faktor kelelahan itu saya setuju juga karena memang kompetisi SEABA di medan itu sangat menguras stamina karena berturut2 dlm 4 hari..

  6. bener kata byung han…..
    kalo kalah ya dah terim aza….
    mang SM lebih hebat ko,,,, Sm kalo bis bertanding dari SEABA to semacamnya mereka msih bisa mempertahankan stmina mereka bahkan mereka selalu menang…
    btw ni blog subjektif ke GaRUDA sih….!!!

  7. Halo Valerna, Hahaa, iya blog gw emang subyektif dan tendesius ke Garuda karena memang gw fan-nya Garuda..Hehee. Tapi gw cukup obyektif kok menampilkan tim-tim lainnya dan sangat respek kepada mereka. Gw juga suka mencela-cela Garuda kalau mereka tampil buruk.

    Gw salut sama Faisal karena bisa melawan tekanan dari para pendukung Garuda. Makanya usai pertandingan buru-buru gw kejar dan wawancara. Gw juga mewawancara pihak Satria Muda Britama (cek kategori “Wawancara”). Dan beberapa pemain SM lain biar obyektif. Sayangnya baru Faisal saja yang merespon.

    Semoga blog gw bisa jadi ajang curhat-curhatan para pecinta basket di Indonesia, apapun tim pujaannya :) Peace!

  8. pelatih garuda bodoh…diganti aza…
    denny sumarga juga sama…jgn terlalu sombong jd org.
    pantas kalian kalah.

    gue cuma suka pemain garuda mario wuysang, kelly purwanto dan lolik. mereka maennya santai ga banyak gaya dan ga banyak protes.

    ga kaya yg laennya, apalagi denny sumarga banyak gaya, suka protes, dan suka emosi pantas lu bad boy. lu bad boy maen bagus gpp. uda gaya bad boy maen kaya SAMPAH. bener2 pemaen SAMPAH lu denny.
    waktu garuda vs pelita, denny shoot free trow. bola pertama ga masuk. trus teriak2 sendiri kaya org gila yg ga bisa maen basket aza.

  9. haiii ..jangan lah menghina orang lain liat diri sendiri dulu….free trow pemain NBA aja emank suka gak masuk kok….

    DEFENSE RULES!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s