Siapa Percaya Pada Kesempatan Di Detik Akhir?

b590a0e235b4ebca4c7630e49b1222d280065e7b_m

Ini adalah momen olah raga yang tidak akan pernah Gw lupakan dalam hidup Gw. Final main bola Piala Champions Eropa antara Manchester United melawan Bayern Muenchen di Barcelona tahun 1999. Hingga menit ke 90, United tertinggal 0-1 dari Bayern. Para pendukung Bayern sedang membuat Stadion Nou Camp bergemuruh dengan lagu “We Are The Champions”-nya Queen. United pantang menyerah. Siapa sangka, di menit 91, Teddy Sheringham membungkam pendukung Bayern dengan golnya dan membangkitkan kembali suara para pendukung United. Satu menit kemudian, Ole Gunnar Solskjaer kembali merobek jala Bayern. Para pemain klub Jerman ini hanya bisa ternganga. Sebagian lagi menangis karena United menang di detik akhir.

Semifinal kedua Garuda Bandung melawan XL Aspac di kompetisi reguler IBL 2008 pun begitu. Denny Sumargo berhasil menjaringkan 2 poin di satu detik akhir untuk memastikan Garuda melangkah ke final berhadapan dengan Satria Muda Britama Jakarta. Di dunia main basket kita kenal dengan kata buzzer beater.

Hari ini di Kompas pagi, Devin Harris membawa New Jersey Nets unggul atas Philadelphia 76Ers 98-96 melalui tembakan dari tengah lapangan di sisa 1,8 detik terakhir. Devin melakukan dua kali tembakan. Tembakan pertama berhasil diblok oleh Iguodala, namun bola berhasil direbut kembali oleh Devin. Pada percobaan kedua, bola meluncur masuk dan Nets pun menang.

Di sore atau malam ini, insyaAllah, Gw akan melakukan “tembakan” di detik-detik akhir yang akan menentukan perjalanan sisa hidup Gw. Kesempatan Gw tipis. Dukungan sedang tidak berada di pihak Gw. Orang-orang di sekitar Gw sedang berupaya menghibur Gw agar tidak kecewa. Mereka semua merasa kesempatan Gw sudah habis.

Namun Gw adalah orang yang percaya pada kesempatan di detik akhir. Orang-orang boleh berkata bahwa ini sudah berakhir. Tapi buat Gw, masih ada “satu” detik lagi dan kenyataannya Gw percaya memang masih ada sedikit waktu lagi. Detik yang sangat menentukan.

Posting ini bernada curhat memang. Dukung Gw dengan doa guys!

Wish me luck and thank you :)

Iklan

8 pemikiran pada “Siapa Percaya Pada Kesempatan Di Detik Akhir?

  1. buzzer beater…..

    Stiap orang pasti akan mnemui Boiling Point dalam hidupnya,,,

    Kada Buzzer Beater bisa menjadi kunci kmenagan….kadang juga bisa jadi ksialan….

    But Live Must Go On buddy,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s