Wasit Main Basket

399px-basketball_official

Gw ada tiga kisah tentang wasit:

Pertama: Ini terjadi kemarin di pertandingan DBL putra antara SMA 16 melawan SMA 8. Pertandingan yang sangat seru karena di detik-detik akhir terjadi kejar-mengejar angka. Skor akhir adalah 25-22 untuk kemenangan SMA 8. SMA 16 seharusnya memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan atau setidaknya memaksakan perpanjangan waktu jika saja wasit tidak memberikan keputusan yang menyebalkan (setidaknya untuk SMA 16). Wasit menganulir 2 tembakan bebas yang masuk yang dilakukan oleh SMA 16. 2 tembakan masuk tersebut dilakukan pada 2 kesempatan karena 2 pelanggaran berbeda. Kesempatan 2 tembakan pertama, 1 kali gagal dan 1 kali masuk. Kesempatan kedua juga begitu, 1 kali gagal, dan 1 kali masuk.

Nah 2 kali masuk tersebut dianulir dengan alasan penembak menginjak garis! Jika tembakan gagal yang pertama juga menginjak garis, kenapa tidak disuruh mengulang tembakan? Karena Gw perhatikan si penembak tidak merubah posisi menembaknya. Kalaupun si penembak memang merubah posisi tembak, satu hal yang agak Gw kecewakan adalah sebenarnya di lingkaran penalti itu tidak tampak garis batas tembak apapun! Dari tribun penonton garis tersebut tidak terlihat! (Sepertinya ada garis yang dibuat dengan isolasi/lakban transparan tapi sungguh tidak jelas. Padahal ini kan salah satu kelengkapan dasar dan penting sebuah lapangan basket bukan?)

Kedua: Dari salah satu koran nasional Gw membaca berita pagi ini, Satria Muda Britama Jakarta menghajar salah satu musuh bebuyutan mereka XL Aspac Jakarta dengan skor 74-63. Kabarnya, pertandingan berjalan seru, keras, dan hampir mengalami sebuah insiden. Insiden tersebut adalah kekecewaan Tjtjep Firmansyah, Pelatih Aspac atas kepemimpinan wasit yang ia anggap berat sebelah. Tjetjep hampir meninggalkan lapangan walaupun akhirnya tidak jadi. Gw beberapa kali melihat Tjetjep memimpin pertandingan Aspac dan beberapa kali Gw melihat Tjetjep memprotes wasit. Ini hobinya Tjetjep atau memang wasitnya kurang pol?

Ketiga: Kasus pemilik Bhinneka yang memukul wasit sehingga ia diskors dan berbuntut bergabungnya Bhinneka dengan Stadium. Ini wasitnya yang memang kurang berkualitas atau memang pemiik Bhinneka yang emosinya berlebihan sehingga berlaku tidak sportif? Entah.

2 pemikiran pada “Wasit Main Basket

  1. klo yg cerita ke dua
    mnurut gw sndiri yg ntn pertandingan ithu di tv
    wasit nya yg bermasalah
    gaq seharus nya ithu foul
    the best is jump ball
    gaq slah tjetjep complain
    aspac sbnr nya bsa ngejar jika freshoot di akhir2 prtndgan msuk
    tp syang nya akurasi pmain down

  2. buat kasus yang pertama setuju bangetttttttttttt…
    saya pelatih 16 yg waktu itu ngelatih waktu di dbl n kalah 3 poin dari sma 8 di gor citra. yg mimpin padahal wasit lisensi A tuh. yg nembak free throw namanya narli.. parahhh lah harusnya bs dapet target ke semifinal…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s