20 Nama Pemain Filipina yang Kemungkinan Besar akan Berlaga di SEA Games 2011

Inilah nama-nama pemain Filipina yang kemungkinan besar akan memperkuat negara mereka di ajang SEA Games di bulan November nanti di Jakarta. Kebanyakan mereka adalah mahasiswa yang berusia 17-23 tahun.

Informasi ini masuk melalui komentar di salah satu tulisan di blog ini. Thank you Conrad for sharing us this information. Hope we can beat you in the SEA Games bro :D

Guards

Ryan Roose Garcia 5’11
Emmanuel Monfort 5’6
John Murphy Raymundo 5’10
Terrence Romeo 5’11
Garvo Lanete 6’2
Chris Newsome 6’2
Bobby Ray Parks Jr 6’3
Kiefer Ravena C. 5’11

Small Forwards

Calvin Abueva 6’3
Ronald Pascual 6’3
Rome Dela Rosa 6’3
Nicolas Salva 6’3
Jeric Teng 6’2

Power Forwards/Centers

Justin Chua 6’5
Frank Golla 6’4
Jake Pascual 6’4
Aldrech Ramos 6’6
Ian Sanggalang 6’6
Japeth Aguilar 6’9
Gregory Slaughter 6’11

Selamat Datang Tim-tim Baru NBL Indonesia: Pacific Caesar Surabaya dan NSH GMC Riau

Press release resmi NBL Indonesia

Dua klub baru telah resmi bergabung di liga basket tertinggi di tanah air, National Basketball League (NBL) Indonesia. Mulai musim 2011-2012 nanti, Pacific Caesar Surabaya dan NSH GMC Riau akan bersaing dengan sepuluh klub yang lain.

“Kami dari DBL Indonesia sebagai penyelenggara dan seluruh anggota Dewan Komisaris NBL Indonesia mengucapkan selamat bergabung kepada Pacific Caesar dan NSH GMC. Semoga kehadiran mereka bisa semakin meramaikan persaingan di liga basket paling bergengsi di Indonesia ini,” kata Azrul Ananda, direktur PT DBL Indonesia sekaligus commissioner NBL Indonesia.

Keputusan untuk menerima tim baru, jelas Azrul, sudah lama dibahas dalam pertemuan Dewan Komisaris NBL Indonesia, yang beranggotakan pimpinan semua klub peserta dan penyelenggara. Begitu musim perdana 2010-2011 lalu berakhir, rencana itu sudah langsung dibahas.

“Kami sudah punya gambaran masa depan NBL Indonesia kelak. Berapa jumlah pesertanya dan lain-lain. Bertahap, kami akan menambah jumlah peserta. Ini penting, untuk terus membuka kesempatan bagi pemain dan pelatih untuk berkiprah di tingkat tertinggi,” papar Azrul.

Begitu kesempatan dibuka, Azrul mengungkapkan kalau ada beberapa klub yang menyatakan minat bergabung. Beberapa lantas menyampaikan surat resmi, menyatakan siap bergabung. Pihak DBL Indonesia lantas membahas bersama Dewan Komisaris soal kriteria-kriteria penerimaan sebelum memutuskan tim-tim mana yang diterima lebih dulu.

Pada akhirnya, diputuskan kalau Pacific Caesar Surabaya dan NSH GMC Riau sebagai anggota baru NBL Indonesia. “Kepada tim lain yang berminat, kami sudah menyampaikan kalau masih ada kesempatan untuk bergabung di masa mendatang,” tandas Azrul.

Keputusan mengenai anggota baru NBL Indonesia itu disambut antusias oleh kedua tim. “Sejak terdepak dari Kobatama sebelas tahun lalu, kami selalu menantikan datangnya kesempatan untuk bermain di liga basket tertinggi di Indonesia ini,” ungkap Willy Winoto, Wakil Manager Pacific Caesar Surabaya. “Bisa mencicipi laga-laga sekelas NBL Indonesia jelas menjadi suatu kebanggaan yang tidak terkira bagi kami. Semua sudah tak sabar menyambut bergulirnya musim baru September mendatang,” lanjut Willy.

NSH GMC Riau pun tak kalah bersemangat. “Kami surprised dan luar biasa senang saat dinyatakan resmi bergabung di NBL Indonesia. Dengan masuknya tim kami di liga terbaik tanah air ini, semoga kompetisi menjadi lebih semarak,” tutur Yusuf Arlan, Manager NSH GMC Riau.

Bergabungnya Pacific Caesar Surabaya dan NSH GMC Riau memang diprediksi akan membuat kompetisi menjadi lebih seru. “Pertandingan akan berlangsung makin kompetitif. Tapi, saya percaya, seluruh tim sudah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menghadapi setiap liga,” tukas Bella Erwin Harahap, Ketua Dewan Komisaris NBL Indonesia.

Pacific Caesar Surabaya pernah meramaikan persaingan di Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama), kemudian bergabung di Premier Basketball League (PBL). Pada PBL musim 2010-2011, Pasific Caesar mencatatkan diri sebagai runner up. NSH GMC Riau juga pernah menyemarakkan persaingan Kobatama dan PBL.

Musim NBL Indonesia 2011-2012 akan dimulai dengan Preseason Tournament, di Malang, akhir September mendatang. Musim reguler baru akan dimulai Desember nanti, setelah berakhirnya SEA Games XXVI.

Dengan penambahan dua klub baru, maka jumlah pertandingan pun bertambah. Musim lalu, setiap klub bertanding 27 kali di musim reguler. Di musim baru ini, setiap klub bertanding hingga 33 kali.

Ringkasan Perjuangan Stadium Jakarta di Turnamen Pre-SEA Games, Singapura 5-7 Agustus Lalu

oleh: Adrian Yusuf Maringan Pardede

Pada tanggal 5-7 Agustus yang lalu, Stadium Jakarta mengikuti sebuah event basket yang diadakan di Singapura. Jujur ini pertama kalinya gw lihat Stadium Jakarta bertanding secara langsung. Gw gak sabar untuk lihat pemain Stadium Jakarta secara langsung seperti Merio, Ruslan dan beberapa pemain yang baru bergabung seperti Evin & Pattikawa (sebelumnya dari Citra Satria) dan Fattah (sebelumnya dari Satria Muda), karena selama ini gw hanya bisa lihat mereka di website NBL Indonesia *Makasih NBL Indonesia

vs Trinity University of Asia (Filipina)

Gokil!! Stadium benar-benar menunjukan kelasnya di sini. Di pertandingan ini, Stadium Jakarta lebih menguasai pertandingan dari awal sampai akhir. Stadium Jakarta menang karena bermain lebih tenang, passing cepat dan akurat. Ruslan juga sempet “Two Handed-Slam” berkat assist dari Budianto. Mantap banget!! Three point Stadium juga tajam banget, ada lebih dari 10 kali sepertinya. Fattah, Pattikawa dan Evin langsung nge-tune sama Stadium. Stadium Jakarta menang, 86-69.

vs Tim Nasional Singapura (Singapura)

Ini pertandingan yang ditunggu–tunggu! Gw yakin banget, kalau penampilan Stadium Jakarta seperti kemarin, Singapura juga lewat nih. Dan itu terbukti, Stadium berhasil menggebrak di awal–awal pertandingan,. First quarter pun mereka unggul atas Singapura. Nahhh disini kejadian yang menarik, kepemimpinan wasit sudah mulai ngaco. Berkali-kali wasit memberikan keuntungan kepada kubu tuan rumah. Ada momen juga di saat Ruslan terjatuh lumayan keras saat offensive rebound, yang mengakibatkan Ruslan cedera tangan. Ada juga momen di mana Singapura berkumpul layaknya timeout sampai 5–10 detik padahal saat itu lagi inbound passing untuk Indonesia, tetapi wasit tidak memberikan Technical Foul. Hasil akhir 51 – 69 untuk kemenangan Singapura. Not a good result for Stadium Jakarta, but salute for the fighting spirit till the end of the game!

vs Malaysia Police (Malaysia)

Pertandingan terkahir Stadium Jakarta di Singapura. Untuk pertandingan hari ini diadakan siang sekitar jam 2 siang waktu Singapura. First Quarter, tempo permainan agak lamban, mungkin kedua tim lelah setelah dua hari berturut-turut tanding, ditambah malam sebelumnya mereka bertanding. Stadium Jakarta lagi-lagi menguasai pertandingan di awal-awal. Nahhhh ini yang menarik, lagi-lagi kepemimpinan wasit diragukan disini. Percaya atau tidak, dari quarter 1 sampai 3, Stadium Jakarta pasti selalu dapat Team Foul. Kalau gw gak salah hitung, hampir setengahnya point dari Malaysia, semuanya berasal dari Free Throw. Berkali-kali wasit memberikan keuntungan kepada kubu Malaysia. Ruslan dan Iskandar juga fouled out! Once again, not a good situation for Stadium Jakarta. For the second time, gw terkagum-kagum dengan fighting spirit yang ditunjukin Stadium Jakarta! Walaupun dalam keadaan tertekan, passing-passing dan penetrasi dari pemain–pemain Stadium Jakarta berhasil membuat Tim Malaysia kerepotan. Set Play yang cantik dan Fast Break yang cepat membuat Stadium Jakarta memenangkan pertandingan ini. Final Score 61 – 58

Overall, gw gak sabar buat liat penampilan Stadium Jakarta di musim baru NBL Indonesia!! Semangat juang yang mereka tunjukan di Singapura, patut diacungi empat jempol terlepas dari kepemimpinan wasit yaaa. Gw harap bakal lebih banyak lagi tim–tim NBL Indonesia yang datang ke Singapura, dan pastinya bakal gw tonton dong!

*Adrian adalah penggemar berat bola basket nasional di Singapura dan sangat mengagumi sosok Azrul ☺ (Semoga bisa ketemu beliau suatu saat)

Sampai Jumpa dan Sukses Selalu Buggi Setyawan

Bergabungnya Agustinus Dapas Sigar dari Garuda Bandung serta Ngurah Teguh dari Citra Satria tidak serta merta menambah kebahagiaan kepada para pendukung MUBA Hangtuah Indonesia Muda Sumatera Selatan. Pengumpul angka terbanyak mereka di musim 2010-2011 lalu, Buggi Setyawan justru memutuskan untuk berhenti bermain basket dan bekerja pada salah satu televisi swasta.

Buggi yang sepanjang musim 2010-2011 hanya sekali tak tampil membela MUBA, mencatat rekor total 339 poin atau rata-rata 13 poin per game. Catatan ini adalah salah satu catatan terbaik dalam deretan pencatat angka terbanyak di NBL Indonesia.

Mulai Agustus ini, dia sudah resmi tidak di Muba lagi. Buggi memutuskan bekerja di stasiun televisi. Kami sudah berusaha membujuk, namun pilihan hidup seseorang tentunya tidak bisa terlalu kami campuri. Kami menghargai sekali pilihan Buggi,” ujar General Manager Muba Hangtuah IM Sumsel, Ferri Jufry (via Indopos).

Saya bisa seperti sekarang, karena basket. Saya memilih bekerja (di luar basket), bukan berarti dunia basket tidak bisa menghidupi pemain. Namun, dengan pindah kerja ini saya berharap bisa lebih punya kesempatan melanjutkan kuliah S-2,” kata Buggi (via Indopos).

Perginya Buggi dari basket profesional akan membuat kita merindukan karakter seorang pemain yang berani menembak ketika pemain penjaga lengah atau sengaja memberi ruang tembak kepada penyerang. Buggi adalah tipikal pemain lengkap yang membuat triple threat adalah benar-benar tiga ancaman yang menyeramkan. Banyak pemain tidak sekomplit Buggi.

Jadwal Pertandingan 1st SEABA U16 Championship for Men, 9-13 Agustus 2011

Semua pertandingan diadakan di Kuala Langat Basketball Stadium Malaysia. Siaran televisi? Menurutmu? :D

Selasa, 9 Agustus 2011

7:00 PM, Indonesia vs Singapore
9:30 PM, Malaysia vs Philippines

Rabu, 10 Agustus 2011

7:00 PM, Singapore vs Laos
9:00 PM, Philippines vs Indonesia

Kamis, 11 Agustus 2011

7:00 PM, Indonesia vs Laos
9:00 PM, Malaysia vs Singapore

Jumat, 12 Agustus 2011

2:00 PM, Laos vs Philippines
4:00 PM, Indonesia vs Malaysia

Sabtu, 13 Agustus 2011

7:00 PM, Philippines vs Singapore
9:00 PM, Malaysia vs Laos

Dukung Skuad Indonesian Selection di 1st SEABA U16 Championship for Men, Malaysia 9-13 Agustus 2011

Press release resmi dari Perbasi

Tim nasional muda usia Indonesia dengan nama Indonesian Selection U16 akan mengikuti kejuaraan 1st SEABA U16 Championship for Men, 9-13 Agustus 2011 di Kuala Langat Basketball Stadium, Banting City, Selangor, Malaysia. Kejuaraan merupakan agenda FIBA Asia yang sekaligus kualifikasi FIBA Asia U16, Oktober 2011 di Vietnam.

Kejuaraan 1st SEABA U16 Championship for Men diikuti lima negara yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Laos. Tiga teratas dari kejuaraan ini akan mewakili zona SEABA pada 2nd FIBA Asia U16.

Indonesian Selection U16 terbentuk dari hasil Seleksi Nasional (Seleknas) yang diikuti Pengprov-Pengprov Perbasi pada 4-5 Juli di GOR Knights, Semarang. Dari seleksi, terpilih 24 nama yang didaftarkan ke SEABA untuk daftar pemain ke kejuaraan SEABA U16 dan FIBA Asia U16. Indonesian Selection U16 dilatih oleh Ricky Gunawan, Arifin, dan Efri Meldi. Manajer tim adalah Subekti Yudha Pranata (head), Kresna Yusuf, Suryo Hadiwibowo. Pimpinan Proyek (Pimpro) Indonesian Selection U16 adalah Danny Kosasih.

Pemusatan latihan dilakukan sejak 25 Juli 2011 di GOR Knights, Semarang. Para pemain menginap di Hotel Olympic, Semarang. Sesi latihan dilakukan 2 kali sehari. Selain itu juga ada sesi kelas pada malam hari. Tiga ujicoba sudah dilakukan Indonesian Selection U16 yakni melawan PPLP Jateng, SMA Karangturi Semarang, dan Univ. Kristen Satya Wacana Salatiga.

Melawan PPLP Jateng, Indonesian Selection U16 menang 115-23. Pada ujicoba kedua, Indonesian Selection U16 bermain imbang dengan SMA Karangturi Semarang dengan 72-72. Sementara pada pertandingan terakhir, Indonesian Selection U16 menang 75-65 atas UKSW.

“PP Perbasi menyambut gembira kerja keras yang dilakukan para pemain dan tim pelatih. PP Perbasi juga berterima pada manajemen tim di bawah komando Pak Subekti. Mereka sudah bekerja keras. Kami berharap mereka bisa maksimal di Selangor nanti dengan membawa medali serta lolos ke Vietnam,” kata Agus A. Mauro, Sekjen PP Perbasi.

Atas tantangan dari PP Perbasi itu, manajemen Indonesian Selection U16 mengatakan akan berusaha maksimal. “Kami akan berusaha semaksimal mungkin bisa lolos ke FIBA Asia di Vietnam nanti. Melihat kekompakan dan kerja sama yang ditunjukkkan, kami akan habis-habis agar lolos ke Vietnam nanti,” kata Subekti.

Menurut pelatih kepala, Ricky Gunawan, walaupun masih buta dengan kekuatan lawan, namun ia sudah memiliki ancar-ancar permainan lawan. “Kita akan lihat di lapangan nanti. Yang pasti, referensi permainan sudah kami dapatkan,” kata Ricky.

Dari jadwal yang diberikan panitia, Indonesia akan bermain empat hari berturut-turut. Pada hari pertama, Indonesia akan menghadapi Singapura, disusul Filipina, Laos, dan tuan rumah Malaysia.

Selama di Selangor, Indonesian Selection U16 akan bermarkas di HOTEL CITY BANTING; Address: NO. 1, JALAN BUNGA PEKAN 2, 42700 BANTING, SELANGOR, MALAYSIA. Tel: +603-31878728 Fax: +603-31873728

Skuad Indonesian Selection U16

No. Nama, Posisi, Sekolah

4. Nuke Tri Saputra, SF, SMAN 14 Semarang
5. Dominico Savio, PG, SMA Karangturi Semarang
6. Rafael Yogia, PG, SMA St. Aloysius Bandung
7. Cakrawala S.A., SG, SMAN 3 Jakarta
8. Kevin Andrew, SG, SMAN Karangturi Semarang
9. Ricky Kartika, SF, SMAN 1 Denpasar
10. Ferdian Dwi P., PF, SMA Islamic Village Tangerang
11. M. Sandy Ibrahim, PF, SMA PSKD 1 Jakarta
12. M. Reza Fahdani, PF-C, SMAN 9 Bandung
13. Hans Abraham, SF, SMA PSKD 1 Jakarta
14. Juan Laurent K., F-C, SMA Trinitas Bandung
15. Vincent Rivaldi, C, SMA BPK Penabur Jakarta

Pelatih: Ricky Gunawan (head coach), Apin Arifin, Efri Meldi
Manajer: Subekti Yudha Pranata (head), Kresna Yusuf, Suryo Hadiwibowo
Tim Leader: Danny Kosasih
Kapten Tim: Hans Abraham
Wakil Kapten: M. Reza Fahdani

Lantai Baru Britama Arena untuk SEA Games ke 26, Jakarta 2011

Hari ini, lantai Britama Arena yang biasanya berwarna biru berubah menjadi coklat. Demi keperluan SEA Games di bulan November nanti, Pengurus Pusat Perbasi dan Dinas Olah Raga Daerah DKI Jakarta memasang lantai kayu baru di atas lapangan markas Satria Muda tersebut.

“Lantai kayu ini portable, jadi bisa dipindahkan ke mana saja. Semoga lantai baru ini dapat mengurangi risiko cidera para pemain di SEA Games nanti,” ungkap Agus Mauro, Sekjen Perbasi.

Wakili Bangsa Sebagai Indonesia Selection dan Tetap Boleh Mengikuti DBL Musim Depan

Pemain U-16 asal Jawa Barat yang semula memilih untuk ikut DBL Camp dan tidak bergabung dengan skuad nasional yang akan membela Indonesia di SEABA U-16 akhirnya bergabung di Pelatnas Semarang. Hal ini terjadi setelah akhirnya Perbasi dan DBL menemukan jalan tengah terbaik dalam dilema membela sekolah atau membela negara.

Satu hal yang sangat melegakan, selain akhirnya memiliki kesempatan membela Indonesia di ajang SEABA U-16, para pemain pelajar ini tetap memiliki kesempatan terbuka untuk kembali memperkuat tim sekolahnya di DBL musim depan.

“Kami telah menyampaikan surat resmi kepada DBL bahwa tim yang membawa nama Indonesia di ajang SEABA U-16 ini bukanlah tim nasional, melainkan Indonesia Selection. Saat ini kami menganggap bahwa tim dengan persiapan panjang seperti SEA Games lebih pas dikatakan sebagai Tim Nasional. Sedangkan untuk U-16 ini, lebih cocok dikatakan sebagai Indonesia Selection yang dikarenakan seleksi dan juga persiapannya yang sangat singkat. Dengan demikian, para pemain yang masih bisa bermain di DBL juga masih bisa bermain musim depan karena mereka adalah anggota skuad Indonesia Selection, bukan Tim Nasional,” jelas Pelatih Kepala Danny Kosasih.

Stadium Jakarta Ikuti Singapore Pre-SEA Games Invitational Tournament 2011

Pada tanggal 5-7 Agustus nanti, Stadium Jakarta akan mengikuti sebuah event basket yang diadakan di Singapura. Dari judul turnamennya, tampaknya turnamen ini adalah ajang persiapan tim nasional Singapura menghadapi SEA Games bulan November nanti di Jakarta.

Selain Stadium Jakarta, tim lain yang mengikuti turnamen ini adalah Trinity University of Asia dari Filipina, Malaysia Police Team, dan Tim Nasional Singapura.

Rumor skuad baru Stadium

Dari sebuah rumor, dikabarkan bahwa kini Stadium Jakarta telah diperkuat oleh forward baru yang baru saja pindah dari Citra Satria Jakarta, Evin Hadi. Selain itu, Stadium Jakarta juga tampaknya tak lagi diperkuat oleh Frida Aris yang sudah hijrah ke Satra Muda Jakarta.

Inilah Para Pemain DBL All Star 2011 (DBL Camp 2011, 24-28 Juli 2011)

Gw pikir gak banyak yang ingin tahu siapa saja yang terpilih sebagai pemain DBL All Star 2011 hasil seleksi DBL Camp. Ternyata melalui twitter banyak juga yang bertanya. Berikut lengkapnya:

Putra:

Pelatih

1. Koo Sri Padma, SMA St. Louis 1 Surabaya
2. Aditya Krisnha, SMA Satya Wacana Salatiga

Pemain

1. Dicky Riansyah, SMAN 1 Sekayu, Sumsel
2. Diaz Hannif I, SMAN 2 Bogor
3. Marius Bernadus Mabur, SMAN 1 Merauke
4. Jimmy Renata Lie, SMA Karangturi Semarang
5. Raymond Permata, SMK PIKA Semarang
6. Mario Septian, SMA St. Louis 1 Surabaya
7. Jan Misael Panagan, SMAN 9 Bandung
8. Cassiopea Manuputty, UPH College Kab. Tangerang
9. Bisma Aristya L. Tobing, SMA PSKD I Jakarta
10. Laurentius Steven, SMA St. Louis 1 Surabaya
11. Willyz Brastagi M, SMAN 7 Bogor
12. Juan Laurent K, SMA Trinitas Bandung

Putri:

Pelatih

1. Xaverius Wiwit, SMA Kr Tri Tunggal Semarang
2. Tedi, SMAN 5 Karawang

Pemain

1. Angeline, SMA Methodist 2 Medan
2. Felicia Clarissa, SMA St. Aloysius Bandung
3. Kadek Pratita Citta Dewi, SMAN 1 Denpasar
4. Michelle Nathania Fenhan, SMA Gloria Surabaya
5. Olivia Claudia Hadinata, SMA Soverdi Tuban
6. Ingrid Tri R, SMAN 1 Baleendah
7. Agustin Elya Gradita, SMAN 1 Sekayu Sumsel
8. Lophy Mora, SMA Karangturi Semarang
9. Ida Ayu Komang Widiastiti, SMAN 1 Denpasar
10. Ni Gusti Ayu Ketut Putri A, SMA Soverdi Tuban
11. Atrillia, SMA Strada Thomas Aquino Tangerang
12. Susilawati, SMAN 5 Karawang

Latihan Sederhana Menajamkan Tembakan dari Nate Robinson (DBL Camp 2011, 24-28 Juli 2011)

Para pemain NBA atau NBL Australia yang datang ke Indonesia ketika mendapat pertanyaan “bagaimana cara menajamkan tembakan?” hanya menjawab, “latihan yang sering!”

Sebuah jawaban yang terlalu luas meskipun terkadang dilanjutkan dengan “setidaknya latihan menembaklah 100 kali masuk sehari, minimal!”

Pada hari kedua DBL Camp, Nate sempat memberikan kiat menajamkan tembakan yang biasa ia lakukan saat berlatih di NBA. Selain menjelaskan kiatnya, Nate Robinson juga langsung memraktekannya, “menembaklah dari setiap titik di lapangan basket dan masukan bola sebanyak tiga kali berturut-turut! Jangan pindah lokasi menembak sebelum tiga kali masuk berturut-turut! Jadikan ini sebagai kebiasaan berlatih untuk menajamkan tembakan!”

Keberanian Mengubah Kebiasaan (DBL Camp 2011, 24-28 Juli 2011)

Entah ini adalah DBL Camp keberapa yang gw ikuti. Mungkin empat atau lima. Pada hari pertama DBL camp bersama pelatih NBL Australia ini tidak banyak hal baru yang dipelajari. Karena memang hari pertama hanya berisi beberapa tes alias ujian yang menyangkut ketahanan fisik dan kelincahan. Latihan belum memasuki drill-drill yang terkait langsung dalam permainan basket.

Besok, NBL Australia akan mengajarkan hal yang (mungkin) sudah sama-sama kita ketahui bersama, fundamental bermain basket! Mudah? Barangkali. Namun melalui sekian kali mengikuti DBL Camp, kini gw sedikit tahu tantangan utamanya. Dan tantangan utama yang akan dihadapi para peserta camp besok adalah kemauan untuk menerima hal-hal baru dan memraktekannya dalam kehidupan/permainan sehari-hari! Artinya, merubah kebiasaan dan menggantinya dengan yang baru. Nggak mudah!

“Final DBL East Java yang gw tonton kemarin adalah salah satu pertandingan basket yang terburuk yang pernah gw tonton!” Coach Blair O’Donovan, NBL Australia.

Besok, bersiap tuk belajar mengubah yang terburuk menjadi yang terbaik! Nggak mudah, tetapi bukan gak mungkin! Sampai jumpa besok di hari kedua! :D

Sabtu, Nate Robinson Tiba di Surabaya (Ke Jakarta 26 Juli)

Press release resmi dari DBL Indonesia

Nate Robinson DBL Indonesia Tour bakal segera digelar. Pada 23-26 Juli mendatang, juara Slam Dunk Contest tiga kali pertama dalam sejarah NBA itu dijadwalkan melakoni serangkaian kegiatan di Surabaya dan Jakarta.

Sabtu, 23 Juli, Robinson akan menghadiri Final Development Basketball League (DBL) 2011 seri Jawa Timur, di DBL Arena Surabaya. Pada liga basket pelajar itu, akan diselenggarakan pula Slam Dunk Contest yang melibatkan pelompat-pelompat handal NBL Indonesia. Rencananya, Robinson menjadi juri di ajang tersebut. Juga, tentu saja, menunjukkan kemampuan “ajaib”-nya dalam melompat tinggi dan menombok bola.

“Dia suka melakukan dunk. Dia tidak keberatan melakukannya di Indonesia,” kata Aaron Goodwin, super agent Amerika Serikat yang mengelola sejumlah bintang besar NBA, termasuk Kevin Durant dan Nate Robinson.

Aksi Nate Robinson itu juga bisa disaksikan melalui live streaming Final Party Honda DBL 2011 seri Jawa Timur di situs http://www.dblindonesia.com atau http://www.nblindonesia.com.

Lalu, pada 24 dan 25 Juli, dia akan hadir di DBL Camp 2011. Bersama pelatih-pelatih NBL Australia, Robinson akan ikut melatih ratusan pemain SMA terbaik DBL 2011 yang datang dari 20 provinsi di Indonesia.

Sebelum pulang ke Amerika Serikat, pada 26 Juli Nate Robinson juga akan menghadiri sejumlah kegiatan di Jakarta. Selama tur, Nate Robinson pun dijadwalkan mengunjungi sejumlah sekolah dan panti asuhan.(*)

Nate Robinson Akan Latih Pemain-pemain SMA Terbaik Se-Indonesia!

Press release resmi dari DBL Indonesia

Indonesia segera kedatangan lagi bintang basket kelas dunia. Nate Robinson, juara Slam Dunk Contest tiga kali pertama dalam sejarah NBA, bakal hadir Juli mendatang. Serangkaian event dan acara akan diikuti dalam ajang Nate Robinson DBL Indonesia Tour 2011 tersebut.

Pemain Oklahoma City Thunder itu rencananya akan menghadiri final Development Basketball League (DBL) 2011 seri Jawa Timur di DBL Arena Surabaya, 23 Juli mendatang. Kemudian, dia akan ikut melatih pemain-pemain SMA terbaik dari seluruh Indonesia, di ajang DBL Camp 2011, juga di DBL Arena Surabaya.

Lalu ada acara jumpa fans dan kegiatan sosial, baik di Surabaya dan Jakarta, sebelum pulang ke Amerika Serikat pada 27 Juli.

“Kami sudah bertahun-tahun berupaya mendatangkan Nate Robinson ke Indonesia. Dia punya banyak fans di sini, dan kami yakin dia akan meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar basket di Indonesia. Terima kasih kepada Nate dan tim manajemennya, harapan kami kini bisa terwujud,” kata Azrul Ananda, direktur PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia, penyelenggara liga pelajar terbesar DBL dan liga tertinggi National Basketball League (NBL) Indonesia.

Nate Robinson, yang bertinggi badan “hanya” 175 cm (dengan sepatu), merupakan salah satu atraksi paling kondang di NBA. Tiga kali dia menjadi juara Slam Dunk, saat masih membela New York Knicks (2006, 2009, 2010). Dia lantas membela Boston Celtics sebelum akhirnya bernaung di Oklahoma City Thunder. (*)

Nate Robinson
Guard, Oklahoma City Thunder
TTL: Seattle, 31 Mei 1984
Tinggi/Berat: 175 cm/82 kg
Masuk NBA: Pilihan nomor 21 NBA Draft 2005 (New York Knicks)

Karir:
New York Knicks (2005-2010)
Boston Celtics (2010-2011)
Oklahoma City Thunder (2011-sekarang)

Prestasi:
Tiga kali Champion NBA Slam Dunk Contest (2006, 2009, 2010)

Indonesia 71, Singapura 60, SEABA Championship 2011

Sempat unggul dua angka di penghujung kuarter pertama, tim nasional Indonesia mendapat perlawanan keras di dua kuarter selanjutnya dan selalu tertinggal. Koordinasi yang lebih baik di menit-menit terakhir kuarter keempat berhasil membawa Mario Wuysang dan kawan-kawan menang 71-60 atas Singapura.

Pertahanan rapi namun kurang rapat

Pelajaran berarti dari Singapura adalah para pemain nasional harus lebih rapat lagi dalam menjaga pemain lawan. Meskipun dijaga cukup ketat, beberapa pemain Singapura berhasil melepaskan tembakan dan menghasilkan angka. Para pemain kita kerap kali terlambat menempel center Singapura, Pathman Matialakan, sehingga pemain ini berhasil beberapa kali menembak dan menghasilkan 11 angka bagi Singapura.

Meskipun kurang rapat, secara keseluruhan pertahanan tim nasional sudah baik. Menjelang usainya pertandingan, full court press tim nasional berhasil beberapa kali membuat Singapura melakukan turn over yang dikonversi dengan baik menjadi poin. Satu-satunya pekerjaan rumah yang harus dibenahi dalam pertahanan adalah kecenderungan melakukan foul. Tim nasional melakukan 25 kali foul. Dodo Sitepu, Komink, dan Amin bahkan melakukan masing-masing empat kali foul. Beruntung, pada kuarter terakhir, akurasi tembakan bebas Singapura menurun. Padahal hingga akhir kuarter ketiga, akurasi free throw Singapura mencapai 70 persen.

Masih belum bermain lepas..

Setidaknya ada empat kali easy lay-up gagal menghasilkan angka. Free throw tim nasional pun hanya 53 persen. Komink dan Rogun menjadi pemain yang mengumpulkan angka terbanyak walau tak cukup banyak. Komink hanya 12 poin sementara Rogun 10 poin. Meskipun persentase field goals tim nasional hanya 37 persen, pola serangan sudah berjalan rapi.

Sukses selalu tim nasional Indonesia! Semangat!!

*Besok dan selanjutnya gak bisa nonton. Dukung dari jauh dengan doa untuk Indonesia :D