Ada mesin jahit di rumahku.
Mesin jahit tempo dahulu.
Ku teringat seorang wanita.
Wanita yang cantik jelita.
Dia selalu memakai mesin itu.
Menjahit aneka ragam baju.
Sekarang dia telah tiada.
Dialah istriku tercinta.
*lirik lagu “Mesin Jahit” oleh opa Engkon (92 tahun) untuk mendiang istrinya yang meninggal dunia tahun 2008 lalu. Opa Engkon hidup bersama istrinya selama 70 tahun. Lagu ini ia bawakan saat para pemain NBL Indonesia mengunjungi panti wreda Asuhan Bunda Bandung pagi tadi.







