Tak Kenal Maka Tak Sayang, Kenal Belum Tentu Sayang :D

Standar

Mengidolakan pemain basket lalu kecewa? Wajar saja :) Tak kenal maka tak sayang. Eh tapi pas sudah kenal malah mikir lagi untuk menjadikannya idola. “Ternyata ia tak seperti yang selama ini aku tahu.” :)

Gw cinta basket. Tapi hingga kini, tak ada seorang pemain basket pun yang menjadi inspirasi yang memberi kesan mendalam dalam hidup gw. Gak Michael Jordan apalagi Kobe Bryant, LeBron James atau siapapun.

Ini gw yaa, tentu sah-sah saja terserah gw. Bahkan baik sekali mengidolai para pemain basket karena permainan maupun kisah hidupnya. Kita punya perspektif masing-masing. Pasti banyak lah yang hidupnya berubah karena hidupnya terinspirasi oleh para pemain basket. Bagus :)

Hari ini rasanya ingin bercerita tentang tiga tokoh populer yang bagi gw sangat inspiratif. Sekali lagi, sayangnya mereka gak bermain basket. Tiga tokoh ini memberikan gw pelajaran tentang bagaimana ketika kita mengidolakan seseorang, ada kemungkinan bahwa idola kita itu akan atau bisa mengecewakan kita.

Malcolm X

Kisah hidup Malcolm X sangat inspiratif dan tidak menimbulkan kekecewaan bagi gw. Tapi ada satu hal kecil tentang Malcolm X mengenai bagaimana ia menjadi seorang Malcolm X yang terkenal (Untuk lebih kenal siapa itu Malcolm X, silahkan ke Wikipedia aja yaa) :D

Malcolm X punya seorang idola yang sangat ia puja-puja. Namanya adalah Elijah Muhammad, ketua perkumpulan Nation of Islam yang memberikan pencerahan kepada Malcolm sejak Malcolm di penjara, bebas, hingga Malcolm menemukan sesuatu… …

Dalam buku The Autobiography of Malcolm X, As Told To Alex Haley, awalnya Malcolm sangat memuja Elijah Muhammad hingga suatu saat ia menemukan bahwa gurunya, orang yang ia puja, orang yang dianggapnya pembebas itu memiliki anak di luar nikah. Sebuah hasil perbuatan yang sepengetahuan Malcolm melalui ajaran Elijah Muhammad sendiri adalah sebuah perbuatan yang sangat tak pantas!

Malcolm kemudian berpisah dari gurunya, inspiratornya (yang tentu saja sudah nggak lagi sejak itu) dan mulai memperjuangkan apa yang ia bela dengan jalannya sendiri. Malcolm sangat kecewa terhadap orang yang sangat ia idolakan sebelumnya. Bahkan, kepada Alex Haley, penulis biografinya, Malcolm menyatakan bahwa ia sangat yakin bahwa dirinya tengah diincar orang untuk dibunuh, dan Malcolm yakin bahwa jika ia mati terbunuh, itu pasti perbuatan kaki-tangan Elijah Muhammad.

Malcolm X akhirnya benar-benar terbunuh dengan luka tembakan mesin dari jarak dekat ketika ia sedang memberikan ceramah. Ironis.

Bob Marley

Irama musik yang populer oleh Bob Marley, reggae selalu mampu membuat gw bergembira senang. Musik reggae itu ajaib bagi gw :D

Kemudian gw mulai memahami lirik-lirik lagu Bob Marley yang menurut gw super luar biasa. Sangat inspiratif! Lirik-lirik lagu Bob Marley menyentuh bahkan menggerakan. Sulit menemukan lirik-lirik lagu populer zaman sekarang yang mampu mengimbangi kekuatan kedahsyatan lirik-lirik lagu Bob Marley. Gw suka bilang, Bob Marley itu nyanyi pakai hati, beda sama… :P

Gw lalu mulai membaca kisah hidup Bob Marley. Karir musiknya hingga perjuangannya mendamaikan situasi politik negaranya, Jamaika yang kala itu dilanda kemelut perseteruan dua kubu besar, Edward Seaga dan Michael Manley. Bob Marley adalah satu-satunya orang Jamaika yang mampu memanggil dua musuh bebuyutan politik itu untuk naik ke atas panggung untuk bersalaman. Historikal! (buat Jamaika..hehee)

Kesuksesan Bob Marley dalam bermusik juga tidak membuatnya lupa diri lupa daratan. Sebagian hasil dari lagu-lagunya kerap ia bagikan dalam bentuk makanan kepada orang-orang miskin di Jamaika dan sering! Sekian hebat dan melegendanya Bob Marley, tak pernah ada cerita tentang kemewahan hidupnya. Ia sederhana sekali. Bob Marley adalah idola gw :D

Lalu suatu hari gw menemukan sebuah buku berjudul “No Woman No Cry, My Life With Bob Marley” karya Rita Marley. Yes, ia adalah istri Bob Marley. Dari berbagai sumber cerita tentang Bob Marley, rasanya inilah penuturan yang paling jujur. Sulit untuk meragukannya. Karena ia keluar dari orang yang paling dekat dengan Bob Marley sendiri dari remaja hingga Bob Marley meninggal dunia, istrinya :D

Kaget juga gw bacanya. Rita justru banyak bercerita tentang sisi-sisi Bob Marley yang gak pengen gw dengar. Kecewa deh gw :D *tapi tetep, Bob Marley adalah salah satu idola gw di list atas.

Muhammad Saw

Gw ingat, saat itu tanggal 11 Mei. Tapi gw lupa tahunnya. Gw sedang nonton berita sore Antv (Ho! gw bahkan masih ingat stasiun tv yang sedang gw tonton!). 11 Mei adalah hari meninggalnya Bob Marley dan saat itu Antv tengah memberi cuplikan berita bagaimana hari kematian Bob Marley itu tengah diperingati di Jamaika saat itu.

Ketika itu, darah muda gw tengah menggilai Bob Marley. Gw tahu hari itu adalah hari Bob Marley meninggal di tahun 1981. Gw terharu bahkan sedikit histeria menangis :P Ketika gw menangis karena terkenang Bob Marley, sesaat seperti ada yang nyentil di hati gw bertanya “Lu bisa nangis karena Bob Marley, bagaimana dengan Nabi Muhammad Saw? Bukankah ia adalah teladan/idola yang sempurna?

Anjir.. Gw benar-benar tersentak! Bener juga yaa..

Gw pelan-pelan mulai mengkonsumsi kisah-kisah hidup Nabi Muhammad Saw melalui buku. Menyenangkan membaca beberapa buku kisah hidup Nabi Muhammad Saw. Meskipun kisahnya selalu sama, perspektif pengarangnya, cara bertuturnya membuat kisah Nabi dari berbagai sumber itu menjadi menarik.

Gw sempat sedikit ketagihan. Bahkan pernah, gw jalan-jalan ke Gramedia lalu menemukan buku tebal kisah Nabi Muhammad Saw yang baru dan langsung gw beli. Sampai rumah, gw baca beberapa lembar dan mulai nyadar bahwa ada yang aneh. Gw sudah punya buku itu, hanya sampulnya saja yang berubah!! -__-*

Dari beberapa buku kisah Nabi Muhammad Saw yang pernah gw baca, gw menemukan satu inti berharga mengenai cara pandang gw terhadap tokoh nomor satu ini.. Dari bacaan-bacaan tersebut gw menyadari hal yang sangaaat sederhana. Yaitu, Nabi Muhammad Saw itu adalah seorang manusia!

Nabi Muhammad Saw memang seorang manusia. Semua orang tahu itu. Tapi entahlah, seperti gw bilang tadi, akhirnya membaca kisah Nabi Muhammad Saw dari berbagai sumber pun akhirnya memberikan sebuah perspektif yang beda-beda. Dan yang paling berkesan, ya itu tadi, beliau adalah manusia. Sederhana, tapi bagi gw, entahlah, dalam sekali :)

Inilah tokoh idola gw yang gak akan menimbulkan kekecewaan. Bukan karena beliau hamba Allah nomor satu yang sudah pasti istimewa. Tetapi lebih karena kisah hidup beliau yang sangat-sangat manusiawi namun sangat inspiratif dan terpenting tidak berbalik membuat gw menjadi kecewa.

Okey balik lagi, tiga tokoh di atas adalah idola-idola gw. Jelas bukan tokoh-tokoh yang berkecimpung dalam dunia basket, namun sangat berpengaruh dalam hal-hal yang berhubungan dengan basket di dalam dunia gw.

Tentu saja mengidolai seorang pebasket untuk menjadi inspirasi dalam berbasket sangat baik. Tetapi mengidolakan orang yang non-basket untuk menjadi inspirasi kita agar hebat dalam bermain basket juga gak salah. Bukan gak mungkin, banyak pebasket yang justru menjadi inspirasi bagi orang-orang yang berkarya bukan di dunia basket. Pasti banyak :D

Hmm, sedikit sok-sok bijak, kenalilah idolamu, tak kenal maka tak sayang! Dan jangan sampai, setelah kenal malah mikir-mikir lagi, “mosok idola gw kayak gitu yaa?” :D

About these ads

One thought on “Tak Kenal Maka Tak Sayang, Kenal Belum Tentu Sayang :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s